TULUNGAGUNG - Gaji pensiunan PNS Oktober 2026 kembali menjadi perhatian menjelang masuknya periode pembayaran manfaat pensiun. Selain memastikan rekening pembayaran, penerima pensiun perlu memperhatikan autentikasi agar manfaat diterima pihak yang berhak.
Untuk gaji pensiunan PNS Oktober 2026, salah satu hal yang perlu diperiksa sejak sekarang adalah status enrollment atau perekaman data biometrik. Proses ini menjadi dasar bagi peserta yang ingin menggunakan autentikasi digital melalui aplikasi Andal by Taspen.
Peserta yang sudah melakukan enrollment dapat memanfaatkan layanan autentikasi melalui ponsel. Sementara itu, peserta yang mengalami kendala layanan digital tetap memiliki opsi autentikasi secara langsung melalui mitra bayar sesuai ketentuan.
TASPEN menjelaskan enrollment sebagai proses perekaman data biometrik yang meliputi suara, wajah, dan sidik jari. Data tersebut kemudian digunakan untuk mendukung autentikasi melalui aplikasi Andal by Taspen. Enrollment bisa dilakukan secara daring melalui aplikasi maupun secara luring di kantor cabang TASPEN dan mitra bayar yang ditunjuk.
TASPEN juga menyebut proses enrollment pada aplikasi dapat dilakukan dengan memindai KTP, memasukkan data diri, kemudian mengikuti petunjuk swafoto. Dalam informasi resminya, proses pendaftaran enrollment melalui aplikasi disebut membutuhkan waktu kurang dari lima menit.
Karena itu, pensiunan yang belum melakukan enrollment belum dapat memanfaatkan autentikasi digital melalui Andal. Perekaman biometrik perlu dilakukan terlebih dahulu agar sistem memiliki data yang dapat digunakan untuk proses verifikasi.
Baca Juga: Bebas Antre! Ini Cara Otentikasi Aplikasi Taspen Agar Kenaikan Gaji Pensiunan Cair Tepat Waktu
Setelah data biometrik tersedia, autentikasi dapat dilakukan secara mandiri melalui aplikasi Andal by Taspen. TASPEN menyediakan aplikasi tersebut melalui Play Store dan App Store.
Peserta perlu membuka menu autentikasi dan mengikuti proses verifikasi yang tersedia pada aplikasi. Pada layanan terbaru, TASPEN menjelaskan autentikasi dapat dilakukan dengan swafoto atau selfie menggunakan ponsel, sehingga peserta tidak harus selalu datang ke kantor pelayanan.
TASPEN pada 7 Mei 2026 juga mengimbau peserta melakukan autentikasi secara rutin pada awal bulan, sebelum tanggal 15. Langkah tersebut disebut penting untuk menjaga validitas data dan membantu kelancaran penyaluran manfaat pensiun.
Autentikasi bukan sekadar prosedur administratif. TASPEN menjelaskan proses tersebut digunakan untuk memastikan dana pensiun bulanan diterima peserta yang masih berhak. Frekuensi autentikasi juga dapat berbeda berdasarkan kategori penerima, yakni satu, dua, atau tiga bulan sekali sesuai ketentuan masing-masing.
TASPEN menyatakan pembayaran manfaat pensiun dapat dihentikan sementara apabila peserta tidak melakukan autentikasi selama tiga bulan berturut-turut. Pembayaran dapat dilanjutkan setelah proses verifikasi dilakukan kembali.
Bagi penerima yang kesulitan menggunakan aplikasi, autentikasi manual tetap tersedia. Peserta dapat mendatangi mitra bayar secara langsung. TASPEN juga menyediakan mekanisme perlakuan khusus bagi penerima pensiun yang memiliki kendala atau keterbatasan sehingga tidak dapat melakukan autentikasi mandiri.
Baca Juga: Waspada Penipuan Pencairan Rapel Kenaikan Gaji Pensiunan: Taspen Tegaskan Tak Ada Biaya Admin dan OT
Selain autentikasi, keluarga penerima manfaat perlu memastikan data tetap sesuai kondisi sebenarnya. Apabila penerima pensiun meninggal dunia atau anak tertunjang sudah tidak memenuhi syarat, perubahan tersebut perlu dilaporkan.
TASPEN sebelumnya menegaskan bahwa keterlambatan pelaporan dapat menimbulkan kelebihan pembayaran yang kemudian ditagihkan kembali kepada pihak terkait.
Menjelang periode pembayaran Oktober 2026, pensiunan karena itu sebaiknya tidak hanya menunggu dana masuk rekening. Periksa status enrollment, lakukan autentikasi sesuai jadwal, dan pastikan data kepesertaan tetap benar.
Informasi TASPEN yang terbit pada 2026 juga menegaskan autentikasi digital ditujukan untuk memudahkan peserta menerima manfaat secara aman dan tepat sasaran. Untuk informasi jadwal serta ketentuan teknis terbaru, peserta dianjurkan mengikuti kanal resmi TASPEN dan tidak mudah mempercayai informasi dari sumber yang tidak jelas.
Editor : Syarifatul InsaniyahSumber : Diolah dari berbagai sumber