KUR BNI 2025: Cek Plafon Rp500 Juta, KUR BNI 2025: Cek Plafon Rp500 Juta, Bunga, Syarat dan Cara AjukannyaBunga, Syarat dan Cara Ajukannya

Muhammad Tafrihatu Zaidan Al Akhbari • Dipublikasikan Rabu, 5 Agustus 2026 | 18:00 WIB
KUR BNI 2025 menawarkan plafon hingga Rp500 juta. Simak jenis KUR, bunga, tenor, syarat, dokumen, serta cara pengajuan online dan offline. (Youtube. com)
KUR BNI 2025 menawarkan plafon hingga Rp500 juta. Simak jenis KUR, bunga, tenor, syarat, dokumen, serta cara pengajuan online dan offline. (Youtube. com)

TULUNGAGUNG - KUR BNI 2025 menjadi salah satu pilihan pembiayaan modal usaha bagi pelaku UMKM. Dalam materi video, KUR BNI 2025 disebut memiliki tiga kategori pinjaman dengan plafon mulai dari Rp10 juta hingga Rp500 juta.

KUR BNI 2025 ditujukan untuk pembiayaan usaha produktif dengan skema kredit modal kerja maupun kredit investasi. Calon debitur dapat memilih jenis KUR berdasarkan kebutuhan usaha dan kemampuan pembayaran.

Dalam materi tersebut, KUR BNI 2025 dibagi menjadi KUR Super Mikro, KUR Mikro, dan KUR Kecil. Ketiganya memiliki batas plafon, suku bunga, tenor, serta ketentuan administrasi yang berbeda.

Baca Juga: KUR BNI 2026 Buka Pinjaman Usaha hingga Rp500 Juta, Ini Syarat dan Cara Daftar Online

KUR Super Mikro hingga Rp10 Juta

KUR Super Mikro disebut memiliki plafon maksimal Rp10 juta. Fasilitas tersebut dapat digunakan untuk kredit modal kerja maupun kredit investasi.

Untuk kredit modal kerja, tenor disebut mencapai maksimal 36 bulan. Sementara kredit investasi memiliki jangka waktu hingga 60 bulan.

Dalam materi video, suku bunga KUR Super Mikro disebut sebesar 3 persen. Biaya administrasi maksimal yang disebutkan mencapai Rp150.000.

Calon debitur perlu memperhatikan kembali ketentuan suku bunga dan biaya sebelum mengajukan. Sebab, kebijakan kredit dapat berubah mengikuti ketentuan yang berlaku.

Baca Juga: 7 Saham LQ45 Murah Mei 2026, BCA hingga BNI Masuk Daftar, Berpotensi Jadi Peluang Capital Gain Saat Rupiah Melemah

KUR Mikro hingga Rp100 Juta

Kategori berikutnya adalah KUR Mikro. Plafon pembiayaan disebut berada di atas Rp10 juta hingga Rp100 juta.

Fasilitas tersebut dapat digunakan untuk kredit modal kerja dan investasi. Suku bunga dalam materi video disebut mulai 6 persen.

Jangka waktu kredit modal kerja maksimal 36 bulan. Sedangkan kredit investasi dapat mencapai 60 bulan.

Untuk biaya administrasi, materi tersebut menyebut batas maksimal Rp150.000. Besaran angsuran nantinya akan bergantung pada nominal pinjaman dan tenor yang dipilih.

Baca Juga: Bansos Tunai Rp500 Ribu dan Rp300 Ribu Mulai Cair, Ini Daftar Penerima serta Bantuan yang Sudah Masuk ke Rekening BRI, BNI, dan Mandiri

KUR Kecil Bisa Rp500 Juta

Bagi pelaku usaha yang membutuhkan pembiayaan lebih besar, terdapat KUR Kecil. Plafonnya disebut berada di atas Rp100 juta hingga maksimal Rp500 juta.

KUR Kecil dapat digunakan untuk kredit modal kerja dan investasi. Suku bunganya disebut mulai dari 6 persen.

Untuk kredit modal kerja, jangka waktu maksimal disebut mencapai 48 bulan. Sementara kredit investasi memiliki tenor hingga 60 bulan.

Biaya administrasi untuk kategori ini disebut maksimal Rp500.000. Materi juga menyebut adanya ketentuan agunan tambahan untuk KUR Kecil.

Baca Juga: PKH Tahap 1 Tahun 2026 Resmi Cair! Ini Daftar KKS yang Sudah Masuk, Lalu Kapan Giliran KKS Bank BNI?

Syarat Pengajuan KUR BNI

Tidak semua pelaku usaha dapat langsung memperoleh fasilitas KUR. Dalam materi video, calon debitur harus merupakan warga negara Indonesia dengan usia minimal 21 tahun atau sudah menikah.

Selain itu, usaha yang dijalankan harus sudah berjalan minimal enam bulan. Calon peminjam juga disebut tidak memiliki pinjaman di bank lain.

Dokumen administrasi yang perlu disiapkan meliputi fotokopi KTP, Kartu Keluarga, surat keterangan usaha, dan surat nikah bagi pemohon yang sudah menikah.

Untuk pengajuan pinjaman lebih dari Rp50 juta, materi video menyebut NPWP sebagai salah satu dokumen yang diperlukan.

Baca Juga: 2 Hari Lagi Cair! Bantuan Sosial Rp500.000 dan Rp300.000 Bisa Dicek di BRI, BNI, Mandiri, Bukan PKH atau BPNT

Bisa Diajukan Online dan Offline

Pengajuan KUR BNI dalam materi video dapat dilakukan melalui dua cara, yakni online dan offline.

Untuk pengajuan online, calon debitur mengisi data serta melengkapi dokumen melalui layanan yang disediakan. Sementara pengajuan offline dilakukan dengan mendatangi kantor BNI dan membawa dokumen persyaratan.

Meski pengajuan dilakukan secara online, proses tidak otomatis selesai secara digital. Petugas tetap dapat melakukan survei lokasi usaha dan menilai kelayakan calon debitur.

Baca Juga: PKH BPNT Tahap 1 2026 Bank BNI Belum Cair, Status Sudah SI di DTSEN, Ini Perkiraan Waktu Saldo Masuk KKS

Karena itu, pelaku UMKM sebaiknya memastikan data yang diberikan benar, usaha benar-benar berjalan, serta dokumen yang dibutuhkan sudah lengkap.

Informasi mengenai plafon, bunga, biaya administrasi, tenor, persyaratan, dan kanal pengajuan dapat berubah sesuai kebijakan terbaru. Calon debitur sebaiknya mengecek ketentuan langsung melalui kanal resmi BNI sebelum mengajukan pinjaman.

Editor : Muhammad Tafrihatu Zaidan Al Akhbari
Sumber : ENNO OFFICIAL
KUR BNI KUR BNI 2025 KUR Super Mikro KUR Kecil KUR Mikro