RADAR TULUNGAGUNG – Kepergian aktor kocak Gary Iskak yang meninggal dunia pada Sabtu, 29 November 2025, bukan hanya membawa duka bagi dunia hiburan Indonesia, tetapi juga menggugah banyak orang untuk kembali melihat perjalanan hidupnya yang penuh warna.
Di balik popularitasnya sebagai aktor, Gary Iskak memiliki riwayat kehidupan pribadi yang tak selalu berjalan mulus.
Gary Iskak pernah mengalami masa kecil yang sulit, perjuangan melawan kelamnya kehidupan jalanan, hingga akhirnya menjadi ayah dan suami yang penuh kasih.
Gary Iskak memiliki nama lengkap Muhammad Gary Iskak, lahir di Bogor, 10 Juli 1973. Ia merupakan putra dari pasangan Irwan Iskak dan Winny Sukmawardani.
Baca Juga: Aktor Senior Gary Iskak Tutup Usia Usai Kecelakaan Sepeda Motor, Dunia Hiburan Tanah Air Berduka
Sejak kecil, Gary tumbuh tanpa kehadiran ayah secara utuh. Sang ayah yang berprofesi sebagai pilot helikopter sering jauh dari rumah, sehingga hubungan mereka dikabarkan tidak begitu dekat.
Kondisi ini meninggalkan luka emosional dan memengaruhi perjalanan hidupnya di masa remaja.
Masa remaja Gary tidak berjalan mulus. Ia pernah mengaku menjalani hidup “di jalan” dan sempat terjerumus ke dunia narkoba serta hal-hal mistis.
Fase gelap ini menjadi titik balik yang kemudian membawanya menjalani rehabilitasi serta melakukan hijrah untuk memperbaiki diri dan kembali ke jalan agama.
Dukungan keluarga, terutama sang ibu menjadi kekuatan utama yang membantunya bangkit dari keterpurukan.
Kehidupan percintaan Gary juga menarik perhatian publik. Ia pertama kali menikah dengan Sabrina R. Bonita pada tahun 1999. Dari pernikahan itu, lahir seorang anak. Namun pada 2008, rumah tangga mereka berakhir dalam perceraian.
Setahun kemudian, pada 2009, Gary menikah dengan aktris Richa Novisha. Dari pernikahan ini, mereka dikaruniai beberapa anak dan dikenal sebagai keluarga yang hangat serta sederhana.
Potret kebersamaan mereka sering muncul di media sosial, menampilkan suasana penuh cinta tanpa banyak gemerlap dunia hiburan.
Gary bahkan sempat menyatakan dirinya sangat protektif terhadap anak perempuannya, menunjukkan sisi kelembutan dan tanggung jawab sebagai seorang ayah.
Menjelang akhir hayatnya, Gary mulai menunjukkan perubahan besar dalam kehidupan personal. Ia lebih religius, fokus pada keluarga, serta terus berusaha memperbaiki diri setelah melewati masa kelam.
Bersama Richa, mereka merawat anak-anak tanpa bantuan pengasuh — keputusan yang jarang diambil oleh keluarga artis. Kesederhanaan dan bonding keluarga menjadi ciri khas rumah tangga Gary Iskak.
Selain masa kelam di masa lalu, Gary juga mengalami masalah kesehatan serius. Ia pernah dikabarkan mengidap hepatitis C dan gangguan liver sehingga aktivitasnya di dunia hiburan sempat terganggu.
Walau begitu, ia tetap bekerja dan membuktikan profesionalismenya sebagai aktor hingga penghujung hidup. ****
Editor : Dharaka R. Perdana