RADAR TULUNGAGUNG - RaTu Film Festival (RFF) kembali hadir di tahun 2025 ini dengan semangat baru.
Sebanyak 29 tim dari berbagai daerah mengikuti technical meeting (TM) yang digelar di Lotu’s Garden, Desa Ketanon, Kecamatan Kedungwaru, Tulungagung pada Jumat (29/8/2025).
Manager Event Radar Tulungagung, Yos Ahadre menjelaskan, festival film ini telah konsisten digelar sejak 2017, lalu berlanjut pada 2022, 2023, 2024, dan kini memasuki edisi 2025.
“Tahun ini, peserta yang mendaftar melalui jalur early access dan ikut TM tercatat ada 29 tim. Mereka berasal dari kategori umum, pelajar, hingga animasi. Daerah asalnya pun beragam, mulai Tulungagung, Blitar, Kediri, Jombang, sampai Malang,” ungkap pria yang akrab disapa Yos ini.
Dalam TM, peserta mendapat pembekalan materi penting seputar perfilman. Mulai dari juknis RFF, pembuatan poster dan thumbnail, hingga workshop teknis perfilman yang diisi langsung oleh para dewan juri.
Materi poster dibawakan oleh Hendra Novias (Radar Tulungagung), keaktoran oleh Teddy Ferian, serta penyutradaraan dan teknis film lainnya oleh Endik Koeswoyo.
RFF 2025 mengusung tema “Car(e)nifall: Merayakan Tidak Hilangnya Kepedulian”. Tema ini mengajak sineas untuk merenungkan kembali nilai-nilai sosial yang kini kian memudar, seperti empati, tenggang rasa, dan tepa salira.
“Lewat karya film, kami ingin mengajak peserta menyuarakan kepedulian. Baik kepada diri sendiri, orang tua, guru, teman, hingga lingkungan. Semua itu bisa menjadi ruang cerita yang luas untuk dieksplorasi dengan kepekaan rasa dan kekuatan visual,” jelas Yos.
Baca Juga: Mengikuti Proses Syuting Tim Anti Cancel untuk RFF 2024. Usung Drama Fantasi, Adegan tanpa Naskah
Yos menambahkan, para peserta yang telah daftar dan mengikuti TM RFF ini tak hanya dari kalangan pelajar yang mewakili sekolah masing-masing, tetapi dari kelompok para pelaku perfilman juga sengaja ikut untuk berkompetisi.
Karena itu, RFF 2025 ini diprediksi akan lebih menarik dan seru dibanding edisi sebelumnya.
"Tahun ini peserta sangat antusias. Terbukti hingga saat TM digelar ini masih banyak yang menghubungi kami untuk menanyakan apakah masih dibolehkan untuk mendaftar," pungkasnya.
Usai TM, pendaftaran kembali dibuka melalui jalur reguler access sehingga memberikan kesempatan bagi sineas lain untuk ikut memeriahkan RFF tahunan ini. ****
Editor : Dharaka R. Perdana