Tabel Angsuran KUR BRI 2026 Rp100 Juta, Ini Simulasi 1-5 Tahun

Muhammad Tafrihatu Zaidan Al Akhbari • Dipublikasikan Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:55 WIB
Tabel KUR BRI 2026 menampilkan simulasi angsuran Rp100 juta hingga 5 tahun, dengan bunga 7 persen per tahun. (Gemini AI)
Tabel KUR BRI 2026 menampilkan simulasi angsuran Rp100 juta hingga 5 tahun, dengan bunga 7 persen per tahun. (Gemini AI)

JAKARTA - Tabel angsuran KUR BRI 2026 untuk plafon Rp100 juta dalam sebuah simulasi menunjukkan perbedaan cicilan berdasarkan jangka waktu. Dengan pendekatan bunga 0,32 persen per bulan, angsuran Rp100 juta selama 1 tahun disebut sekitar Rp8,65 juta per bulan.

Simulasi tersebut dibuat untuk memberikan gambaran kepada calon debitur mengenai cara menghitung pokok dan bunga KUR BRI. Plafon yang digunakan dalam tabel berkisar Rp50 juta sampai Rp100 juta, dengan tenor mulai 12 bulan hingga 60 bulan atau lima tahun.

Presenter menjelaskan bahwa angka bunga dalam simulasi dibuat mendekati tabel angsuran KUR BRI yang digunakan sebagai pembanding. Ia menggunakan asumsi bunga 0,32 persen per bulan dan menyebut angka tersebut masih dapat berubah pada angka di belakang koma.

Baca Juga: Tabel KUR BRI 2026: Cicilan Pinjaman Rp25 Juta dan Rp100 Juta, Cek Besarannya

Menurut penjelasan dalam video, calon debitur dapat menyesuaikan rumus pada tabel Excel yang disediakan melalui kolom deskripsi dan komentar video.

Cara Menghitung Angsuran Rp100 Juta

Untuk plafon Rp100 juta dengan tenor 12 bulan, perhitungan dimulai dari komponen bunga. Dengan asumsi 0,32 persen, bunga dihitung dari 0,32 persen dikalikan Rp100 juta.

Hasil perhitungan bunga tersebut kemudian dijumlahkan dengan pokok pinjaman. Pokok diperoleh dari Rp100 juta dibagi 12 bulan sehingga menghasilkan sekitar Rp8,33 juta per bulan.

Baca Juga: KUR BRI vs KUR Mandiri, Nasabah Ungkap Perbedaan Biaya hingga Limit Pinjaman

Dalam simulasi, total pokok dan bunga tersebut menghasilkan angsuran sekitar Rp8.653.333 per bulan.

“Totalnya adalah pokok ditambah bunga yakni 320 + Rp8.333, ketemu angka Rp8.653.333,” ujar presenter.

Cara yang sama, menurut penjelasan dalam video, digunakan untuk menghitung angsuran dengan tenor 1,5 tahun hingga lima tahun. Perubahan tenor membuat bagian pokok per bulan berubah karena nilai pinjaman dibagi dengan jumlah bulan yang berbeda.

Baca Juga: KUR BRI atau KUR Mandiri? Ini Perbandingan Limit, Biaya, dan Kecepatan Pencairan

Presenter juga memberikan contoh pengajuan dengan plafon lebih besar, yakni Rp150 juta. Dalam contoh tersebut, bunga dihitung menggunakan asumsi 0,32 persen dari nilai pinjaman.

Untuk tenor satu tahun, pokok dihitung dengan membagi Rp150 juta dengan 12 bulan. Presenter kemudian menyebut total angsuran sekitar Rp12,98 juta dalam penjelasannya, meski bagian angka pada transkrip terdengar kurang jelas.

Tenor Lebih Panjang, Cicilan Berubah

Contoh berikutnya menggunakan plafon Rp150 juta dengan tenor lima tahun atau 60 bulan. Pokok pinjaman dihitung dengan membagi Rp150 juta dengan 60 bulan.

Baca Juga: KUR BRI vs KUR Mandiri, Nasabah Ungkap Perbedaan Biaya hingga Limit Pinjaman

Presenter menyebut hasil angsuran dalam contoh tersebut sebesar Rp2,98 juta per bulan. Ia kemudian menjelaskan perbedaan beban pembayaran berdasarkan panjang tenor yang dipilih.

Menurut penjelasan presenter, pinjaman dengan nominal besar dan jangka waktu pendek akan menghasilkan angsuran bulanan yang lebih tinggi. Sebaliknya, jangka waktu yang lebih panjang membuat beban pokok per bulan menjadi lebih rendah.

Ia juga menjelaskan bahwa bunga yang digunakan dalam simulasi bersifat flat. Dalam pembahasan tersebut, bunga disebut menggunakan pengali tertentu terhadap plafon pinjaman.

Baca Juga: Tabel KUR BRI 2026: Cek Cicilan Rp25 Juta hingga Rp100 Juta, Segini Angsurannya

“Karena di KUR itu sistemnya flat,” kata presenter.

Besaran bunga yang digunakan dalam simulasi disebut dapat berada pada kisaran 0,2 sampai 0,5 persen, tergantung Bank BRI unit tempat pengajuan. Karena itu, angka 0,32 persen yang digunakan dalam tabel merupakan pendekatan yang dipakai presenter untuk membuat simulasi.

Tabel yang dibahas terutama ditujukan untuk membantu calon debitur memperkirakan kemampuan membayar sebelum menentukan plafon pinjaman. Dengan mengetahui nominal pokok dan bunga, calon peminjam dapat membandingkan angsuran berdasarkan tenor.

Baca Juga: Tabel Angsuran Kurban BRI 2026: Begini Cara Hitung Cicilan Sesuai Kemampuan Bayar

Presenter juga menyediakan rumus Excel yang disebut dapat diunduh melalui deskripsi dan komentar video. Rumus tersebut dapat digunakan untuk mengubah nilai plafon maupun jangka waktu sehingga simulasi angsuran bisa disesuaikan dengan kebutuhan.

Pembahasan tersebut menekankan bahwa pilihan tenor menjadi faktor penting dalam menentukan nominal cicilan bulanan. Calon debitur dapat menggunakan simulasi sebagai gambaran awal sebelum menentukan nilai pinjaman yang akan diajukan.

Editor : Muhammad Tafrihatu Zaidan Al Akhbari
Sumber : Republic's Java
tabel KUR BRI 2026 Kredit Usaha Rakyat Angsuran KUR BRI bunga kur bri KUR BRI 2026