Tabel Angsuran KUR BRI 2026, Begini Cara Menghitung Cicilan Sesuai Kemampuan

Muhammad Tafrihatu Zaidan Al Akhbari • Dipublikasikan Jumat, 4 September 2026 | 19:45 WIB
Tabel angsuran KUR BRI 2026 bisa dipakai menghitung perkiraan cicilan. Simak cara menyesuaikan plafon dan tenor dengan kemampuan bayar. (Gemini AI)
Tabel angsuran KUR BRI 2026 bisa dipakai menghitung perkiraan cicilan. Simak cara menyesuaikan plafon dan tenor dengan kemampuan bayar. (Gemini AI)

JAKARTA - Tabel angsuran KUR BRI 2026 dapat digunakan calon debitur untuk memperkirakan kemampuan membayar cicilan setiap bulan. Perhitungan dilakukan dengan menyesuaikan plafon pinjaman dan jangka waktu atau tenor yang dipilih.

Dalam paparan video tersebut, calon peminjam juga disebut dapat mengubah sendiri nominal pengajuan pada tabel angsuran. Dengan cara itu, perkiraan cicilan bisa disesuaikan dengan kemampuan masing-masing.

Tabel yang dibagikan memiliki kolom kredit atau plafon serta pilihan jangka waktu. Nominal pengajuan yang dicontohkan mulai dari Rp8 juta, Rp10 juta hingga nominal yang lebih besar.

Baca Juga: KUR BRI 2026: Syarat Pengajuan, Bunga, dan Ketentuan Agunan

Sementara pilihan tenor dimulai dari 12 bulan sampai 60 bulan. Satuan yang digunakan dalam tabel adalah bulan, sehingga 12 bulan berarti satu tahun, 18 bulan 1,5 tahun, dan 24 bulan berarti dua tahun.

Cara menghitung angsuran KUR BRI

Perhitungan cicilan dalam paparan tersebut menggunakan dua komponen utama, yakni pokok pinjaman dan bunga. Pokok dihitung dengan membagi jumlah pengajuan dengan jangka waktu pinjaman.

Sebagai contoh, digunakan pengajuan sebesar Rp10 juta dengan tenor satu tahun. Nilai pinjaman tersebut kemudian dibagi berdasarkan jangka waktu yang dipilih untuk mendapatkan pokok angsuran.

Baca Juga: Daftar KUR BNI 2026 Lewat HP, Begini Cara Ajukan Online dan Tips Agar Disetujui

Setelah itu, bunga dihitung dari pokok pinjaman dengan suku bunga yang digunakan dalam tabel. Dalam contoh yang ditampilkan, suku bunga yang digunakan adalah 0,27 persen.

Total angsuran kemudian diperoleh dari penjumlahan pokok dan bunga. Perhitungan tersebut dapat membantu calon debitur melihat besaran cicilan berdasarkan nominal pinjaman dan tenor.

Namun, dalam pemaparan tersebut juga terdapat contoh lain menggunakan plafon Rp8 juta. Angka cicilan pada contoh sempat mengalami sedikit perbedaan karena suku bunga yang digunakan di luar tabel diubah.

Baca Juga: Tabel Angsuran KUR BRI 2026: Jangan Tergiur Cicilan Ringan, Ini yang Wajib Dihitung

Karena itu, pembuat video menekankan bahwa tabel yang telah dibagikan melalui tautan di komentar merupakan acuan yang dapat digunakan untuk melakukan simulasi. Pengguna dapat mengunduh tabel tersebut kemudian mengubah nominal kredit sesuai kebutuhan.

Plafon bisa diubah sendiri

Salah satu fungsi tabel angsuran KUR BRI 2026 yang dijelaskan adalah kemampuan untuk mengubah nominal pengajuan. Pengguna tidak harus terpaku pada pilihan angka yang sudah tersedia dalam tabel.

Jika nominal yang diinginkan tidak tersedia, pengguna disebut dapat menggantinya langsung pada kolom kredit. Misalnya, calon peminjam ingin menghitung pengajuan Rp15 juta dengan tenor satu tahun, nominal tersebut dapat dimasukkan untuk melihat perkiraan cicilannya.

Baca Juga: Diduga Kurang Konsentrasi Saat Melintas, Dua Honda Vario Bertabrakan di Jalan Masuk Ketanon

Contoh lain yang diberikan adalah pengajuan sebesar Rp56 juta. Nominal tersebut dapat dimasukkan secara manual pada bagian kredit untuk mengetahui hasil perhitungan.

Dalam paparan tersebut, bagian nominal kredit ditandai sebagai kolom yang dapat diubah. Namun, rumus pada tabel yang ditampilkan di layar tidak seluruhnya dikunci.

Pembuat video menjelaskan bahwa rumus yang digunakan terdapat pada file Excel atau tabel yang dibagikan melalui tautan di kolom komentar. Karena itu, pengguna disarankan menggunakan file tersebut apabila ingin melakukan perhitungan sendiri.

Baca Juga: 6 Zodiak Paling Hoki September 2026, Pisces hingga Aries Disebut Banjir Keberuntungan

Hitung kemampuan bayar sebelum mengajukan

Tabel angsuran bukan hanya digunakan untuk mengetahui jumlah cicilan. Dalam penjelasan tersebut, tabel juga dapat membantu calon peminjam memperkirakan kemampuan membayar sebelum menentukan nominal pengajuan.

Dengan memasukkan nominal kredit yang diinginkan dan memilih tenor, calon debitur dapat melihat perkiraan angsuran. Cara tersebut memungkinkan pengguna membandingkan beberapa pilihan plafon sebelum menentukan jumlah pinjaman.

Contohnya, calon peminjam dapat membandingkan pengajuan Rp8 juta, Rp10 juta, atau Rp15 juta dengan jangka waktu yang sama. Nominal dan tenor kemudian dapat disesuaikan kembali berdasarkan kemampuan pembayaran.

Baca Juga: Daftar KUR BNI 2026 Lewat HP, Begini Cara Ajukan Online dan Tips Agar Disetujui

Perhitungan melalui tabel juga dapat dilakukan untuk nominal yang tidak tercantum dalam pilihan awal. Pengguna cukup mengganti angka pada kolom kredit sesuai kebutuhan.

Dengan demikian, tabel angsuran KUR BRI 2026 yang dibahas dalam video dapat digunakan sebagai alat simulasi sederhana. Calon peminjam dapat mengubah plafon dan jangka waktu untuk memperkirakan cicilan sebelum mengajukan pinjaman.

Editor : Muhammad Tafrihatu Zaidan Al Akhbari
Sumber : Republic's Java
angsuran KUR Pinjaman BRI KUR BRI Tabel angsuran KUR BRI 2026 KUR BRI 2026