TULUNGAGUNG, RADARTULUNGAGUNG.JAWAPOS.COM – BPNT Juli 2026 kapan cair menjadi pertanyaan yang banyak diajukan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) setelah memasuki awal bulan Juli. Pasalnya, di sejumlah daerah sudah ada laporan saldo bantuan masuk ke Kartu Keluarga Sejahtera (KKS), sehingga memunculkan anggapan bahwa penyaluran tahap ketiga telah dimulai.
Namun berdasarkan perkembangan terbaru, pencairan yang terjadi pada 3-4 Juli 2026 bukan merupakan BPNT tahap 3, melainkan BPNT tahap 2 susulan bagi KPM yang belum menerima bantuan pada periode April, Mei, dan Juni 2026.
Laporan pencairan tersebut berasal dari berbagai wilayah dengan mayoritas penerima menggunakan KKS Bank Mandiri. Nominal yang diterima umumnya sebesar Rp600 ribu untuk alokasi tiga bulan BPNT tahap kedua.
Baca Juga: Gaji Guru Rp5 Juta per Bulan Diusulkan DPR, Benarkah Segera Naik? Ini Fakta dan Penjelasannya
Pencairan Awal Juli Masih BPNT Tahap 2 Susulan
Sejumlah KPM melaporkan saldo BPNT telah masuk ke rekening KKS mereka sejak awal Juli. Bahkan, ada penerima yang mendapatkan BPNT bersamaan dengan PKH sehingga total bantuan yang diterima mencapai lebih dari Rp1 juta hingga Rp2,1 juta, tergantung komponen PKH masing-masing.
Pencairan susulan tersebut dilaporkan terjadi di beberapa daerah seperti Garut, Cilacap, Batang, Bogor, Lampung, Jember, hingga wilayah lainnya.
Mayoritas penerima merupakan pemegang KKS baru yang sebelumnya belum memperoleh pencairan pada tahap kedua. Karena itu, pemerintah masih menyelesaikan penyaluran susulan meski saat ini telah memasuki periode triwulan ketiga.
Baca Juga: TPG Juni 2026 Mulai Cair, Kabar Terbaru TPG THR 100 Persen dan 22.162 Guru Lulus PPG Jadi Sorotan
BPNT Juli 2026 Kapan Cair?
Untuk BPNT tahap 3 periode Juli-September 2026, hingga awal Juli belum dilakukan pencairan secara menyeluruh kepada seluruh KPM.
Pemerintah masih melakukan proses pemutakhiran data penerima, verifikasi, dan validasi agar penyaluran tepat sasaran. Setelah tahapan tersebut selesai, penyaluran BPNT tahap ketiga akan dilakukan secara bertahap.
Jika mengacu pada pola penyaluran sebelumnya, proses pencairan diperkirakan mulai bergerak setelah pertengahan hingga akhir Juli 2026, kemudian berlanjut secara bergelombang sepanjang Agustus hingga September.
Karena itu, KPM yang belum menerima saldo BPNT tahap ketiga diminta tetap bersabar dan tidak khawatir apabila KKS masih kosong pada awal Juli.
Baca Juga: TPG THR 100 Persen 2026 Belum Bergerak, Guru ASN Diminta Bersabar Menunggu Tahapan dari Pemerintah
Nominal BPNT Tahap 3 Tetap Rp600 Ribu
Dalam penyaluran tahap ketiga nanti, setiap KPM BPNT tetap memperoleh bantuan sebesar Rp200 ribu per bulan.
Karena penyaluran dilakukan untuk tiga bulan sekaligus, maka total dana yang diterima mencapai Rp600 ribu untuk alokasi Juli, Agustus, dan September 2026.
Dana tersebut akan disalurkan melalui rekening KKS Bank Himbara maupun PT Pos Indonesia sesuai mekanisme yang berlaku di masing-masing daerah.
KPM Diminta Rutin Cek Saldo KKS
Bagi KPM yang hingga kini belum menerima bantuan, disarankan melakukan pengecekan saldo KKS secara berkala. Selain itu, penerima juga dapat berkoordinasi dengan pendamping sosial atau operator Data Terpadu Sosial Ekonomi (DTSEN) apabila terdapat kendala pada data kepesertaan.
Sementara itu, pemerintah masih menuntaskan pencairan BPNT tahap 2 susulan di sejumlah daerah. Setelah proses tersebut selesai, penyaluran BPNT Juli 2026 untuk tahap ketiga akan dilaksanakan secara bertahap sesuai hasil verifikasi dan kesiapan data penerima.
Editor : Gita Dwi Nuraini