RADAR TULUNGAGUNG - Kisruh hubungan Inara Rusli dan Insan Nur Fahmi memasuki babak baru setelah muncul bukti penting berupa pesan istri sah Insan kepada Inara.
Pesan yang dikirim melalui direct message Instagram pada 19 Agustus 2025 itu menjadi kunci terbongkarnya status pernikahan Insan yang selama ini disembunyikan, termasuk dari Inara sendiri.
Dalam konferensi pers terbaru, tim kuasa hukum Inara menjelaskan bahwa pesan dari perempuan bernama Mawa, yang mengaku sebagai istri sah Insan, menjadi titik awal seluruh rangkaian fakta yang kini terungkap ke publik.
Isi pesan tersebut dinilai sangat krusial karena memuat pengakuan langsung dari pihak yang memiliki hubungan resmi dengan Insan.
Pesan Mengejutkan dari Istri Sah
Tim hukum memperlihatkan isi pesan istri sah Insan kepada Inara, yang menunjukkan betapa terkejutnya Mawa ketika melihat unggahan Inara dan Insan yang tampak seperti pasangan baru.
Pesan itu dibuka dengan salam dan perkenalan sopan, namun sarat emosi seorang istri yang mendapati suaminya diduga menikah lagi tanpa izin.
“Assalamualaikum, Kak. Kenalin saya Mawa, istrinya Insanul Fahmi,” begitu isi pesan pertama yang dibacakan kuasa hukum.
Mawa kemudian menjelaskan bahwa ia jarang tampil bersama Insan di media sosial selama lima tahun terakhir, sehingga banyak orang mengira suaminya lajang.
“Kami LDM, jarang posting bareng,” tulis Mawa.
Ia juga meminta agar percakapan itu dirahasiakan, karena takut Insan marah jika mengetahui dirinya menghubungi Inara.
Pesan tersebut dianggap sebagai bukti kuat bahwa Insan telah menutupi status pernikahannya dari dua perempuan sekaligus.
Reaksi Inara: Terpukul dan Bingung
Tim kuasa hukum menegaskan bahwa pesan itu membuat Inara terpukul.
Selama menjalin hubungan, Insan selalu mengaku sebagai pria single dan bahkan mengenalkan keluarga kepada Inara. Tidak ada tanda yang mengarah bahwa ia masih memiliki istri sah.
Yang lebih mengejutkan lagi, pesan itu datang setelah Inara dan Insan menikah siri.
Artinya, Inara memasuki ikatan pernikahan tanpa mengetahui status sebenarnya dari Insan.
Fakta ini kemudian menimbulkan pertanyaan besar bagi Inara tentang motif Insan selama mendekatinya.
Ketika dikonfirmasi, Insan disebut memberikan jawaban yang tidak konsisten. Ia merayu Inara agar tetap percaya, dan berdalih sudah menjatuhkan talak dua kepada istrinya. Namun jawaban itu justru membuat kecurigaan semakin kuat.
Komunikasi Lanjutan Ungkap Fakta Baru
Setelah membaca pesan tersebut, Inara memutuskan untuk membalas pesan Mawa untuk mencari penjelasan.
Dalam percakapan lanjutan, Mawa mengungkap bahwa rumah tangganya memang mengalami masalah, tetapi secara agama dan hukum, ia masih berstatus sebagai istri sah Insan.
Pernyataan itu membantah klaim Insan yang menyebut dirinya sudah berpisah sepenuhnya.
Fakta baru yang disampaikan Mawa membuat tim hukum menyimpulkan bahwa Insan telah menyembunyikan informasi penting dari dua perempuan yang terlibat dengannya.
Kuasa hukum Putra menegaskan bahwa pesan istri sah Insan kepada Inara menjadi bukti paling jelas dari pola manipulasi yang dilakukan Insan.
“Klien kami adalah korban. Informasi yang diterima Inara telah disesuaikan sehingga tampak sejalan dengan narasi Insan,” ujar Putra.
Keterangan Istri Sah Menguatkan Posisi Hukum
Selain mengungkap status pernikahan, Mawa juga menceritakan bahwa ia dan Insan memiliki anak.
Mereka memilih menjaga privasi keluarga dengan tidak terlalu aktif menunjukkan identitas sebagai pasangan.
Namun, keputusan itu justru dimanfaatkan oleh Insan untuk membangun citra seolah dirinya lajang.
Pengakuan ini kemudian cocok dengan berbagai bukti lain yang dikumpulkan tim hukum, sehingga membentuk rangkaian fakta yang saling menguatkan.
Menariknya, hubungan antara Mawa dan Inara justru membaik setelah percakapan itu.
Keduanya disebut saling mendukung sebagai sesama korban dari situasi yang sama.
Pesan untuk Publik: Jangan Menyudutkan Korban
Dalam konferensi pers, Putra meminta masyarakat untuk tidak menyalahkan Inara maupun Mawa.
Keduanya disebut tidak mengetahui fakta sebenarnya tentang Insan.
“Kami berharap publik lebih bijak. Jangan menyalahkan pihak yang tertipu,” tegasnya.
Ia juga menambahkan bahwa tim hukum siap membawa bukti-bukti tambahan ke ranah hukum jika diperlukan, termasuk percakapan DM, rekaman suara, dan kronologi lengkap.
Kasus Masih Berlanjut
Hingga kini, tim kuasa hukum masih mengumpulkan fakta tambahan. Langkah resmi berikutnya akan diumumkan melalui pernyataan resmi.
Publik diminta untuk tidak berspekulasi dan hanya mengikuti informasi yang telah diverifikasi.
Pesan istri sah Insan kepada Inara kini menjadi bukti paling kuat yang membongkar kebohongan status Insan.
Publik menanti perkembangan selanjutnya, sementara tim hukum terus menyiapkan langkah-langkah lanjutan.***
Editor : Vidya Sajar Fitri