RADAR TULUNGAGUNG- Dunia perfilman Indonesia siap mencatat sejarah baru lewat peluncuran film animasi epik berjudul Panji Tengkorak.
Mengangkat kisah dari komik silat legendaris karya Hans Jaladara tahun 1968, film Panji Tengkorak menggabungkan elemen budaya, tragedi, dan aksi petualangan dalam balutan animasi dua dimensi yang memukau.
Tayang serentak di bioskop mulai 28 Agustus 2025, film Panji Tengkorak sudah mencuri perhatian sejak trailer-nya dirilis.
Diproduksi oleh Falcon Pictures, proyek film Panji Tengkorak digarap oleh lebih dari 250 kreator profesional tanah air selama tiga tahun penuh.
Baca Juga: Film Penjeberangan (1963): Kisah Meriam Banteng Blorok di Layar Perak, Tak Melulu Heroisme
Format animasi 2D dipilih agar gerakan silat terasa lebih ekspresif, mendalam, dan otentik dengan nuansa khas Nusantara.
Visualnya mengusung pendekatan matte painting, memberikan tekstur dan atmosfer yang mendukung cerita kelam penuh konflik batin dan pengkhianatan.
Tokoh utama, Panji, adalah pendekar yang dikutuk abadi setelah kehilangan sang istri dalam tragedi berdarah.
Dalam perjalanannya menebus kesalahan dan mencari pembebasan, ia menghadapi pertempuran antar kerajaan, murid berkhianat, dan pusaka sakti yang bisa mematahkan kutukannya.
Wajah tengkoraknya menjadi simbol penderitaan dan keteguhan hati seorang pendekar yang tak bisa mati.
Denny Sumargo dipercaya mengisi suara Panji, karakter penuh beban emosional dan kompleksitas moral.
Aktor-aktor kenamaan lain seperti Aghniny Haque, Donny Alamsyah, dan Cok Simbara turut ambil peran menghidupkan dunia Panji Tengkorak yang epik.
Pilihan pengisi suara ini memperkuat kualitas produksi dan menjanjikan pengalaman sinematik yang mendalam bagi penonton.
Naskah film ditulis oleh Theo Arnoldy, Agung Prasetiarso, dan Hans Jaladara sendiri, memastikan alur cerita tetap setia pada karya aslinya.
Cerita disesuaikan agar relevan dengan generasi baru, namun tetap menyimpan semangat lokal, nilai moral, dan elemen silat klasik yang telah lama dicintai.
Ini menjadi bentuk penghormatan terhadap budaya sekaligus inovasi kreatif di era digital.
Baca Juga: Film Jalan Pulang dan Narik Sukmo Tayang di Bioskop Tulungagung, Berikut Jadwal Film Sedang Tayang
Panji Tengkorak hadir bukan sekadar untuk bernostalgia, tetapi sebagai simbol kemajuan industri animasi Indonesia.
Dengan kualitas produksi tinggi, tema kuat, dan jiwa lokal yang kental, film ini pantas disebut sebagai tonggak baru dalam perfilman nasional.
Masyarakat Tulungagung diharapkan tak melewatkan kesempatan menonton film ini di bioskop, sebagai dukungan nyata pada karya anak bangsa.***
Editor : Vidya Sajar Fitri