Radar Tulungagung - Memasuki akhir Juni 2026, keluarga penerima manfaat (KPM) mulai menantikan pencairan berbagai bantuan sosial yang diperkirakan akan disalurkan pada Juli 2026. Sedikitnya terdapat tujuh bantuan sosial yang diprediksi cair, mulai dari Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), Program Indonesia Pintar (PIP), hingga bantuan modal usaha melalui Program Pemberdayaan Sosial Ekonomi (PPSE).
Informasi mengenai 7 bantuan sosial diprediksi cair Juli 2026 menjadi kabar yang ditunggu masyarakat, terutama penerima PKH dan BPNT yang akan memasuki periode penyaluran tahap ketiga. Selain itu, Kementerian Sosial juga terus mendorong program pemberdayaan ekonomi agar masyarakat penerima bantuan dapat lebih mandiri.
7 bantuan sosial diprediksi cair Juli 2026 tersebut diharapkan mampu membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, sekaligus mendorong keluarga penerima manfaat agar tidak terus bergantung pada bantuan sosial.
PKH dan BPNT Tahap 3 Masuk Triwulan Ketiga
Memasuki Juli 2026, penyaluran PKH dan BPNT memasuki triwulan ketiga. Bagi penerima yang belum mendapatkan pencairan tahap kedua, pemerintah masih melakukan proses penyaluran secara bertahap.
KPM pemegang Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) Merah Putih diimbau untuk melakukan pengecekan saldo secara berkala. Sebab, terdapat sejumlah daerah yang telah memasuki tahapan Surat Perintah Membayar (SPM) dan Standing Instruction (SI).
Penerima bantuan juga diminta segera melakukan transaksi apabila dana telah masuk ke rekening. Pasalnya, bantuan yang tidak digunakan hingga batas waktu tertentu berisiko dikembalikan ke kas negara.
Program PPSE Siapkan Modal Usaha Rp5 Juta
Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priono sebelumnya mengungkapkan bahwa Program Pemberdayaan Sosial Ekonomi (PPSE) menjadi salah satu program unggulan untuk membantu KPM usia produktif.
Melalui program tersebut, masyarakat yang telah melalui proses asesmen berpeluang mendapatkan bantuan modal usaha sebesar Rp5 juta. Program ini ditujukan bagi penerima bansos yang memiliki usaha atau rencana usaha sehingga dapat meningkatkan penghasilan keluarga.
Pada 2025 lalu, sebanyak 10 ribu keluarga penerima manfaat memperoleh bantuan PPSE. Sementara pada 2026, jumlah penerima diusulkan meningkat menjadi 200 ribu keluarga.
Kampung Berdaya Jadi Percontohan
Selain PPSE, Kementerian Sosial juga mengembangkan program Kampung Berdaya di sejumlah wilayah. Salah satu yang menjadi perhatian berada di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.
Melalui program tersebut, masyarakat diberdayakan untuk menghasilkan berbagai produk kerajinan tangan bernilai ekonomi. Bahkan, hasil kerajinan berupa keranjang sampah dan kotak tisu dari bahan eceng gondok telah berhasil menembus pasar Amerika Serikat.
Program ini diharapkan menjadi contoh bagi daerah lain dalam meningkatkan pendapatan masyarakat melalui pemberdayaan ekonomi.
Waspadai Penipuan Bansos Rp900 Ribu
Di tengah berbagai kabar pencairan bantuan, masyarakat juga diminta waspada terhadap beredarnya pesan berantai yang mengatasnamakan bantuan sosial sebesar Rp900 ribu.
Pesan tersebut biasanya disertai tautan atau aplikasi yang diminta untuk diunduh. Masyarakat diimbau tidak mengklik tautan mencurigakan dan hanya mengakses layanan resmi Kementerian Sosial, seperti aplikasi Cek Bansos dan situs resmi cekbansos.kemensos.go.id.
Daftar 7 Bansos yang Diprediksi Cair Juli 2026
PKH tahap 3.
BPNT tahap 3.
Program Indonesia Pintar (PIP).
Program Pemberdayaan Sosial Ekonomi (PPSE).
BLT Dana Desa.
Bantuan sosial daerah yang bersumber dari APBD.
Dana susulan PKH dan BPNT tahap sebelumnya.
Pemerintah berharap berbagai program tersebut dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus mendorong penerima bantuan agar semakin mandiri secara ekonomi.
Editor : M. Helmi Nurhisam