JAKARTA - Cek saldo BPNT 22 Agustus 2026 menunjukkan hasil berbeda pada sejumlah Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) yang diperiksa. Dari pengecekan yang dilakukan pada siang hari, saldo KKS BPNT terbitan 2018 tercatat sudah masuk Rp600.000, sedangkan KKS terbitan 2017 dan 2021 masih belum menunjukkan saldo masuk.
Pengecekan saldo tersebut dilakukan pada 22 Agustus 2026 sekitar pukul 12.29 hingga 12.34. Hasilnya memperlihatkan bahwa pencairan saldo belum terjadi secara serentak pada kartu yang diperiksa.
Dalam pengecekan pertama, KKS BPNT terbitan 2017 diperiksa pada pukul 12.29. Hasil cetak saldo menunjukkan belum ada saldo yang masuk.
Pengecekan tersebut sekaligus menjawab sejumlah pertanyaan dari penerima manfaat mengenai saldo BPNT yang belum bertambah. Dalam komentar yang dibacakan, terdapat informasi mengenai penerima BPNT yang sudah lanjut usia dan disebut telah menerima pencairan.
Namun, untuk KKS BPNT terbitan 2017 yang diperiksa dalam video, saldo masih kosong. Pengecekan berikutnya juga menunjukkan hasil serupa.
KKS 2021 Masih Belum Ada Saldo
Pengecekan kemudian dilanjutkan pada KKS BPNT terbitan 2021. Kartu tersebut diperiksa pada pukul 12.32 tanggal 22 Agustus 2026.
Baca Juga: Getah Pinus Terbakar di Tengah Perjalanan, Truk di Jalan Raya Jeli Karangrejo Dilalap Api hingga Rug
Hasil cetak saldo menunjukkan belum ada saldo yang masuk. Dengan demikian, pada saat pengecekan dilakukan, KKS BPNT terbitan 2021 tersebut masih menunjukkan saldo kosong.
Pengecekan dilakukan untuk melihat perkembangan saldo pada beberapa tahun penerbitan KKS. Hasilnya memang tidak sama antara satu kartu dengan kartu lainnya.
Pemilik atau penerima manfaat yang saldonya belum bertambah dalam pengecekan tersebut kemudian disarankan untuk menanyakan perkembangan pencairan kepada pendamping. Hal itu disampaikan ketika terdapat pertanyaan mengenai cara mengetahui apakah bantuan sudah masuk.
Dalam sesi tersebut juga muncul pertanyaan mengenai KKS dengan tahun penerbitan tertentu. Namun, informasi yang diberikan dalam video menyebutkan belum pernah mengetahui adanya KKS terbitan 2024 yang dimaksud. Sementara kartu terbitan 2019 dan 2020 disebut masih ada.
Ada pula pembahasan mengenai KKS 2025 serta periode tahap ketiga yang disebut berlangsung hingga September. Namun, video tidak memberikan rincian lebih lanjut mengenai status pencairan untuk seluruh penerima pada periode tersebut.
KKS 2018 Sudah Masuk Rp600 Ribu
Hasil berbeda terlihat saat dilakukan pengecekan terhadap KKS BPNT terbitan 2018. Kartu tersebut diperiksa pada pukul 12.33 tanggal 22 Agustus 2026.
Baca Juga: TPG Agustus Belum Cair, Tunjangan Guru yang Masuk Ternyata TKG Juli
Setelah dilakukan pengecekan dan pencetakan struk, saldo pada KKS BPNT terbitan 2018 tercatat sudah masuk sebesar Rp600.000.
"Alhamdulillah masuk Rp600.000," demikian keterangan dalam video saat menunjukkan hasil pengecekan saldo kartu tersebut.
Hasil ini menjadi salah satu temuan dalam pengecekan saldo pada siang hari. Sebab, kartu terbitan 2017 dan 2021 yang sebelumnya diperiksa masih belum menunjukkan adanya saldo masuk.
Setelah itu, pengecekan kembali dilakukan terhadap KKS terbitan 2017. Kartu tersebut diperiksa pada pukul 12.34 tanggal 22 Agustus 2026.
Hasilnya kembali menunjukkan saldo masih kosong. Belum terdapat tambahan saldo pada KKS BPNT terbitan 2017 yang diperiksa.
Dalam pembahasan tersebut juga muncul informasi bahwa komponen lain pada KKS 2018 disebut sudah cair. Namun, rincian mengenai komponen tersebut tidak dijelaskan lebih lanjut dalam video.
Dari seluruh kartu yang diperiksa, terdapat perbedaan hasil pencairan. KKS BPNT terbitan 2018 sudah menunjukkan saldo Rp600.000, sedangkan kartu terbitan 2017 dan 2021 masih kosong pada waktu pengecekan.
Pengecekan saldo ini dilakukan pada siang 22 Agustus 2026. Hasil tersebut merupakan kondisi saldo pada kartu yang diperiksa saat itu, sehingga tidak disebutkan sebagai hasil seluruh KKS BPNT.
Bagi penerima yang saldonya belum masuk, informasi dalam video menyarankan untuk menanyakan statusnya kepada pendamping. Pengecekan tersebut kemudian ditutup setelah seluruh kartu yang hendak diperiksa selesai dicek.
Editor : Maylanni Diana Fitri