RADARTULUNGAGUNG.JAWAPOS.COM - KUR BRI vs KUR Mandiri menjadi perbandingan yang banyak dicari masyarakat sebelum mengajukan pinjaman modal usaha. Berdasarkan pengalaman seorang nasabah, kedua bank memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing, terutama dari sisi biaya, proses pencairan, dan besaran limit pinjaman.
KUR BRI dan KUR Mandiri sama-sama menjadi pilihan bagi masyarakat yang membutuhkan tambahan modal usaha. Kedua program tersebut memiliki ketentuan dasar yang berasal dari program pemerintah.
Namun, pengalaman pengajuan di lapangan menunjukkan adanya perbedaan pelayanan antara KUR BRI dan KUR Mandiri.
Perbedaan tersebut dapat menjadi pertimbangan bagi calon peminjam dalam menentukan bank yang sesuai dengan kebutuhan usaha.
Proses Survei KUR BRI dan KUR Mandiri Hampir Sama
Dalam pengalaman yang dibagikan, proses pengajuan KUR BRI diawali dengan survei dari pihak bank.
Survei dilakukan sebanyak dua kali. Tahap pertama dilakukan oleh mantri, kemudian dilanjutkan oleh atasan.
Setelah survei selesai dan seluruh berkas dinyatakan lengkap, proses pencairan dapat dilakukan.
Hal serupa juga terjadi pada pengajuan KUR Mandiri. Calon peminjam tetap melalui proses survei sebelum pinjaman mendapatkan keputusan.
Artinya, kedua bank sama-sama melakukan pemeriksaan terhadap calon nasabah sebelum dana dicairkan.
KUR BRI Unggul dari Sisi Biaya Pencairan
Salah satu perbedaan utama dalam pengalaman pengajuan terdapat pada biaya pencairan.
Untuk KUR BRI dengan pinjaman Rp100 juta, dana yang diblokir disebut sebesar satu kali angsuran.
Selain itu, terdapat biaya asuransi sebesar Rp100 ribu. Setelah proses selesai, dana dapat langsung masuk ke rekening nasabah.
Dalam pengalaman tersebut, tidak terdapat biaya provisi maupun administrasi tambahan pada KUR BRI.
Kondisi tersebut membuat proses pencairan KUR BRI dinilai lebih sederhana.
KUR Mandiri Memiliki Biaya Provisi dan Administrasi
Sementara itu, KUR Bank Mandiri disebut memiliki beberapa biaya tambahan dalam proses pengajuan.
Untuk pinjaman Rp100 juta, terdapat biaya provisi sebesar 1,5 persen dari nilai pinjaman.
Selain itu, terdapat biaya administrasi sebesar Rp250 ribu untuk pinjaman mulai Rp10 juta hingga Rp100 juta.
Untuk pinjaman dengan nilai lebih besar, yaitu Rp100 juta sampai Rp200 juta, biaya administrasi disebut sebesar Rp500 ribu.
Selain biaya tersebut, terdapat pula biaya asuransi dan materai sesuai proses pengajuan.
Perbedaan biaya inilah yang menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan calon peminjam.
Limit Pinjaman KUR Mandiri Bisa Lebih Besar
Selain biaya, perbedaan lain terlihat dari pemberian limit pinjaman.
Dalam pengalaman tersebut, KUR BRI disebut cenderung memberikan limit secara bertahap kepada nasabah baru.
Nasabah dapat memperoleh pinjaman awal dengan nominal tertentu, kemudian meningkat secara bertahap berdasarkan riwayat pembayaran.
Contohnya, limit dapat dimulai dari Rp25 juta, kemudian meningkat menjadi Rp50 juta, Rp70 juta, hingga Rp100 juta.
Sementara itu, KUR Mandiri disebut memiliki keunggulan karena berani memberikan limit besar sejak awal.
Nasabah baru bahkan disebut memiliki peluang mendapatkan pinjaman Rp50 juta, Rp100 juta, hingga Rp200 juta apabila memenuhi penilaian bank.
KUR Mandiri Disebut Cocok untuk Modal Besar
Berdasarkan pengalaman tersebut, KUR Mandiri dapat menjadi pilihan bagi pelaku usaha yang membutuhkan modal dalam jumlah besar.
Bank Mandiri disebut mampu memberikan limit tinggi meskipun nasabah belum memiliki riwayat pinjaman sebelumnya.
Namun, calon peminjam perlu memperhitungkan biaya tambahan seperti provisi dan administrasi.
Sementara itu, KUR BRI dapat menjadi pilihan bagi masyarakat yang membutuhkan pinjaman dengan proses sederhana dan biaya pencairan lebih ringan.
Pilih KUR Sesuai Kebutuhan Usaha
Perbandingan KUR BRI vs KUR Mandiri menunjukkan bahwa tidak ada pilihan yang mutlak lebih unggul.
Baca Juga: KUR BRI atau KUR Mandiri? Ini Perbandingan Limit, Biaya, dan Kecepatan Pencairan
Setiap bank memiliki kelebihan masing-masing. KUR BRI unggul dalam pengalaman proses yang cepat dan minim biaya tambahan.
Sedangkan KUR Mandiri memiliki kelebihan dari sisi peluang mendapatkan limit pinjaman lebih besar.
Calon nasabah perlu menyesuaikan pilihan dengan kebutuhan modal usaha, kemampuan membayar cicilan, serta kondisi keuangan.
Dengan memahami perbedaan tersebut, masyarakat dapat menentukan fasilitas KUR yang paling sesuai sebelum mengajukan pinjaman.
Editor : Ingge Nayla Ayu KarinaSumber : Dunia Marketing, You Tube, DIOLAH