RADAR TULUNGAGUNG - Artis Uya Kuya kembali menjadi sorotan publik setelah diputus aktif lagi sebagai anggota DPR RI. Namun, ada permintaan mengharukan yang datang dari putrinya, Cinta Kuya.
Terlepas dari keputusan MKD DPR, Uya Kuya diminta untuk pensiun dari dunia politik. Cinta Kuya memiliki alasan yang sangat menyentuh di balik permintaan pensiun dini tersebut.
Menurut Uya Kuya, Cinta Kuya tidak ingin ayahnya terus-terusan menjadi korban bully netizen. Cinta berharap Uya Kuya bisa pensiun dan hidup lebih tenang.
Permintaan ini disampaikan Cinta melalui video call kepada ayahnya. Ia menyampaikan niatnya agar sang ayah segera pensiun dari DPR.
"Papa jangan berhenti berbuat baik, ya," tiru Uya menirukan pesan Cinta. "Kalau bisa aku mau cepat-cepat selesai kuliah, cepat lulus S2, mau kerja," lanjutnya.
Cinta ingin membuat papanya bangga dan meminta Uya untuk pensiun setelah ia sukses. Ia ingin segera menyelesaikan studinya agar dapat menggantikan ayahnya mencari nafkah.
Uya merasa sangat terharu saat mendengar ucapan dukungan dari putrinya. Padahal, saat itu Uya sangat merasa bersalah kepada anak-anaknya.
Rasa bersalah itu muncul karena barang-barang milik anaknya ikut dijarah oleh massa. Peristiwa penjarahan itu terjadi akibat video joget DPR yang viral di media sosial.
Barang-barang yang hilang itu mayoritas dibeli sendiri oleh anak-anak Uya. Mereka membelinya dari hasil jerih payah membuat konten YouTube dan lainnya.
Uya mengakui bahwa rumah yang dijarah tersebut juga dibangun dengan sebagian uang putrinya. "Jerih payah mereka ikut hilang," jelas Uya dengan nada sedih.
Uya menambahkan bahwa uang rumah itu juga sebagian berasal dari uang Cinta. Ia merasa sedih atas kejadian ini yang berdampak besar pada keluarganya.
Uya menjelaskan bahwa video joget yang viral terkait kenaikan gaji DPR adalah hoaks. Faktanya, ia menegaskan bahwa hingga saat ini tidak ada kenaikan gaji sama sekali untuk DPR.
Kejadian ini membuat Uya Kuya mengaku trauma dan belajar banyak hal. Di usianya yang masuk setengah abad, ia mengambil hikmah untuk lebih berhati-hati.
Ia kini lebih waspada dalam bertindak dan bersikap di depan publik. Uya bahkan mengaku kapok dan tidak akan mengundang narasumber podcastnya ke rumah lagi.
Ia merasa takut alamat rumahnya diketahui oleh orang asing setelah kejadian tersebut. Permintaan Cinta Kuya ini menunjukkan betapa besar pengorbanan emosional keluarga di balik sorotan publik. ****
Editor : Dharaka R. Perdana