Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

"Tumbal Proyek", Rilisan Baru Sukatani Kritik atas Pembangunan Mengesampingkan Kemanusiaan

Yoga Dany Damara • Selasa, 29 April 2025 | 23:51 WIB
foto: Spotify Sukatani
foto: Spotify Sukatani

 Radar Tulungagung - Band punk new wave asal Purbalingga, Sukatani, kembali menggebrak dengan merilis single terbaru berjudul “Tumbal Proyek” pada 20 April 2025.

 

Lagu ini diluncurkan melalui label Avant Gardent Records dan 

 

"Tumbal Proyek" terinspirasi dari kisah-kisah urban yang berkembang di masyarakat mengenai praktik mistis dalam proyek pembangunan, seperti jembatan, gedung, atau pabrik, yang konon membutuhkan tumbal manusia agar konstruksinya kokoh dan tidak “makan korban”.

 

Mitos ini masih hidup di beberapa daerah, termasuk desa tempat vokalis Twister Angel dibesarkan. Ia menceritakan bahwa anak-anak di desanya kerap dilarang keluar rumah saat ada pembangunan besar karena ditakutkan akan dijadikan tumbal.

 

Dengan durasi 3 menit 57 detik, lagu ini dikemas dengan warna musik khas Sukatani yang menggabungkan semangat punk dan nuansa new wave, diiringi lirik yang tajam serta penuh sindiran sosial.

 

Proses produksi dilakukan secara mandiri oleh para personel band, dengan bantuan Cipoy untuk urusan mixing dan mastering. Sementara itu, artwork dari single ini digarap oleh seniman jalanan Gindring Waste, yang terkenal lewat ilustrasi berbau horor dan kritik sosial.

 

Perilisan lagu ini juga menjadi simbol perlawanan atas tekanan yang sebelumnya dialami Sukatani. Lagu mereka sebelumnya, “Bayar, Bayar, Bayar”, sempat diblokir dari berbagai platform digital karena dianggap menyinggung institusi tertentu.

 

Namun begitu, Sukatani tetap teguh dengan misinya menyuarakan keresahan masyarakat lewat musik. Dengan “Tumbal Proyek”, mereka tak hanya mengangkat mitos urban, tetapi juga menyoroti dampak pembangunan yang kerap meminggirkan sisi kemanusiaan.

 

Single ini sudah tersedia di berbagai layanan streaming digital seperti Spotify dan bisa dinikmati juga dalam format video musik di YouTube.

Editor : Aditya Yuda Setya Putra
#Sukatani #Avant Gardent Records #sukatani tumbal proyek #lagu sukatani