BPNT Susulan Tahap 3 Cair Rp1,2 Juta, KPM Diminta Cek Saldo

Syarifatul Insaniyah • Dipublikasikan Kamis, 17 September 2026 | 18:48 WIB
BPNT susulan tahap 3 disebut mulai cair dengan saldo Rp1,2 juta. KPM yang belum menerima diminta mengecek kembali status pencairan.(PINTEREST)
BPNT susulan tahap 3 disebut mulai cair dengan saldo Rp1,2 juta. KPM yang belum menerima diminta mengecek kembali status pencairan.(PINTEREST)

TULUNGAGUNG- Bantuan sosial BPNT susulan tahap 3 disebut mulai cair pada Selasa, 15 September 2026. Dalam pengecekan yang dilakukan pada pukul 09.42, saldo yang muncul untuk penerima mencapai Rp1.200.000.

Informasi tersebut disampaikan dalam video yang membahas pencairan bantuan bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Pengecekan dilakukan untuk memastikan apakah saldo bantuan susulan tahap 3 sudah masuk ke rekening penerima.

Dalam video tersebut, pengecekan saldo dilakukan secara langsung. Hasilnya menunjukkan adanya saldo sebesar Rp1.200.000.

“Alhamdulillah Bapak Ibu KPM ya, ada saldonya Rp1.200.000,” ujar narator dalam video.

Narator kemudian menyampaikan ucapan kepada KPM yang bantuan susulannya telah cair. Sementara itu, penerima yang belum mendapatkan saldo diminta untuk tetap bersabar dan melakukan pengecekan kembali.

Pengecekan ulang menjadi salah satu hal yang ditekankan dalam informasi tersebut. Sebab, terdapat penerima yang sebelumnya belum mendapati saldo, tetapi saat dilakukan pengecekan kembali pada 15 September 2026, saldo Rp1.200.000 sudah terlihat.

Baca Juga: PKH BPNT Tahap 3 Kembali Cair, Saldo KKS Disebut Masuk Rp975 Ribu hingga Rp600 Ribu

Bagi KPM yang belum mengetahui status pencairannya, narator mengimbau agar melakukan pengecekan kembali. Langkah tersebut dilakukan untuk mengetahui apakah bantuan sudah masuk atau belum.

Dalam video juga disebutkan adanya kondisi tertentu yang perlu diperhatikan oleh penerima. Narator menyampaikan bahwa bagi penerima yang terdeteksi memiliki “jadol”, status tersebut perlu ditutup terlebih dahulu agar proses pencairan dapat kembali dilakukan.

Namun, video tidak menjelaskan secara rinci mengenai istilah “jadol” maupun mekanisme penutupannya. Karena itu, penerima perlu memperhatikan informasi resmi terkait prosedur pencairan sebelum melakukan tindakan apa pun.

Narator juga memberikan contoh penerima yang sebelumnya belum menerima bantuan, tetapi kemudian mendapati saldo setelah dilakukan pengecekan ulang.

“Yang belum cair kemarin ya ini barusan dicek sudah ada saldonya Rp1.200,” kata narator.

Baca Juga: PKH BPNT Tahap 3 Kembali Cair, Saldo KKS Disebut Masuk Rp975 Ribu hingga Rp600 Ribu

Selain menyebut pencairan BPNT susulan tahap 3, narator dalam video juga menyebut bantuan tersebut berkaitan dengan penerima PKH lansia.

“Ini untuk PKH Lansia, Pak. Nggih. PKH Lansia ya,” ujar narator dalam percakapan tersebut.

Video tidak memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai rincian penerima, wilayah pencairan, maupun jadwal pencairan untuk seluruh KPM. Informasi yang disampaikan hanya berfokus pada hasil pengecekan saldo dan imbauan agar penerima melakukan pengecekan kembali.

Dengan adanya saldo yang telah muncul pada sebagian penerima, KPM yang belum mendapati pencairan dapat kembali memeriksa status bantuannya. Pengecekan tersebut penting untuk memastikan apakah saldo bantuan sudah masuk atau masih menunggu proses pencairan.

Informasi dalam video juga menunjukkan bahwa pencairan tidak muncul pada waktu yang sama bagi seluruh penerima. Karena itu, KPM yang belum menerima saldo pada saat pengecekan pertama diminta untuk tetap bersabar dan melakukan pengecekan secara berkala.

Pada akhir video, narator kembali menyampaikan harapan agar informasi mengenai pengecekan BPNT susulan tahap 3 tersebut dapat memberikan manfaat bagi KPM.

Editor : Syarifatul Insaniyah
Sumber : Diolah dari berbagai sumber
BPNT susulan tahap 3 PKH lansia kpm bansos bpnt