BPNT Susulan Tahap 3 Cair Rp600 Ribu, KKS BRI dan BNI Mulai Terisi

Syarifatul Insaniyah • Dipublikasikan Kamis, 17 September 2026 | 18:54 WIB
BPNT susulan tahap 3 dilaporkan cair Rp600 ribu pada KKS BRI dan BNI. KPM yang belum menerima diminta kembali mengecek saldo.(PINTEREST)
BPNT susulan tahap 3 dilaporkan cair Rp600 ribu pada KKS BRI dan BNI. KPM yang belum menerima diminta kembali mengecek saldo.(PINTEREST)

TULUNGAGUNG - BPNT susulan tahap 3 tahun 2026 dilaporkan mulai cair kepada sejumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) pada 13-14 September 2026. Berdasarkan sejumlah bukti transaksi yang dibahas dalam video, saldo bantuan yang masuk antara lain Rp600.000 pada KKS Bank BRI dan BNI.

Informasi pencairan tersebut disampaikan melalui video yang mengumpulkan sejumlah kabar dari penerima bantuan. Salah satu laporan menunjukkan BPNT atau sembako susulan tahap 3 untuk KKS BRI lama terbitan 2019 telah bisa ditarik tunai.

Dalam bukti transaksi yang ditampilkan, penarikan dilakukan pada 14 September 2026 sekitar pukul 10.30. Nominal yang ditarik mencapai Rp600.000. Namun, informasi tersebut tidak menyebutkan daerah tempat pencairan dilakukan.

Video juga membahas pencairan bantuan untuk KKS lama dari sejumlah bank. Salah satunya KKS Bank BNI yang diterbitkan pada 2017. Pada 14 September 2026, terdapat laporan saldo masuk sebesar Rp600.000.

Selain itu, KKS Bank BNI terbitan 2021 juga disebut mendapatkan saldo dengan nominal yang sama. Bukti yang dibahas dalam video menunjukkan adanya saldo Rp600.000 pada 14 September 2026.

Baca Juga: Bansos PKH BPNT Tahap 3 2026 Mulai Cair, Ada KPM Terima Rp975 Ribu

Selain BPNT susulan tahap 3, video tersebut juga memuat laporan pencairan PKH validasi. Bantuan ini disebut masuk pada KKS keluaran 2021.

Penerima yang sebelumnya mendapatkan BPNT saja disebut kemudian memperoleh PKH karena memiliki komponen yang termasuk dalam program tersebut. Dalam video disebutkan beberapa komponen, di antaranya anak sekolah jenjang SD, SMP, SMA, serta balita.

Salah satu bukti yang dibahas disebut berkaitan dengan komponen anak sekolah SD. Nominal yang disebutkan sebesar Rp225.000. Namun, jumlah yang ditarik penerima adalah Rp215.000 karena terdapat pemotongan saldo.

Pencairan tersebut disebut terjadi pada 14 September 2026 sekitar pukul 11.00.

Laporan lain menunjukkan saldo Rp600.000 masuk ke KKS Bank BNI lama pada 14 September 2026. Video juga menyebut ada KKS lama terbitan 2021 yang mendapatkan pencairan pada tanggal yang sama.

Meski demikian, pencairan belum disebut terjadi secara merata. Dalam salah satu laporan, terdapat perbandingan antara KKS yang sudah menerima saldo dan KKS yang belum menerima bantuan. Keduanya disebut sama-sama berstatus exclude dan diterbitkan pada 2021.

Baca Juga: Penyaluran Bansos September 2026: PIP, YAPI, PKH-BPNT hingga Beras

Melihat adanya sejumlah laporan pencairan, narator meminta KPM yang sebelumnya belum menerima BPNT untuk kembali mengecek saldo.

“Jadi untuk yang kemarin BPNT-nya belum cair coba dicek ya, Teman-teman,” ujar narator.

Narator menyebut terdapat beberapa KPM yang sudah menerima pencairan. Karena itu, penerima yang sebelumnya belum mendapatkan saldo disarankan melakukan pengecekan kembali.

Laporan lain yang dibahas dalam video juga menunjukkan adanya pencairan sebesar Rp600.000 pada 14 September 2026. Dalam laporan tersebut, penerima disebut menggunakan KKS lama Bank BNI.

Video turut menampilkan laporan pencairan pada 13 September 2026. Disebutkan ada KKS yang sudah menerima saldo, sementara KKS lainnya belum cair meskipun sama-sama memiliki status exclude dan tahun terbit 2021.

Rangkaian laporan tersebut menjadi bukti yang dibahas dalam video mengenai pencairan bantuan pada pertengahan September 2026. Namun, tidak semua laporan mencantumkan wilayah penerima sehingga lokasi pencairan tidak dapat dipastikan dari informasi yang tersedia.

Bagi KPM yang sebelumnya belum menerima BPNT susulan tahap 3, narator kembali mengimbau untuk mengecek saldo. Pengecekan dilakukan untuk mengetahui apakah bantuan sudah masuk atau belum.

Informasi dalam video tersebut bersumber dari sejumlah laporan dan bukti transaksi yang dibagikan penerima. Karena pencairan yang ditampilkan berasal dari beberapa KKS dengan tahun terbit berbeda, status masing-masing penerima dapat berbeda.

Editor : Syarifatul Insaniyah
Sumber : Diolah dari berbagai sumber
KKS BRI BPNT susulan tahap 3 PKH validasi bpnt 2026 KKS BNI