Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Mawar de Jongh Libatkan Dokter untuk Film Sampai Titik Terakhirmu, Begini Alasannya

Siti Fadhilah Salsabila • Jumat, 10 Oktober 2025 | 03:49 WIB

 

CINTA DAN PERJUANGAN: Mawar de Jongh memerankan Shella Selpi Lizah, pejuang kanker yang meninggal tahun lalu, di Sampai Titik Terakhirmu. Film tersebut tayang pada 13 November mendatang.
CINTA DAN PERJUANGAN: Mawar de Jongh memerankan Shella Selpi Lizah, pejuang kanker yang meninggal tahun lalu, di Sampai Titik Terakhirmu. Film tersebut tayang pada 13 November mendatang.

RADAR TULUNGAGUNG - Mawar Eva de Jongh terlibat dalam film Sampai Titik Terakhirmu.

Film tersebut merupakan adaptasi kisah hidup mendiang Shella Selpi Lizah, kreator konten yang berjuang melawan kanker ovarium dan tumor usus.

Perjuangan Shella sembuh dan kesetiaan sangsuami, Albi Dwizky, menemani hingga akhir hayat membuat cerita mereka viral di media sosial.

Baca Juga: Kontroversi Sikap Kasar Ari Lasso ke Kekasih, Dicap ‘Red Flag’ Warganet Imbas Bentakan di Media Sosial

Mawar memerankan karakter Shella. Dia menuturkan, ada sejumlah metode yang dilaku kan untuk menjiwai karakter Shella.

Yakni, mengamati perilaku dan gerak-gerik lewat dokumentasi yang dimiliki oleh Albi. Juga, mengulik in formasi tentang mendiang dari orang-orang terdekatnya.

"Nanya langsung juga ke keluarga, ke kerabat, termasuk ke Albi juga. Banyak banget yang ditanyain kayak gimana dia (Shela, Red) di rumah sakit? Apakah dia menunjukkan rasa sedih atau gimana," kata Mawar saat konferensi pers di Senayan City XXI, Jakarta Pusat, Rabu (8/10/2025) siang.

Bahkan, Mawar juga turut melibatkan dokter yang ber-tugas merawat dan mengobati Shella. Sebab, Mawar mengaku butuh keterangan lebih dalam mengenai bahasa tubuh Shella ketika pertama kali mengetahui diagnosis penyakitnya hingga menjalani pengobatan.

"Untuk observasi kami riset bareng sama dokter onkologi yang mendampingi supaya semuanya clear dari gejala awal dan selanjutnya. Jadi, aku tahu detail seberapa papar Mawar. sakit ketika dia divonis sakit," 

Baca Juga: Jawab Rumor Pensiun, Taylor Swift Tegaskan Akan Terus Berkarya di Dunia Musik setelah Menikah

Sebagai bentuk totalitasnya, pelantun lagu Tinggal Mening galitu juga sampai menurun kan berat badan.

Tuntutan tersebut berhasil dicapainya hanya dalam kurun waktu dua bulan. Namun, Mawar memastikan proses diet yang dijalaninya tidak sembarangan da melibatkan dokter gizi.

"Aku turun 7 kilogram. Aku selalu sempetin jalan sebelum atau sesudah reading, banyakin gerak," ungkapnya.

Sementara itu Arbani Yasiz memerankan sosok Albi. Dia mendalami perannya dengan cara mengamati gerak tubuh Albi ketika bertemu.

"Aku juga nanya-nanya kebiasaan apa yang biasa dia dan Shella lakukan," ucap Arbani.

Perihal chemistry, dia mengaku tidak mudah untuk menciptakan kedekatan dengan Mawar.

Mereka sama-sama sulit memulai interaksi dengan orang baru. Sampai Titik Terakhirmu juga merupakan proyek pertama mereka bekerja sama.

Baca Juga: Yovie & Nuno dan Nidji Guncang Tulungagung, Smariduta Youth Carnival Vol. 6 Pecah, 4 Ribu Tiket Ludes Diserbu

"Kami sama-sama sulit buka obrolan baru, tapi pas reading kami coba ngobrolin cerita, karakter, dan chemistry. Untungnya langsung nyambung" jelas Arbani.

Film Sampai Titik Terakhir digarap oleh sutradara Dina Jasanti yang bekerja sama dengan Evelyn sebagai penulis skenario. ****

Editor : Dharaka R. Perdana
#Shella Selpi Lizah #Sampai Titik Terakhirmu #mawar de jongh #kanker