JAKARTA – Kepergian Hamdan Attamimi alias Hamdan ATT pada 1 Juli 2025 meninggalkan duka mendalam, namun karya-karyanya tetap hidup dan mengukuhkan posisinya sebagai legenda dangdut Indonesia.
Selama lebih dari lima dekade berkarier, Hamdan ATT telah menciptakan dan menyanyikan puluhan lagu yang menyentuh kalbu, menjadikannya salah satu ikon terbesar dalam genre ini.
Baca Juga: Hamdan ATT Tutup Usia, Legenda Dangdut 'Termiskin di Dunia' Berpulang di Usia 76 Tahun
Puncak karya Hamdan ATT tiba pada 1980 dengan hit fenomenal “Termiskin di Dunia”, yang melambungkan namanya dan tetap abadi sebagai anthem dangdut klasik.
Lirik sederhana penuh empati dan vokal yang emosional, menciptakan resonansi mendalam bagi pendengar lintas generasi.
Media Indonesia mencatat hingga 15 lagu populer yang tersebar di era kaset, CD, hingga streaming digital, membuktikan renyah dan relevansi karya-karyanya.
Baca Juga: Jennie BLACKPINK Resmi Rilis Album Solo Pertama Hari Ini, Gandeng Beberapa Musisi Internasional
Di platform seperti Spotify, lagu-lagu Hamdan seperti “Termiskin di Dunia,” “Harta dan Cinta,” dan “Bekas Pacar” masih sering diputar.
Sementara Apple Music bahkan merilis single baru “Bekas Pacar” pada 27 Mei 2025, menandai eksistensi terus menerus dari karyanya.
Hamdan ATT tidak hanya dikenal sebagai penyanyi, tetapi juga mentor dan figur yang konsisten menjaga nilai-nilai dangdut tradisional.
Ia menerima Lifetime Achievement Award di Indonesian Dangdut Awards 2021 sebagai penghargaan atas dedikasinya.
Meski raganya telah tiada, warisan musik Hamdan ATT dengan lirik penuh makna tentang cinta, kehilangan, dan perjuangan hidup akan terus hidup dalam ingatan penikmat dangdut.
Baca Juga: Natasha Oktafidita, Penyanyi Cilik Asal Tulungagung yang Bersinar di Panggung Artis
Lagu-lagu lawasnya tak hanya dikenang, tapi juga dijadikan inspirasi untuk generasi baru, sebuah bukti bahwa Hamdan ATT telah meninggalkan jejak abadi dalam musik Indonesia. (*)
Editor : Didin Cahya Firmansyah