TULUNGAGUNG - Pasangan publik figur Clara Shinta dan suaminya, Muhammad Alexander Assad, pernah dianggap sebagai pasangan harmonis idaman banyak penggemar.
Sering tampil mesra di media sosial dan menghadiri berbagai acara, keduanya nyaris tak pernah terdengar isu pertengkaran.
Namun di balik kesan bahagia itu, ternyata rumah tangga Clara mulai retak sejak awal tahun 2025, seperti yang diungkapkan dalam podcast Curhat Bang Denny Sumargo.
“Kalau dari luar kelihatan harmonis, tapi di rumah kadang aku ngerasa sendirian,” ungkap Clara dengan nada jujur.
Awal Munculnya Ketegangan
Menurut Clara, masalah kecil mulai menumpuk ketika suaminya lebih sering menonton drama China di malam hari ketimbang ngobrol dan berinteraksi dengannya.
“Awalnya aku pikir fase biasa. Tapi lama-lama aku merasa nggak diperhatikan. Kadang di mobil kita sama-sama, dia ganti drama, aku cuma diam. Aku ngerasa kayak nggak ada koneksi,” lanjut Clara.
Dalam podcast, Denny Sumargo juga menyinggung soal komunikasi pasangan, menekankan bahwa kebiasaan kecil yang tampak sepele bisa jadi pemicu masalah besar.
Tanda-Tanda Retaknya Hubungan
Clara mengungkap beberapa tanda yang menandakan rumah tangganya mulai renggang:
1. Kurangnya percakapan inti: Banyak waktu dihabiskan bersama tapi tanpa interaksi berarti.
2. Perhatian terbagi: Suaminya kerap fokus pada drama di ponsel atau TV, membuat Clara merasa diabaikan.
3. Ketidaknyamanan emosional: Rasa tidak dihargai akhirnya menimbulkan kejenuhan dan kekecewaan.
“Kadang aku pengen ngobrol soal hari-hari kita, tapi dia udah asik sama dramanya. Aku cuma bisa senyum dan diam,” ujar Clara.
Hal-hal tersebut akhirnya menumpuk hingga Clara memutuskan mengambil langkah hukum sebagai jalan keluar terakhir.
Gugatan Cerai dan Langkah Hukum
Berdasarkan informasi yang disampaikan dalam podcast, gugatan cerai diajukan pertengahan tahun 2025.
Clara menegaskan keputusan ini tidak terkait pihak ketiga maupun kekerasan.
“Aku cuma ingin kita jujur sama perasaan masing-masing. Kalau nggak ada kecocokan lagi, ya jalan terbaik memang berpisah,” kata Clara.
Kuasa hukum Clara menambahkan bahwa proses perceraian berlangsung dengan baik, tanpa konflik berkepanjangan. Ini menunjukkan bahwa kedua pihak mencoba menyelesaikan masalah secara dewasa.
Penggemar Clara pun banyak yang memuji keberanian selebgram ini untuk terbuka mengenai sisi emosionalnya, yang selama ini jarang terlihat di media sosial.
Kronologi retaknya rumah tangga Clara Shinta mengajarkan bahwa keharmonisan bukan hanya tentang momen romantis atau tampilan luar, tetapi koneksi emosional dan komunikasi yang konsisten.
Podcast Denny Sumargo berhasil menjadi medium bagi Clara untuk berbagi pengalaman jujur, sekaligus membuka diskusi publik tentang dinamika rumah tangga modern.***
Editor : Vidya Sajar Fitri