JAKARTA - Cara membuat Info GTK 2026 valid menjadi perhatian guru yang sedang menunggu penerbitan Surat Keputusan Tunjangan Profesi (SKTP) dan pencairan Tunjangan Profesi Guru (TPG). Data yang tampil di Info GTK berasal dari Dapodik sehingga kesesuaian data menjadi faktor penting dalam proses validasi.
Guru yang ingin Info GTK 2026 valid perlu memastikan sejumlah persyaratan sudah terpenuhi. Mulai dari verifikasi PTK, status kepegawaian, beban mengajar, tugas tambahan, rekening bank, hingga sertifikasi pendidik.
Dengan memastikan data tersebut sesuai, peluang proses Info GTK 2026 valid, SKTP terbit, dan TPG masuk ke rekening dapat berjalan sesuai mekanisme. Namun, pencairan tetap mengikuti tahapan administrasi dan validasi yang berlaku.
Verval PTK dan Status Kepegawaian
Hal pertama yang perlu diperiksa adalah verifikasi PTK. Data seperti NIK dan NUPTK harus sesuai dan berstatus valid. Jika terdapat ketidaksesuaian, perbaikan dilakukan melalui Dapodik.
Baca Juga: Gaji PNS 2027 Naik atau Tidak? Ini Sinyal yang Ditunggu pada 14 Agustus 2026
Status kepegawaian juga perlu diperiksa. Data guru harus terverifikasi dalam sistem BKN. Guru juga perlu memastikan status keaktifannya tercatat dengan benar.
Selain itu, kelulusan sertifikasi pendidik menjadi syarat penting. Guru tidak cukup hanya lulus Pendidikan Profesi Guru (PPG), tetapi data sertifikat pendidik juga harus sudah terbit dan valid dalam sistem.
Beban Mengajar Harus Memenuhi Syarat
Salah satu bagian paling penting dalam Info GTK 2026 valid adalah pemenuhan beban kerja. Dalam informasi yang disampaikan, jam tatap muka minimal adalah 24 jam per minggu dan maksimal 40 jam per minggu.
Baca Juga: Gaji PNS 2027 Naik atau Tidak? Ini Sinyal yang Ditunggu pada 14 Agustus 2026
Beban kerja tersebut dapat berasal dari jam mengajar serta tugas tambahan yang memiliki ekuivalensi sesuai ketentuan.
Sebagai contoh, guru yang mengajar 18 jam linear dapat menambahkan tugas wali kelas yang diakui 2 jam. Jika masih kurang, tugas tambahan lain yang memiliki ekuivalensi dapat digunakan selama sesuai aturan.
Namun, jam mengajar harus linear dengan bidang yang sesuai. Jika jam mengajar tidak linear, pemenuhan beban kerja dapat tidak dinyatakan valid.
Perbedaan Tugas Tambahan
Tugas tambahan utama dan tugas tambahan ekuivalen memiliki perhitungan berbeda. Tugas tambahan utama seperti wakil kepala sekolah, kepala perpustakaan, kepala laboratorium, atau tugas tertentu lainnya memiliki ekuivalensi lebih besar sesuai ketentuan.
Sementara tugas tambahan ekuivalen atau TTLE dapat memberikan tambahan jam tertentu. Contohnya wali kelas, pembina kegiatan sekolah, atau guru piket.
Guru perlu memastikan tugas tambahan tersebut tercatat melalui Dapodik dan memiliki dasar penugasan yang sesuai.
Operator Sekolah Wajib Input Dapodik
Pengisian beban mengajar dilakukan operator sekolah melalui aplikasi Dapodik. Data dimasukkan pada rombongan belajar dan bagian pembelajaran.
Operator perlu mencantumkan SK mengajar, tanggal SK, serta jumlah jam mengajar. Setelah data disimpan, sinkronisasi harus dilakukan agar data terkirim ke server dan dapat ditarik ke Info GTK.
Guru dapat mengecek hasil input melalui PTK Data. Bagian beban ajar dapat digunakan untuk melihat jumlah jam yang tercatat dan memastikan datanya sesuai dengan kondisi di sekolah.
Rekening Bank dan Sertifikasi
Rekening bank juga menjadi bagian penting dalam proses pencairan TPG. Dalam informasi tersebut, penginputan rekening dilakukan melalui Dinas Pendidikan, bukan operator sekolah.
Jika rekening belum tercatat, guru dapat berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan sesuai mekanisme yang berlaku.
Selain rekening, guru perlu memastikan data kelulusan sertifikasi pendidik, keaktifan, SKP, dan data kepegawaian sudah sesuai. Verval ijazah juga perlu dilakukan untuk memastikan data pendidikan tervalidasi.
Jika Semua Valid, Tinggal Menunggu
Setelah seluruh komponen dinyatakan memenuhi syarat, status validasi akan menunjukkan kelengkapan data. Guru kemudian tinggal menunggu proses penerbitan SKTP dan penyaluran TPG.
Karena sebagian besar data berasal dari Dapodik, setiap perubahan harus dilakukan dengan benar dan disinkronkan. Guru juga perlu berkoordinasi dengan operator sekolah atau Dinas Pendidikan jika menemukan data yang tidak sesuai.
Dengan memastikan seluruh persyaratan tersebut, proses Info GTK 2026 valid dapat berjalan lebih lancar. Guru tetap perlu memantau status Info GTK secara berkala hingga SKTP terbit dan TPG masuk sesuai mekanisme pembayaran.
Editor : Maylanni Diana Fitri