JAKARTA - Saham Antam menunjukkan hasil investasi paling tinggi dalam simulasi 10 tahun dibandingkan emas Antam dan tabungan bank. Dari modal awal Rp100 juta pada Juli 2016, nilai investasi saham Antam dalam simulasi tersebut mencapai sekitar Rp499,5 juta pada Juli 2026 setelah memperhitungkan kenaikan harga saham, dividen, pajak, dan biaya.
Perbandingan itu dibuat dengan membagi uang Rp300 juta menjadi tiga bagian sama besar. Masing-masing Rp100 juta ditempatkan di tabungan bank, dibelikan emas Antam fisik, dan digunakan untuk membeli saham Antam.
Simulasi tersebut menggambarkan bagaimana nilai ketiga instrumen berubah selama satu dekade. Hasilnya cukup berbeda, terutama karena karakter masing-masing aset.
Baca Juga: Emas Antam vs UBS, Mana Lebih Untung? Selisih Harga Jadi Pertimbangan
Tabungan Bank Tertinggal
Skenario pertama adalah menempatkan Rp100 juta di tabungan bank pada 2016. Dalam simulasi digunakan asumsi bunga tabungan sebesar 0,5 persen per tahun.
Bunga tersebut kemudian dikenakan pajak 20 persen. Setelah memperhitungkan pajak dan biaya administrasi bulanan, tambahan bersih saldo disebut hanya sekitar Rp220.000 per tahun.
Setelah 10 tahun, saldo Rp100 juta tersebut menjadi sekitar Rp102,2 juta. Secara nominal memang bertambah, tetapi pertumbuhan tersebut dinilai tidak mampu menjaga daya beli uang dalam jangka panjang.
Baca Juga: Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp30.000, Jadi Momen Beli atau Tunggu?
Gambaran sederhananya terlihat dari harga mobil. Uang Rp100 juta pada 2016 masih digambarkan cukup untuk membeli mobil baru secara tunai. Namun, dengan uang sekitar Rp102,2 juta pada 2026, pilihan mobil baru dengan harga tersebut sudah tidak tersedia dalam simulasi.
Skenario kedua adalah emas Antam fisik. Pada Juli 2016, harga emas Antam disebut berada di kisaran Rp600.000 per gram. Namun, pembelian dalam pecahan lebih besar membuat harga per gram menjadi lebih rendah.
Dalam simulasi, Rp100 juta digunakan membeli total 175 gram emas melalui kombinasi pecahan 100 gram, 50 gram, dan 25 gram. Total pembelian disebut Rp98.325.000, sehingga masih terdapat sisa uang sekitar Rp1,7 juta.
Baca Juga: Harga Emas Antam Naik Rp15.000 Jadi Rp2,625 Juta, Buyback Ikut Menguat
Pada Juli 2026, harga buyback resmi emas Antam disebut berada di kisaran Rp2,4 juta per gram. Jika 175 gram tersebut dijual, nilainya mencapai sekitar Rp425 juta sebelum potongan.
Penjualan emas ke Antam dengan nilai di atas Rp10 juta disebut terkena PPh 22 sebesar 1,5 persen. Setelah potongan tersebut dan ditambah sisa uang dari pembelian awal, nilai bersih dalam simulasi mencapai sekitar Rp420,4 juta.
Hasil itu membuat emas fisik tumbuh lebih dari empat kali lipat dari modal awal Rp100 juta. Namun, simulasi juga mengingatkan adanya selisih antara harga beli dan harga buyback. Karena itu, emas dinilai lebih cocok untuk kepemilikan jangka panjang daripada transaksi jangka pendek.
Baca Juga: Harga Emas Antam Tembus Rp2,71 Juta, Ini Faktor yang Bikin Investor Waspada
Saham Antam Beri Hasil Tertinggi
Skenario ketiga menggunakan Rp100 juta untuk membeli saham Antam. Pada 1 Juli 2016, harga saham Antam dalam simulasi berada di Rp715 per lembar.
Dengan modal tersebut, investor dapat membeli 1.398 lot dengan nilai sekitar Rp99,9 juta, di luar biaya transaksi dan materai.
Sepuluh tahun kemudian, harga saham Antam disebut mencapai Rp2.940 per lembar. Berdasarkan kenaikan harga tersebut, nilai kepemilikan saham menjadi sekitar Rp411 juta.
Baca Juga: Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp30.000, Jadi Momen Beli atau Tunggu?
Keunggulan saham Antam dalam simulasi tidak hanya berasal dari kenaikan harga. Investor juga memperoleh dividen karena memiliki bagian dari perusahaan.
Antam disebut tidak membagikan dividen pada 2016 dan 2017. Setelah itu, perusahaan kembali rutin membagikan dividen. Dalam simulasi, total dividen selama 10 tahun mencapai sekitar Rp89 juta, dengan penyesuaian pajak menghasilkan dividen bersih sekitar Rp89,5 juta.
Jika seluruh saham dijual pada Juli 2026, setelah memperhitungkan biaya dan potongan, nilai bersih kepemilikan disebut sekitar Rp409,9 juta. Ketika digabungkan dengan dividen, total kekayaan dari investasi saham Antam mencapai sekitar Rp499,525 juta.
Baca Juga: Harga Emas Hari Ini 12 Agustus 2026 Turun, Antam Rp2,68 Juta, Cek Galeri 24 dan UBS
Perbandingan tersebut menunjukkan bahwa saham Antam memberikan hasil tertinggi dalam simulasi tersebut. Namun, hasil investasi saham juga disertai tantangan psikologis karena harga saham dapat bergerak naik turun dalam jangka panjang.
Kesimpulannya, pilihan investasi tetap bergantung pada tujuan. Emas lebih diarahkan untuk menjaga nilai kekayaan dalam jangka panjang dan memiliki bentuk fisik. Sementara saham Antam menawarkan peluang pertumbuhan aset yang lebih besar dalam simulasi, dengan syarat investor mampu menahannya dalam jangka panjang.
Editor : Muhammad Tafrihatu Zaidan Al AkhbariSumber : Saham dari Nol