KUR BRI 2026: Syarat Pengajuan, Bunga, dan Ketentuan Agunan

Muhammad Tafrihatu Zaidan Al Akhbari • Dipublikasikan Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:45 WIB
Syarat KUR BRI 2026 mencakup usia, riwayat kredit, dokumen usaha, bunga, plafon, dan ketentuan agunan. (Gemini AI).
Syarat KUR BRI 2026 mencakup usia, riwayat kredit, dokumen usaha, bunga, plafon, dan ketentuan agunan. (Gemini AI).

JAKARTA - Syarat KUR BRI 2026 kembali menjadi perhatian calon debitur yang ingin mendapatkan fasilitas Kredit Usaha Rakyat. Dalam pembahasan sebuah video YouTube, syarat pengajuan mencakup usia minimal 21 tahun, pemeriksaan riwayat kredit, dokumen administrasi, bukti kepemilikan usaha, hingga ketentuan agunan.

Dalam video tersebut dijelaskan bahwa kuota KUR BRI 2026 per Juli masih tersedia. Calon nasabah disebut masih dapat mendaftarkan usaha untuk mendapatkan fasilitas pinjaman KUR BRI.

Namun, pengajuan tetap harus memenuhi sejumlah persyaratan. Salah satu yang disebut paling awal adalah usia calon debitur minimal 21 tahun.

Selain usia, calon peminjam juga diminta memperhatikan riwayat kredit. Presenter mengingatkan agar calon debitur mengecek kondisi BI Checking sebelum mengajukan KUR BRI 2026.

Baca Juga: Kunjungi Radar Tulungagung, BRI Dorong Kolaborasi untuk Perluas Informasi dan Edukasi Masyarakat

Riwayat Kredit dan Dokumen Jadi Perhatian

Riwayat pembayaran pinjaman disebut menjadi salah satu pertimbangan dalam proses pengajuan. Presenter mencontohkan pinjaman online atau fasilitas kredit lain yang bermasalah karena gagal bayar.

Menurut penjelasan dalam video, kondisi tersebut dapat menjadi penilaian bagi pihak bank dalam menentukan kelayakan calon debitur mendapatkan fasilitas KUR.

“Sekecil apapun pinjaman teman-teman di P letter, pinjol ataupun apa aplikasi-aplikasi yang lainnya itu akan menjadi penilaian,” ujar presenter.

Baca Juga: Tabel KUR BRI 2026: Cek Cicilan Rp25 Juta hingga Rp100 Juta, Segini Angsurannya

Dari sisi administrasi, calon debitur perlu menyiapkan sejumlah dokumen. Di antaranya KTP dan kartu keluarga.

NPWP juga disebut diperlukan untuk pengajuan dengan nilai di atas Rp100 juta. Selain itu, calon debitur wajib menunjukkan bukti bahwa dirinya memiliki usaha.

Bukti usaha tersebut antara lain dapat berupa SKU atau Surat Keterangan Usaha. Dokumen ini menjadi bagian dari persyaratan yang dibahas dalam video.

Persoalan agunan juga menjadi salah satu poin yang disoroti. Presenter menyebut ada Bank BRI yang masih meminta fotokopi jaminan, sementara ada pula yang disebut tidak lagi mewajibkan jaminan sebagai agunan tambahan.

Baca Juga: BRI Tulungagung Salurkan KUR Rp 741 Miliar hingga Juli 2026, UMKM Didorong Naik Kelas

Bunga dan Plafon KUR BRI 2026

Dalam penjelasan mengenai fasilitas KUR, video tersebut juga mengacu pada informasi dari situs Bank BRI. Disebutkan suku bunga KUR sebesar 3 persen per tahun untuk pengajuan sampai dengan Rp10 juta.

Sementara itu, bunga KUR 6 sampai 9 persen per tahun disebut berlaku untuk pinjaman sampai dengan Rp100 juta dan hingga Rp500 juta, dengan syarat dan ketentuan yang berlaku.

Presenter juga menyebut beberapa alasan pengajuan KUR BRI, mulai dari suku bunga kompetitif, limit plafon tinggi, persyaratan yang disebut mudah, hingga penyesuaian kebutuhan calon nasabah.

Baca Juga: Tabel KUR BRI 2026 Terbaru: Pinjam Rp25 Juta Cicil Rp895 Ribu, Rp100 Juta Segini

Meski begitu, ia memberikan catatan mengenai klaim proses cepat. Menurutnya, tingginya animo pengajuan KUR BRI membuat proses tidak selalu berlangsung cepat.

KUR disebut diperuntukkan bagi calon nasabah yang mempunyai usaha produktif dan layak serta belum pernah menerima kredit atau pembiayaan investasi maupun modal kerja. Dalam video juga dijelaskan bahwa calon nasabah tidak dapat menikmati lebih dari satu fasilitas KUR secara bersamaan.

Sebagai contoh, apabila seseorang masih memiliki KUR aktif di Bank Mandiri, ia disebut tidak dapat mengajukan fasilitas KUR di Bank BRI.

Baca Juga: Tabel KUR BRI 2026: Cek Cicilan Rp25 Juta hingga Rp100 Juta, Segini Angsurannya

Untuk agunan, penjelasan dalam video menyebut pinjaman sampai dengan Rp100 juta tidak memerlukan agunan tambahan. Sementara pinjaman di atas Rp100 juta disebut dapat membutuhkan agunan tambahan sesuai penilaian bank.

Pada KUR mikro sektor produksi seperti pertanian, perikanan, peternakan, dan perkebunan, terdapat ketentuan mengenai akumulasi plafon. Untuk KUR mikro selain sektor tersebut, seperti warung makan, warung sembako, dan usaha perdagangan lainnya, akumulasi pembiayaan disebut maksimal Rp200 juta.

Adapun KUR kecil disebut memiliki akumulasi plafon hingga Rp500 juta. Pengajuan di atas Rp100 juta juga disebut wajib memperhatikan ketentuan jaminan yang berlaku.

Baca Juga: Kunjungi Radar Tulungagung, BRI Dorong Kolaborasi untuk Perluas Informasi dan Edukasi Masyarakat

Presenter kemudian menyarankan calon debitur menghitung kemampuan membayar sebelum mengajukan pinjaman. Ia menyediakan tabel Excel melalui tautan yang disebut dicantumkan di komentar video untuk membantu memproyeksikan angsuran berdasarkan tenor dan nilai pinjaman.

Editor : Muhammad Tafrihatu Zaidan Al Akhbari
Sumber : Republic's Java
Agunan KUR BRI Syarat KUR BRI 2026 bunga kur bri Plafon KUR BRI KUR BRI 2026