KUR BNI 2026 Bunga 6 Persen, Cek Syarat dan Cara Pengajuannya

Muhammad Tafrihatu Zaidan Al Akhbari • Dipublikasikan Rabu, 5 Agustus 2026 | 17:40 WIB
KUR BNI 2026 menawarkan bunga sekitar 6 persen. Simak plafon, syarat, dokumen, cara pengajuan online, hingga tips agar lolos verifikasi. (Youtube. com)
KUR BNI 2026 menawarkan bunga sekitar 6 persen. Simak plafon, syarat, dokumen, cara pengajuan online, hingga tips agar lolos verifikasi. (Youtube. com)

TULUNGAGUNG - KUR BNI 2026 menjadi salah satu pilihan pembiayaan bagi pelaku usaha yang membutuhkan tambahan modal dengan bunga relatif rendah. Dalam transkrip video tersebut disebutkan, suku bunga KUR BNI berada di kisaran 6 persen per tahun untuk pengajuan pertama.

KUR BNI 2026 ditujukan untuk membantu pelaku usaha mengembangkan bisnis, terutama sektor pertanian, perikanan, jasa, industri, dan pengelolaan. Salah satu keunggulannya adalah proses pengajuan awal dapat dilakukan secara online sebelum calon debitur mengikuti tahapan verifikasi di kantor cabang.

Bagi pelaku UMKM yang sedang mencari pinjaman modal usaha, KUR BNI 2026 memiliki beberapa pilihan plafon. Masing-masing jenis memiliki ketentuan berbeda, mulai dari pinjaman di bawah Rp10 juta hingga Rp500 juta.

Baca Juga: KUR BNI 2026 Bisa Ajukan Online, Bunga 6 Persen dan Plafon Pinjaman hingga Rp500 Juta

Jenis KUR BNI dan Plafon Pinjaman

Dalam transkrip, KUR BNI dibagi menjadi beberapa kategori. Pertama, KUR Super Mikro dengan pinjaman di bawah Rp10 juta. Tenor yang tersedia disebut dapat mencapai tiga tahun, dengan pilihan tenor tertentu hingga lima tahun.

Berikutnya ada KUR Mikro dengan plafon Rp10 juta sampai Rp100 juta. Untuk kategori ini, pengajuan disebut tidak memerlukan agunan tambahan dan objek usaha menjadi salah satu bagian yang diperhatikan.

Sementara itu, KUR Kecil memiliki plafon lebih besar, yakni Rp100 juta hingga Rp500 juta. Pengajuan pada kategori ini membutuhkan agunan atau jaminan sesuai ketentuan bank.

Pembagian tersebut memungkinkan pelaku usaha memilih plafon sesuai kebutuhan modal sekaligus kemampuan membayar cicilan.

Baca Juga: KUR BNI 2026 Buka Pinjaman Usaha hingga Rp500 Juta, Ini Syarat dan Cara Daftar Online

Syarat Pengajuan KUR BNI 2026

Calon debitur harus merupakan warga negara Indonesia. Pengajuan dapat dilakukan oleh perorangan maupun badan usaha. Dalam transkrip juga disebutkan pekerja dengan penghasilan tetap dapat menjadi bagian dari calon penerima sesuai ketentuan yang berlaku.

Salah satu syarat penting adalah usaha telah berjalan minimal enam bulan. Artinya, KUR ditujukan bagi usaha yang sudah beroperasi, bukan bisnis yang baru akan dimulai.

Calon peminjam juga disebut tidak boleh memiliki kredit produktif lain. Namun, pinjaman seperti KPR, leasing kendaraan, atau pinjaman tertentu masih diperbolehkan selama pembayarannya lancar.

Usia minimal peminjam adalah 21 tahun atau sudah menikah. Dokumen yang perlu disiapkan antara lain KTP, Kartu Keluarga, serta dokumen perkawinan atau perceraian bila diperlukan.

Baca Juga: KUR BNI 2026 Bunga 6 Persen, Cek Syarat, Plafon, dan Cara Pengajuan Online

Pemohon juga perlu memiliki dokumen legalitas usaha berupa NIB atau surat keterangan usaha dari desa maupun kelurahan. Untuk pinjaman di atas Rp50 juta, NPWP disebut menjadi dokumen wajib. Sementara pinjaman di atas Rp100 juta memerlukan BPJS Ketenagakerjaan sesuai ketentuan yang disebutkan dalam video.

Cara Pengajuan dan Tips Agar Lolos Verifikasi

Pengajuan awal KUR BNI dapat dilakukan secara online melalui kanal yang disebut dalam video. Calon debitur dapat memilih menu pinjaman, kemudian memilih KUR dan mengisi data yang diminta.

Meski proses awal dilakukan online, tahapan berikutnya tetap membutuhkan verifikasi. Calon debitur dapat dipanggil ke kantor cabang untuk proses lanjutan, termasuk akad kredit.

Baca Juga: BNI Salurkan KUR Mikro bagi Petani Porang di Trenggalek

Bank juga akan melakukan survei ke lokasi usaha. Karena itu, alamat usaha harus jelas dan mudah ditemukan. Legalitas seperti NIB atau surat keterangan usaha juga harus aktif dan sesuai kondisi sebenarnya.

Kemampuan membayar menjadi faktor penting. Dalam transkrip, cicilan idealnya berada di kisaran 30 hingga 40 persen dari laba bersih agar tidak terlalu membebani arus kas usaha.

Suku bunga dan persyaratan KUR dapat berubah mengikuti kebijakan pemerintah terbaru. Karena itu, calon debitur sebaiknya memastikan kembali ketentuan yang berlaku sebelum mengajukan pinjaman.

Editor : Muhammad Tafrihatu Zaidan Al Akhbari
Sumber : Tutorial Gampang Banget
KUR BNI 2026 KUR BNI KUR Mikro Pinjaman Modal Usaha umkm