Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Drama Malaysia Ini Ungkap Realita Konflik Agama dan Adat, Berikut Fakta dari Series Bidaah!

Yessica Ajeng Paramitha • Kamis, 10 April 2025 | 01:16 WIB
Series Bidaah Menggemparkan! Drama Malaysia Ini Ungkap Realita Konflik Agama dan Adat
Series Bidaah Menggemparkan! Drama Malaysia Ini Ungkap Realita Konflik Agama dan Adat

Radar Tulungagung - Fenomena Series Bidaah asal Malaysia kini tengah menjadi perbincangan hangat di kalangan penonton Indonesia.

Tayang secara eksklusif di platform streaming Viu, series ini berhasil menyita perhatian publik karena keberaniannya mengangkat isu sensitif terkait agama, adat, dan konflik sosial dalam kehidupan masyarakat Melayu — tema yang jarang diangkat secara terbuka dalam dunia hiburan.

Popularitas Bidaah di Indonesia semakin mencuat berkat kekuatan ceritanya yang sangat relevan dengan realitas masyarakat Asia Tenggara, termasuk Indonesia, di mana persoalan agama dan tradisi sering kali menjadi sumber konflik sosial.

Series Bidaah merupakan karya produksi Rumah Karya Citra dari Malaysia. Serial ini disutradarai oleh Mohd Fazli Yahya atau Pali Yahya, dengan naskah ditulis oleh Eirma Fatima — penulis skenario yang dikenal berani mengangkat isu sosial dan keagamaan.

Serial ini mulai tayang di Viu pada 6 Maret 2025 dan langsung menarik perhatian penonton dari berbagai negara.

Bidaah menceritakan tentang sebuah kampung tradisional yang hidup dalam budaya dan amalan agama yang sudah turun-temurun. Namun, kedatangan seorang tokoh agama baru bernama Hambali (diperankan oleh Fattah Amin) mengguncang ketenangan kampung tersebut.

Hambali datang dengan ajaran agama yang lebih konservatif dan keras, menentang berbagai tradisi yang selama ini dijalankan karena dianggap sebagai bidaah atau praktik menyimpang dari ajaran agama.

Konflik memuncak ketika Walid Muhammad (Faizal Hussein), pemimpin spiritual kampung yang memegang teguh tradisi, harus berhadapan langsung dengan Hambali.

Drama ini tidak hanya menyajikan benturan antara keyakinan lama dan paham baru, tetapi juga memperlihatkan bagaimana perpecahan dalam masyarakat bisa terjadi karena perbedaan tafsir agama.

Cerita ini sarat dengan konflik keluarga, intrik sosial, pertentangan generasi, serta dilema moral dan spiritual yang menguji para karakter utamanya.

 

Ada beberapa faktor utama yang membuat Series Bidaah begitu cepat viral di Indonesia:

1. Isu Sosial yang Relatable

Konflik antara adat, agama, dan modernitas sangat dekat dengan realitas masyarakat Indonesia.

2. Cuplikan Viral di Media Sosial

Banyak potongan adegan emosional dan perdebatan sengit antar karakter yang beredar di TikTok dan media sosial lainnya.

3. Kualitas Produksi

Visual yang kuat, penyutradaraan yang apik, serta jalan cerita yang menggugah emosi membuat penonton betah mengikuti tiap episodenya.

Selain menghadirkan drama yang intens, Bidaah juga menjadi refleksi sosial tentang pentingnya toleransi, keterbukaan pikiran, dan menghargai perbedaan dalam kehidupan bermasyarakat.

Serial ini mengingatkan penonton bahwa agama dan tradisi bukanlah sesuatu yang hitam-putih, tetapi memiliki ruang untuk diskusi, pemahaman, dan saling menghargai.

Fenomena viralnya Series Bidaah dari Malaysia di Indonesia membuktikan bahwa kekuatan sebuah karya seni terletak pada kemampuannya menyuarakan realita sosial. Serial ini bukan hanya sekadar tontonan, melainkan ruang refleksi bagi penontonnya.

Dengan tema yang berani, deretan aktor berkualitas, dan cerita yang menyentuh isu-isu sensitif secara bijak, Bidaah menjadi salah satu serial yang layak diapresiasi dan diperbincangkan lebih jauh di tengah masyarakat Indonesia.

Editor : Matlaul Ngainul Aziz
#Bidaah #viu #bidaah full episode #Film Bidaah #Faizal Hussein