TULUNGAGUNG, RADARTULUNGAGUNG.JAWAPOS.COM – Pemerintah kembali menggulirkan berbagai program bansos cair Juli 2026 untuk menjaga daya beli masyarakat di tengah tantangan ekonomi dan stabilitas pangan nasional. Sedikitnya ada tujuh program bantuan yang dijadwalkan disalurkan sepanjang Juli 2026, mulai dari Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), hingga bantuan pendidikan.
Program bansos cair Juli 2026 tersebut berasal dari pemerintah pusat maupun pemerintah daerah. Nilai bantuan yang diterima masyarakat pun beragam, mulai dari ratusan ribu rupiah hingga mencapai Rp800 ribu sampai Rp1,4 juta per bulan untuk kategori penerima tertentu.
Selain melanjutkan penyaluran bantuan sosial, pemerintah juga terus memperluas uji coba digitalisasi bansos yang sejak Juni 2026 telah diterapkan secara bertahap di 42 kabupaten dan kota. Sistem ini ditargetkan mulai diberlakukan secara nasional pada November 2026.
Baca Juga: Kapan TPG THR 100 Persen Cair ? Ini Penjelasan Syarat Penerima dan Kendala yang Terungkap
Bantuan Pangan Beras Kembali Disalurkan
Salah satu program utama dalam bansos cair Juli 2026 adalah bantuan pangan beras dari Cadangan Beras Pemerintah (CBP).
Program ini menjadi bagian dari paket stimulus ekonomi pemerintah dengan total anggaran Rp26,34 triliun yang difokuskan untuk menjaga daya beli masyarakat, mendukung sektor strategis, serta menjaga stabilitas pangan.
Sebanyak 33,24 juta penerima manfaat dijadwalkan memperoleh bantuan beras sebanyak 10 kilogram setiap bulan untuk alokasi Juli, Agustus, dan September 2026.
Baca Juga: TPG THR 100 Persen 2026 Belum Bergerak, Guru ASN Diminta Bersabar, Ini Tahapan Resmi Pencairannya
PIP dan KIP Kuliah Masuk Jadwal Penyaluran
Di sektor pendidikan, pemerintah melanjutkan pencairan Program Indonesia Pintar (PIP) bagi siswa yang telah masuk dalam daftar penerima dan mengaktifkan rekening Simpanan Pelajar (SimPel).
Besaran bantuan disesuaikan dengan jenjang pendidikan sesuai ketentuan yang berlaku.
Sementara itu, mahasiswa penerima KIP Kuliah juga memasuki periode pencairan biaya hidup semester genap. Dana yang diterima berbeda-beda sesuai klaster wilayah, dengan nilai setara sekitar Rp800 ribu hingga Rp1,25 juta per bulan.
Selain biaya hidup, pemerintah juga menanggung biaya pendidikan yang langsung disalurkan ke perguruan tinggi sesuai besaran yang telah ditetapkan.
Baca Juga: PT Taspen Buka Suara soal Rapel Gaji Pensiunan Juli 2026, Begini Fakta Resminya
PKH Tahap 3 Mulai Disiapkan
Memasuki Juli 2026, pemerintah juga mulai memasuki periode penyaluran PKH tahap ketiga untuk alokasi Juli hingga September.
Bagi penerima yang menggunakan mekanisme penyaluran triwulanan, proses pencairan diperkirakan dilakukan secara bertahap mulai akhir Juli hingga September 2026.
Nominal bantuan PKH disesuaikan dengan komponen yang dimiliki setiap keluarga penerima manfaat, seperti ibu hamil, balita, anak sekolah, lansia, maupun penyandang disabilitas berat.
BPNT Tahap 3 Cair Rp600 Ribu
Program sembako atau BPNT juga memasuki tahap ketiga.
Dengan indeks bantuan Rp200 ribu per bulan, penerima manfaat akan memperoleh total Rp600 ribu untuk alokasi Juli, Agustus, dan September 2026 sesuai jadwal penyaluran pemerintah.
Ada Bansos Adaptif dan Bantuan Daerah
Pemerintah juga menyiapkan bantuan sosial adaptif bagi masyarakat yang terdampak perubahan iklim ekstrem maupun kondisi ekonomi tertentu.
Program ini ditujukan untuk membantu kelompok rentan di wilayah yang mengalami kerawanan pangan atau gagal panen.
Di sisi lain, sejumlah pemerintah daerah tetap melanjutkan program bantuan yang bersumber dari APBD.
Di Jawa Timur misalnya, terdapat program PKH Plus bagi lansia berusia 70 tahun ke atas, sedangkan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta masih menyalurkan berbagai bantuan melalui Kartu Lansia Jakarta (KLJ), Kartu Anak Jakarta (KAJ), dan Kartu Penyandang Disabilitas Jakarta (KPDJ).
Masyarakat diimbau terus memantau informasi resmi dari kementerian maupun pemerintah daerah untuk mengetahui jadwal penyaluran bantuan sesuai wilayah masing-masing.
Editor : Gita Dwi Nuraini