Radar Tulungagung - Film Pengepungan di Bukit Duri adalah Film terbaru Joko Anwar di tahun 2025. Film Pengepungan di bukit duri adalah film yang di produksi Come and See Pictures bekerja sama dengan Amazon MGM Studios.
Come and See Pictures sendiri adalah sebuah rumah produksi film yang didirikan pada tahun 2020 oleh Joko Anwar.
Sejak mendirikan Come And See Pictures, Joko Anwar telah menyutradarai sejumlah film dan serial yang mendapat perhatian luas, baik di dalam maupun luar negeri.
Film Pengepungan di Bukit Duri menjadi karya terbarunya yang saat ini masih tayang di bioskop.
Berikut karya film dan serial yang disutradari Joko Anwar di bawah naungan Come and See Pictures.
1. Pengabdi Setan 2: Communion
Sekuel dari film horor sukses Pengabdi Setan ini membawa kengerian ke level yang lebih besar.
Berbeda dengan film pertamanya yang mengambil layar di sebuah rumah, film yang dirilis pada tahun 2022 ini mengambil latar rumah susun yang tidak kalah mencekam.
Film Pengabdi Setan 2: Communion yang turut dibintangi Tara Basro ini ikuut memperluas semesta horor yang sudah dibangun Joko Anwar.
2. Siksa Kubur
Film yang dibintangi Faradina Mufti dan Reza Rahadian sebagai saudara ini dirilis tahun 2024. Film Siksa Kubur Film ini menampilkan elemen horor psikologis dengan cerita mendalam tentang rasa bersalah, keyakinan, dan teror dari alam baka.
Siksa Kubur memperlihatkan bagaimana Joko tetap mampu mengeksplorasi tema spiritual dengan gaya khasnya.
3. Nightmares and Daydreams
Serial antologi yang tayang di Netflix ini memadukan fiksi ilmiah, fantasi, dan horor dalam tujuh episode berbeda.
Dengan pendekatan sinematik dan cerita yang kuat, serial ini menunjukkan fleksibilitas Joko sebagai storyteller.
Dirilis pada 2024, Serial Nightmares and Daydreamsini mengisahkan perjalanan orang-orang biasa yang menghadapi peristiwa aneh dan tak biasa yang mengubah hidup mereka.
4. Pengepungan di Bukit Duri
Film Pengepungan di Bukit Duri menjadi karya terbaru Joko Anwar yang saat ini masih tayang di bioskop. Film Pengepungan di Bukit Duri menunjukkan langkah baru Joko dalam genre thriller politik, dengan sentuhan realisme dan kritik sosial yang tajam.
Film ini menjadi salah satu rilisan lokal yang paling dibicarakan di tahun 2025. Film yang dibintangi Morgan Oey dan Omara Esteghlal ini memperlihatkan kepada penonton Jakarta Distopia di tahun 2027.
Editor : Matlaul Ngainul Aziz