Bansos September 2026: BLT Rp900.000 hingga Beras 30 Kg Dilaporkan Cair

Agnes Adelia Hernanda • Dipublikasikan Rabu, 16 September 2026 | 20:00 WIB
Bansos September 2026 dilaporkan cair bertahap, mulai PKH, BPNT, PIP, BLT Dana Desa Rp900.000 hingga bantuan beras 30 kg.
Bansos September 2026 dilaporkan cair bertahap, mulai PKH, BPNT, PIP, BLT Dana Desa Rp900.000 hingga bantuan beras 30 kg.

 

JAKARTA - Penyaluran bansos September 2026 dilaporkan berlangsung bertahap di sejumlah daerah. Dalam video kanal Era Baru Bansos, terdapat lima bantuan yang disebut mulai dicairkan, mulai dari Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), Program Indonesia Pintar (PIP), BLT Dana Desa hingga bantuan pangan beras.
Informasi tersebut disampaikan berdasarkan bukti transaksi, penarikan tunai dan laporan dari sejumlah keluarga penerima manfaat (KPM) yang dikumpulkan oleh kanal tersebut. Besaran bantuan yang diterima disebut berbeda-beda, bergantung pada jenis program dan komponen penerima.
Salah satu pencairan yang disoroti adalah PKH tahap 3 termin 2 melalui kartu KKS Merah Putih. Dalam video disebutkan terdapat bukti transaksi dari agen perbankan dengan nominal penarikan mulai Rp225.000 hingga Rp600.000.

Baca Juga: Plt Bupati Ahmad Baharudin Dorong Produktivitas Padi di Tulungagung, 34 Hektare Masuk Panen Raya


Besaran tersebut disebut menyesuaikan komponen yang dimiliki masing-masing KPM. Di antaranya komponen anak sekolah, lansia, disabilitas maupun kombinasi beberapa komponen.
Pencairan juga disebut menyasar KPM yang masuk dalam proses validasi by system serta penerima pada termin susulan setelah data kependudukannya dinyatakan sesuai. Dalam video dicontohkan KPM yang sebelumnya hanya menerima BPNT kemudian mendapatkan PKH setelah terdapat perubahan kondisi atau komponen dalam keluarga.
BPNT hingga PIP Ikut Dilaporkan Cair
Bantuan berikutnya yang disebut cair adalah BPNT termin kedua. Berdasarkan bukti transaksi yang ditampilkan dalam video, terdapat penerima yang berhasil menarik dana Rp600.000 untuk alokasi tiga bulan sekaligus.

Baca Juga: BI Rate Naik 25 Bps Jadi 5,75 Persen, Ini Langkah Bank Indonesia


Video tersebut juga menyoroti perubahan status sejumlah penerima bantuan. Ada KPM yang sebelumnya tidak lagi menerima bansos karena perubahan desil, bahkan disebut sempat tidak mendapatkan pencairan selama lebih dari satu tahun. Namun, setelah dilakukan pengecekan kembali, status penerima disebut berubah dan bantuan kembali dapat dicairkan.
Kanal tersebut mengingatkan bahwa data penerima bansos bersifat dinamis. Perubahan dapat berkaitan dengan pemutakhiran data keluarga, perubahan kondisi sosial ekonomi, perubahan jenjang pendidikan anak, perbaikan data maupun proses sinkronisasi sistem.
Selain PKH dan BPNT, bantuan pendidikan PIP juga dilaporkan mulai dicairkan untuk termin kedua. Dalam video terdapat bukti penarikan Rp750.000 bagi siswa jenjang SMP di Jawa Tengah. Sementara itu, pencairan Rp1.800.000 disebut diterima siswa jenjang SMA, SMK dan sederajat.

Baca Juga: BI Rate Naik 50 Bps Jadi 5,25 Persen, Ini Alasan Bank Indonesia


Bantuan PIP tersebut disebut dapat digunakan untuk membantu kebutuhan perlengkapan sekolah dan biaya pendidikan siswa.
BLT Dana Desa dan Bantuan Beras
Bantuan lain yang menjadi sorotan adalah BLT Dana Desa tahun anggaran 2026. Di Desa Trosno, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, video menyebut pemerintah desa menyalurkan BLT kepada KPM miskin ekstrem.
Penyaluran tersebut disebut dilakukan untuk tiga bulan sekaligus dengan total Rp900.000 per KPM. Bantuan ini ditujukan kepada warga desa yang disebut tidak tercover PKH maupun BPNT.

Baca Juga: Bank Indonesia Bukan Bank Umum, Ini Alasan Tak Bisa untuk Menabung


Sementara itu, bantuan non tunai berupa pangan beras juga dilaporkan diterima sejumlah KPM. Dalam video disebut penerima memperoleh tiga karung beras medium berukuran 10 kilogram, sehingga total bantuan mencapai 30 kilogram.
Bantuan beras tersebut disebut tetap diberikan kepada warga pada desil 1 sampai desil 4, termasuk penerima yang statusnya tidak lagi mendapatkan PKH atau BPNT.
Di tengah informasi pencairan tersebut, video juga menyinggung pergantian Menteri Keuangan dan berharap kebijakan pemerintah terkait pengelolaan bantuan sosial dapat terus mendukung kesejahteraan masyarakat. Pemerintah memang mencatat pergantian Menteri Keuangan pada September 2026, dengan Suahasil Nazara dilantik menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa.

Baca Juga: Program Transformasi Kewirausahaan UMKM Diluncurkan BI, Ada Pendidikan hingga Akses Modal

 

Namun, perubahan posisi tersebut dalam video belum disertai penjelasan mengenai dampak langsung terhadap jadwal atau besaran pencairan bansos. Karena itu, informasi pencairan tetap perlu disesuaikan dengan status kepesertaan dan jadwal penyaluran masing-masing penerima.

Baca Juga: Rupiah Disebut Undervalue, BI Siapkan 7 Langkah untuk Menjaga Stabilitas Nilai Tukar

Course: YouTube @erabarubansos

Editor : Agnes Adelia Hernanda
#Bansos September 2026 #PKH #PIP #PLT Dana Desa #BPNT