Tabel Angsuran Kurban BRI 2026, Begini Cara Menghitung Cicilan

Muhammad Tafrihatu Zaidan Al Akhbari • Dipublikasikan Jumat, 4 September 2026 | 17:55 WIB
Tabel angsuran kurban BRI 2026 membantu menghitung perkiraan cicilan berdasarkan plafon, tenor, pokok, dan bunga. (Gemini AI)
Tabel angsuran kurban BRI 2026 membantu menghitung perkiraan cicilan berdasarkan plafon, tenor, pokok, dan bunga. (Gemini AI)

JAKARTA - Tabel angsuran kurban BRI 2026 dapat digunakan untuk memperkirakan kemampuan bayar setiap bulan. Dalam video yang menjadi sumber informasi ini, penghitungan dilakukan berdasarkan plafon pengajuan, jangka waktu, pokok pinjaman, dan bunga.

Tabel tersebut disebut bisa digunakan untuk menghitung sendiri perkiraan angsuran. Pengguna dapat menyesuaikan nominal pengajuan sesuai kemampuan pembayaran masing-masing.

Dalam penjelasannya, tabel angsuran kurban BRI 2026 menyediakan sejumlah pilihan plafon dan tenor. Jangka waktu yang ditampilkan mulai dari 12 bulan hingga 60 bulan.

Baca Juga: Modifikasi Honda Brio Satya dari Sumedang Jadi Look RS 2026, Lampu hingga Head Unit Diupgrade

Pengguna juga dapat mengubah nominal kredit apabila jumlah pengajuan yang diinginkan tidak tersedia dalam tabel. Caranya dengan mengganti nominal pada bagian kredit atau plafon yang tersedia di tabel.

Plafon dan tenor dalam tabel angsuran

Dalam video, contoh tabel menampilkan pengajuan mulai dari Rp8 juta. Terdapat pula contoh nominal Rp10 juta hingga nominal yang lebih besar, dengan jangka waktu 12, 18, 24 bulan dan seterusnya hingga 60 bulan.

Tenor 12 bulan disebut setara dengan satu tahun. Sementara tenor 18 bulan setara dengan satu setengah tahun. Pilihan tenor selanjutnya dapat disesuaikan dengan kebutuhan pengajuan.

Baca Juga: Tabel Angsuran Kurban BRI 2026: Begini Cara Hitung Cicilan Sesuai Kemampuan Bayar

Pembuat video menyebut tabel yang dibagikan melalui tautan pada komentar yang dipin dapat diunduh. Setelah diunduh, pengguna bisa mengubah nominal kredit untuk memperkirakan besaran cicilan sesuai kemampuan.

Contohnya, pengajuan Rp10 juta untuk jangka waktu satu tahun digunakan untuk menjelaskan cara menghitung pokok. Pokok dihitung dari jumlah pengajuan dibagi dengan jangka waktu.

Dengan rumus tersebut, semakin panjang jangka waktu yang digunakan, nilai pokok yang dibayarkan setiap periode akan berbeda. Setelah pokok diketahui, komponen bunga kemudian dihitung.

Baca Juga: Update Transfer BRI Super League 2026-2027: Persebaya Incar Mufli, Persib Bidik Maxwell

Cara menghitung angsuran

Dalam contoh yang diberikan, bunga dihitung berdasarkan pokok dikalikan suku bunga. Video tersebut menggunakan contoh suku bunga 0,27 persen.

Setelah nilai pokok dan bunga diketahui, total angsuran dihitung dengan menjumlahkan kedua komponen tersebut. Artinya, rumus sederhana yang dijelaskan dalam video adalah pokok ditambah bunga.

Pembuat video kemudian memberikan contoh lain dengan plafon Rp8 juta untuk tenor satu tahun. Ia menjelaskan terdapat sedikit perbedaan angka karena suku bunga yang digunakan saat simulasi di luar tabel sempat diubah.

Baca Juga: Tabel KUR BRI 2026: Cek Cicilan Rp25 Juta hingga Rp100 Juta, Segini Angsurannya

Menurut penjelasan dalam video, tabel yang dibagikan melalui tautan komentar menjadi acuan penghitungan yang disebut lebih akurat. Pengguna juga dapat melakukan perubahan sendiri pada nominal pengajuan.

Contoh lainnya adalah pengajuan Rp15 juta dengan jangka waktu satu tahun. Nominal tersebut juga dapat dimasukkan ke dalam tabel untuk melihat perkiraan kemampuan pembayaran.

Jika nominal pengajuan tidak tersedia, pengguna cukup menggantinya pada bagian kredit atau plafon. Dalam video, bahkan dicontohkan nominal Rp56 juta untuk menunjukkan bahwa angka pengajuan dapat diubah.

Baca Juga: Tabel KUR BRI 2026 Terbaru: Pinjam Rp25 Juta Cicil Rp895 Ribu, Rp100 Juta Segini

Namun, pembuat video mengingatkan bahwa perubahan nominal pada tabel yang ditampilkan di layar tidak selalu menghasilkan penghitungan yang sama. Sebab, rumus pada bagian tersebut disebut tidak dikunci.

Bisa disesuaikan dengan kemampuan bayar

Tabel angsuran kurban BRI 2026 yang dijelaskan dalam video pada dasarnya digunakan untuk membantu calon pengaju memperkirakan kemampuan pembayaran sebelum menentukan nominal pengajuan.

Pengguna dapat mencoba beberapa nominal dan jangka waktu untuk membandingkan perkiraan angsuran. Dengan begitu, nominal pengajuan dapat disesuaikan dengan kemampuan membayar setiap bulan.

Baca Juga: Kunjungi Radar Tulungagung, BRI Dorong Kolaborasi untuk Perluas Informasi dan Edukasi Masyarakat

Pembuat video juga mengarahkan pengguna untuk mengunduh file Excel atau tabel yang disebut telah dibagikan melalui tautan pada komentar. Pada file tersebut, pengguna dapat mengganti nominal kredit sesuai kebutuhan.

Informasi dalam video menekankan pentingnya melakukan simulasi terlebih dahulu. Dengan mengetahui pokok, bunga, dan total angsuran, pengguna dapat memperkirakan besaran pembayaran berdasarkan nominal serta tenor yang dipilih.

Video kemudian ditutup dengan penjelasan bahwa tabel tersebut diharapkan dapat membantu pengguna menghitung angsuran kurban dan memperkirakan kemampuan bayar secara mandiri.

Editor : Muhammad Tafrihatu Zaidan Al Akhbari
Sumber : Republic's Java
tabel angsuran kurban BRI 2026 Angsuran Kurban Kredit BRI Cicilan Kurban bri