TULUNGAGUNG - Tabel angsuran kurban BRI 2026 bisa menjadi acuan bagi calon nasabah yang ingin mengetahui perkiraan cicilan sebelum mengajukan pembiayaan. Nominal kredit dan tenor dapat disesuaikan dengan kemampuan membayar setiap bulan.
Tabel angsuran kurban BRI 2026 yang dijelaskan dalam video menyediakan sejumlah pilihan plafon. Pengguna dapat melakukan simulasi mulai dari pengajuan Rp8 juta, Rp10 juta, Rp15 juta hingga nominal yang lebih tinggi.
Dengan simulasi tersebut, calon pengaju bisa memperkirakan besaran cicilan berdasarkan jangka waktu. Pilihan tenor yang tersedia dalam tabel mulai dari 12 bulan hingga 60 bulan.
Cara Menghitung Angsuran
Dalam penjelasan video, perhitungan cicilan dilakukan dengan memisahkan komponen pokok dan bunga. Sebagai contoh, digunakan pengajuan sebesar Rp10 juta dengan jangka waktu 12 bulan.
Baca Juga: 2 Tahun Pakai Yadea G8S Pro, Pengguna Bongkar Kelebihan dan Masalah Baterainya
Nilai pokok diperoleh dengan membagi plafon kredit dengan jumlah bulan. Artinya, pengajuan Rp10 juta untuk tenor 12 bulan memiliki perhitungan pokok berdasarkan pembagian Rp10 juta dengan 12.
Setelah nilai pokok diketahui, komponen bunga kemudian dihitung berdasarkan suku bunga yang digunakan dalam simulasi. Dalam contoh video, suku bunga yang disebut sebesar 0,27 persen.
Total angsuran kemudian diperoleh dari penjumlahan pokok dan bunga. Perhitungan tersebut menjadi dasar untuk mengetahui perkiraan cicilan yang harus dibayarkan setiap bulan.
Video juga memperlihatkan simulasi menggunakan plafon Rp8 juta. Nominal tersebut kemudian dimasukkan ke dalam tabel untuk melihat besaran angsuran dengan tenor satu tahun.
Plafon Bisa Diubah Sesuai Kebutuhan
Salah satu hal yang menarik dari tabel tersebut adalah pengguna dapat mengganti nominal kredit. Jika angka yang diinginkan tidak tersedia, pengguna bisa memasukkan sendiri plafon pengajuan pada kolom yang tersedia.
Baca Juga: SKTP Juli 2026 Sudah Terbit, Ini 2 Cara Login Info GTK dan Cek Pencairannya
Contohnya, pengguna dapat mengubah nominal menjadi Rp15 juta. Setelah angka kredit diganti, tabel akan menampilkan perhitungan sesuai rumus yang telah disediakan pada file.
Bahkan, nominal pengajuan sebesar Rp56 juta juga dicontohkan dalam video. Cara tersebut memungkinkan calon nasabah melakukan simulasi dengan nominal yang lebih sesuai kebutuhan.
Namun, terdapat catatan penting saat menggunakan tabel. Perhitungan pada tampilan video tidak sepenuhnya menjadi patokan karena rumus dalam file demonstrasi disebut belum dikunci.
Karena itu, pengguna disarankan mengunduh file tabel yang dibagikan melalui tautan pada kolom komentar video. File tersebut disebut telah dilengkapi rumus sehingga pengguna dapat mengganti plafon dan memperoleh perhitungan secara otomatis.
Tenor Mulai 12 hingga 60 Bulan
Tabel angsuran tersebut juga memberikan beberapa pilihan jangka waktu pembayaran. Tenor yang ditampilkan mulai dari 12 bulan, 18 bulan, 24 bulan hingga 60 bulan.
Perbedaan tenor akan memengaruhi besaran cicilan bulanan. Semakin panjang jangka waktu yang dipilih, perhitungan angsuran bulanan akan berbeda dibandingkan tenor yang lebih pendek.
Karena itu, calon pengaju perlu mempertimbangkan kemampuan finansial sebelum menentukan plafon dan tenor. Simulasi melalui tabel dapat digunakan sebagai langkah awal untuk memperkirakan beban pembayaran.
Pengguna juga dapat mencoba beberapa nominal sekaligus untuk membandingkan kemampuan bayar. Dengan begitu, keputusan pengajuan pembiayaan dapat dilakukan berdasarkan perhitungan yang lebih terukur.
Informasi dalam video tersebut merupakan panduan untuk menggunakan tabel simulasi. Calon nasabah tetap perlu mengecek ketentuan resmi BRI terkait produk pembiayaan kurban, termasuk persyaratan, suku bunga atau margin, biaya, dan ketentuan lainnya sebelum mengajukan.
Melalui simulasi yang tepat, calon pengaju dapat mengetahui apakah nominal pembiayaan yang dipilih sesuai dengan kemampuan pembayaran setiap bulan.
Editor : Maylanni Diana Fitri