Tabel Angsuran KUR BRI 2026 Rp100 Juta, Segini Simulasi Cicilan 1-5 Tahun

Muhammad Tafrihatu Zaidan Al Akhbari • Dipublikasikan Jumat, 4 September 2026 | 18:05 WIB
Tabel angsuran KUR BRI 2026 Rp100 juta hingga Rp150 juta disimulasikan untuk tenor 1-5 tahun, lengkap dengan cara menghitung cicilan. (Gemini AI)
Tabel angsuran KUR BRI 2026 Rp100 juta hingga Rp150 juta disimulasikan untuk tenor 1-5 tahun, lengkap dengan cara menghitung cicilan. (Gemini AI)

JAKARTA - Tabel angsuran KUR BRI 2026 dengan plafon Rp100 juta hingga Rp150 juta dibahas dalam sebuah video simulasi pinjaman. Dalam simulasi tersebut, cicilan disesuaikan dengan jumlah pinjaman dan jangka waktu, mulai 1 tahun hingga 5 tahun atau 60 bulan.

Video di channel Edgar Tutorial tersebut membahas cara menghitung perkiraan angsuran KUR BRI. Simulasi dibuat untuk membantu calon peminjam mengetahui besaran cicilan yang perlu disiapkan setiap bulan sebelum mengajukan pinjaman.

Dalam tabel yang ditampilkan, plafon yang disimulasikan berada pada kisaran Rp50 juta sampai Rp100 juta. Sementara pembahasan kemudian diperluas hingga contoh pengajuan Rp150 juta.

Jangka waktu pinjaman yang digunakan dalam simulasi mulai dari 12 bulan, 24 bulan, 36 bulan hingga maksimal 60 bulan. Perbedaan tenor tersebut memengaruhi besaran pokok yang dibayarkan setiap bulan.

Baca Juga: Tabel Angsuran KUR BRI 2026 Rp100 Juta, Ini Simulasi 1-5 Tahun

Simulasi KUR BRI Rp100 Juta

Salah satu contoh yang diberikan adalah pengajuan KUR BRI Rp100 juta dengan tenor 1 tahun. Dalam simulasi tersebut, angsuran disebut berada di kisaran Rp8.653.333 per bulan.

Angka itu diperoleh dari penjumlahan pokok dan bunga. Untuk menghitung bunga, video menggunakan pendekatan suku bunga 0,32 persen yang dikalikan dengan plafon Rp100 juta.

Hasil perhitungan tersebut menghasilkan bunga Rp320 ribu. Sementara pokok pinjaman diperoleh dengan membagi Rp100 juta dengan 12 bulan sehingga nilainya sekitar Rp8.333.333 per bulan.

Baca Juga: Daftar KUR BNI 2026 Lewat HP, Begini Cara Ajukan Online dan Tips Agar Disetujui

Pokok dan bunga kemudian dijumlahkan. Hasilnya menjadi sekitar Rp8.653.333 setiap bulan untuk contoh pengajuan Rp100 juta dengan tenor 12 bulan.

Pembuat video menyebut angka bunga yang digunakan merupakan pendekatan agar mendekati tabel angsuran yang dibahas. Ia juga menjelaskan angka tersebut dapat berubah pada bagian belakangnya.

Dalam video, pengguna juga diarahkan untuk mengubah rumus pada file Excel yang disebut akan disiapkan melalui kolom deskripsi dan komentar. Dengan cara itu, nominal pinjaman dan simulasi angsuran dapat dihitung kembali.

Pengajuan Rp150 Juta hingga 5 Tahun

Simulasi berikutnya menggunakan plafon Rp150 juta dengan tenor 1 tahun. Dengan pendekatan bunga 0,32 persen, bunga dihitung dari Rp150 juta.

Baca Juga: Diduga Kurang Konsentrasi Saat Melintas, Dua Honda Vario Bertabrakan di Jalan Masuk Ketanon

Sementara pokok dihitung dengan membagi Rp150 juta dengan 12 bulan. Dari perhitungan pokok dan bunga tersebut, cicilan yang disebut dalam video mencapai sekitar Rp12.980.000 per bulan.

Besarnya angsuran tersebut dikaitkan dengan nominal pinjaman yang lebih besar dan jangka waktu yang hanya satu tahun. Semakin besar pinjaman yang diambil dalam tenor pendek, semakin besar pula pokok yang harus dibayarkan setiap bulan. Sebaliknya, video memberikan contoh pengajuan Rp150 juta dengan tenor 5 tahun atau 60 bulan. Dalam simulasi tersebut, pokok dihitung dengan membagi Rp150 juta dengan 60 bulan.

Dengan pendekatan bunga 0,32 persen, total angsuran yang disebut dalam video menjadi sekitar Rp2.980.000 per bulan. Perbedaan tersebut menunjukkan bagaimana perubahan tenor dapat membuat cicilan bulanan menjadi lebih rendah.

Baca Juga: KUR BNI 2025: Cek Plafon Rp500 Juta, KUR BNI 2025: Cek Plafon Rp500 Juta, Bunga, Syarat dan Cara AjukannyaBunga, Syarat dan Cara Ajukannya

Pembuat video menjelaskan bahwa perhitungan dalam simulasi menggunakan sistem bunga flat. Ia menyebut besaran pengali bunga dapat berada pada kisaran 0,2 persen sampai 0,5 persen, bergantung pada unit Bank BRI tempat pengajuan.

Karena itu, angka dalam simulasi perlu dipahami sebagai perhitungan yang disampaikan dalam video. Calon peminjam dapat menyesuaikan nominal dan tenor pada rumus yang disediakan untuk melihat perkiraan angsuran. Pembahasan tersebut menekankan hubungan antara plafon, tenor, pokok dan bunga dalam menghitung cicilan. Pengajuan dengan nominal besar dan tenor pendek menghasilkan angsuran bulanan yang lebih tinggi.

Sebaliknya, tenor yang lebih panjang membuat pembayaran pokok setiap bulan menjadi lebih kecil dalam simulasi. Namun, calon peminjam tetap perlu melihat perhitungan sesuai ketentuan dan tabel angsuran yang berlaku pada saat pengajuan

Editor : Muhammad Tafrihatu Zaidan Al Akhbari
Sumber : Republic's Java
Cicilan KUR KUR BRI Rp100 Juta Pinjaman BRI KUR BRI Tabel angsuran KUR BRI 2026