JAKARTA - Uang saku MagangHub Kemnaker menjadi salah satu daya tarik bagi fresh graduate yang ingin mengikuti program pemagangan. Dalam tutorial yang menjadi sumber informasi, peserta disebut bisa memperoleh uang saku hingga jutaan rupiah, bahkan mencapai Rp3,5 juta atau menyesuaikan UMK di lokasi pemagangan.
Uang Saku dan Manfaat MagangHub
Uang saku MagangHub Kemnaker diberikan sebagai salah satu manfaat yang disebut dalam program pemagangan. Besarannya dalam video disebut dapat mencapai Rp3,5 juta atau menyesuaikan UMK di wilayah tempat peserta bekerja.
Selain uang saku, peserta juga disebut mendapatkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan. Program tersebut turut menyediakan bimbingan dari mentor selama proses pemagangan.
Manfaat lainnya adalah sertifikasi magang. Sertifikat tersebut menjadi salah satu hasil yang diperoleh peserta setelah mengikuti program pemagangan sesuai ketentuan yang berlaku.
Program MagangHub dalam video ditujukan bagi fresh graduate. Peserta yang ingin mengikuti program harus memenuhi sejumlah persyaratan sebelum dapat memilih perusahaan atau posisi pemagangan.
Baca Juga: Kisah Pesugihan Pak Agun pada 2008, Berawal dari Hinaan Keluarga hingga Berujung Penyesalan
Siapa yang Bisa Mengikuti Program?
Calon peserta harus merupakan Warga Negara Indonesia atau WNI. Selain itu, peserta merupakan lulusan baru dari jenjang diploma atau sarjana dengan batas kelulusan paling lama satu tahun sebelum mendaftar.
Perguruan tinggi tempat peserta menempuh pendidikan juga harus terdaftar di Kemendikbud Ristek. Ketentuan tersebut menjadi salah satu syarat yang disebut dalam tutorial.
Peserta juga wajib memiliki akun Siap Kerja Kementerian Ketenagakerjaan. Proses pendaftaran dilakukan melalui laman MagangHub dengan menggunakan akun tersebut.
Setelah masuk, calon peserta perlu memasukkan data seperti NIK dan nama lengkap. Selanjutnya, pendaftar melakukan verifikasi email dan nomor handphone, membuat password, kemudian memasukkan kode OTP.
Namun, proses pendaftaran tidak berhenti pada pembuatan akun. Peserta perlu memastikan seluruh informasi pada profil telah diisi secara lengkap.
Profil Lengkap Jadi Bagian Penting Pendaftaran
Baca Juga: 2 Tahun Pakai Yadea G8S Pro, Pengguna Bongkar Kelebihan dan Masalah Baterainya
Profil peserta mencakup biodata, pendidikan, pelatihan, sertifikasi, pengalaman, pencapaian, bahasa, dan keahlian. Setiap bagian perlu diperiksa agar tidak ada informasi penting yang terlewat.
Pendidikan harus disesuaikan dengan riwayat peserta. Sementara itu, bagian pelatihan dapat diisi dengan pengalaman pelatihan yang pernah diikuti dan dilengkapi sertifikat jika tersedia.
Dalam tutorial, terdapat sejumlah contoh pelatihan yang dapat dipilih berdasarkan minat dan kompetensi. Bidangnya antara lain digital marketing, HRD, bahasa Inggris, Microsoft, data analis, strategi pemasaran, hingga administrasi perkantoran.
Baca Juga: Bukan Cuma Hemat, Ini Pengalaman 2 Tahun Pakai Yadea G8S Pro hingga Ganti Baterai
Peserta juga dapat mencantumkan kemampuan bahasa dan keahlian yang dikuasai. Sertifikasi, pengalaman, serta pencapaian dapat dimasukkan apabila peserta memilikinya.
Setelah semua data diperbarui, peserta dapat melakukan sinkronisasi profil. Tutorial tersebut memperlihatkan status pendaftaran yang sebelumnya menunjukkan tidak memenuhi syarat berubah setelah data dilengkapi dan disinkronkan.
Tahap berikutnya adalah mencari program pemagangan. Peserta dapat memilih perusahaan dan posisi yang sesuai, kemudian menunggu proses seleksi.
Dengan demikian, uang saku MagangHub Kemnaker bukan satu-satunya manfaat yang ditawarkan dalam program tersebut. Fresh graduate juga berkesempatan memperoleh pengalaman pemagangan, bimbingan mentor, perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan, serta sertifikasi.
source: YouTube/@KemnakerRI
Editor : Hikmatul Insaniya