Radar Tulungagung - Ang Mutya ng Section E adalah serial drama remaja asal Filipina yang sangat populer di kalangan penonton lokal maupun internasional.
Tayang perdana pada 3 Januari 2025 di platform Viva One, serial ini diangkat dari trilogi Wattpad karya penulis Eatmore2behappy (Lara Flores), yang telah dibaca lebih dari 348 juta kali.
Sinopsis Singkat
Cerita berfokus pada Jasper Jean Fernandez Mariano atau biasa dipanggil Jay-Jay, seorang siswi pindahan yang ditempatkan di Section E, kelas anak-anak berandalan di Higher Value International School.
Di kelas itu, ia bertemu dengan Keifer Watson, si ketua kelas dan Yuri Hanamitchi sahabat setianya. Tidak ada perempuan di section E dan awalnya Jay-Jay dianggap sebagai ancaman yang harus disingkirkan, terlebih setelah tahu bahwa Jay-Jay adalah sepupu Aries, musuh Keifer dan Yuri.
Berbagai cara dilakukan Keifer dan Yuri untuk membuat Jay-Jay menyerah dan pindah dari Section E, namun perlahan satu persatu siswa di kelas menerima kehadirannya.
Daya Tarik Serial
1. Tema yang Dekat dengan Penonton
Persahabatan, cinta pertama, bullying, dan tekanan akademik adalah tema utama yang membuat cerita ini relevan dan menarik terutama bagi para remaja.
2. Aktor Muda yang Karismatik
Penampilan para bintang muda seperti Ashtine Olviga, Andres Muhlach, dan Rabin Angeles mendapat banyak pujian berkat chemistry yang kuat dan akting yang natural.
3. Soundtrack yang Viral
Lagu tema berjudul "Tibok" oleh Earl Agustin menjadi viral di media sosial, bahkan masuk daftar Top 50 trending di Spotify Global. Lirik dan iramanya yang catchy membuat lagu ini sering dijadikan backsound video TikTok oleh para fans.
4. Produksi yang Berkualitas
Meski bergenre remaja, serial ini menunjukkan kualitas produksi yang baik, mulai dari sinematografi, naskah, hingga gaya penyutradaraan yang dinamis dan modern.
"Ang Mutya ng Section E" direncanakan akan berlanjut ke season 2 yang pastinya menghadirkan konflik yang lebih tajam, romansa yang lebih dalam, dan perkembangan karakter yang lebih emosional.
Editor : Matlaul Ngainul Aziz