RADAR TULUNGAGUNG - Dunia hiburan Tanah Air kembali berduka. Komedian dan presenter Mpok Alpa meninggal dunia pada Jumat, 15 Agustus 2025.
Kabar duka ini mengejutkan publik, terutama karena penyebab kematian Mpok Alpa adalah kanker yang selama ini ia rahasiakan dari publik.
Baca Juga: Natasha Oktafidita, Penyanyi Cilik Asal Tulungagung yang Bersinar di Panggung Artis
Mpok Alpa, yang memiliki nama asli Nina Carolina, mengembuskan napas terakhir pada pukul 08.31 WIB di sebuah rumah sakit di Jakarta.
Presenter sekaligus sahabatnya, Irfan Hakim, sempat menyebut bahwa waktu kepergian Mpok Alpa adalah pukul 08.15 WIB.
Perbedaan waktu ini tidak mengurangi rasa kehilangan mendalam yang dirasakan keluarga, rekan artis, dan para penggemar.
Baca Juga: Berjuang Melawan Kanker, Aktris Korea Kang Seo ha Tutup Usia di 31 Tahun
Penyebab kematian Mpok Alpa yang disebabkan oleh kanker terungkap setelah sahabat-sahabat dekatnya memberikan keterangan.
Menurut pengakuan Raffi Ahmad, Mpok Alpa sudah berjuang melawan penyakit mematikan ini selama beberapa bulan, bahkan disebut sudah tiga tahun.
Dia memilih untuk menyembunyikan kondisinya agar tidak merepotkan orang lain dan tetap bisa menghibur masyarakat di layar kaca.
Baca Juga: Festival Woodstock 1969, Konser Musik Terbesar yang Menorehkan Sejarah
Perjuangan Melawan Penyakit dalam Diam
Meski kondisinya terus menurun, Mpok Alpa tetap menunjukkan profesionalisme tinggi. Ia tidak pernah ingin terlihat sakit di depan kamera.
Irfan Hakim menceritakan bahwa Mpok Alpa hanya menunjukkan rasa sakitnya di balik kamera, namun selalu berusaha tampil segar dan penuh energi saat syuting.
Sejak hamil anak kembarnya, Mpok Alpa diketahui bolak-balik ke Malaysia untuk menjalani pengobatan.
Namun, hanya sedikit orang yang mengetahui hal tersebut karena ia merahasiakannya rapat-rapat.
Bahkan pada Kamis malam, 14 Agustus 2025, suaminya, Ajie Darmaji, baru mengabarkan kepada Raffi Ahmad bahwa kondisi Mpok Alpa semakin kritis dan sudah masuk ruang ICU dengan bantuan alat pernapasan.
Saat dijenguk oleh Raffi Ahmad dan Irfan Hakim di rumah sakit, Mpok Alpa sempat tidak sadarkan diri.
Namun, ia membuka mata sejenak ketika mendengar suara kedua sahabatnya. Momen tersebut menjadi pertemuan terakhir yang sangat membekas di hati mereka.
Editor : Dharaka R. Perdana