RADAR TULUNGAGUNG – Jenazah Gary Iskak dimakamkan di TPU Tanah Kusir, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Sabtu (29/11).
Suasana haru menyelimuti prosesi pemakaman aktor senior tersebut. Istrinya, Richa Novisha, tampak tegar menggenggam tangan anak-anak mereka sejak dari rumah duka hingga pengantaran ke liang lahat.
Richa Tegar Sejak di Rumah Duka
Sejak pagi, rumah duka di kawasan Ciputat, Tangerang Selatan, telah dipadati pelayat.
Di sana, jenazah Gary Iskak dimakamkan setelah sebelumnya disalatkan di masjid setempat. Richa, yang akrab disapa Icha, tidak beranjak sedikit pun dari sisi jenazah suaminya.
Dalam perjalanan dari rumah duka menuju masjid, lalu ke TPU Tanah Kusir, Richa terlihat berusaha menahan tangis.
Meski begitu, ia tetap menguatkan diri demi anak-anaknya yang terus berada di sisi sang ibu.
Ketiganya terlihat saling berpegangan tangan, menunjukkan solidaritas dan duka mendalam atas kepergian kepala keluarga mereka.
Beberapa kali Richa tampak mengusap air mata. Namun saat para pelayat memberikan ucapan belasungkawa, ia mencoba tersenyum, meski wajahnya terlihat pucat dan lusuh.
“Terima kasih,” ucap Richa lirih kepada setiap pelayat yang menyalaminya.
Tangis Pecah di Depan Liang Lahat
Sesampainya di lokasi pemakaman, suasana semakin emosional.
Di dekat pusara, Richa dan anak-anaknya kembali berdiri berdampingan.
Mereka memegang tangan satu sama lain, saling menguatkan di tengah duka.
Ketika jenazah Gary Iskak diturunkan ke liang lahat, tangis Richa akhirnya pecah.
Ia menunduk sambil memegang tangan anak-anaknya.
Air mata yang sejak tadi ia tahan tidak bisa lagi dibendung. Sejumlah sahabat dekat dan keluarga tampak ikut menenangkan Richa.
Walaupun terpukul, Richa tetap berusaha tegar. Ia beberapa kali memberi senyum kecil kepada para pelayat yang berdatangan untuk menyampaikan penghormatan terakhir.
Sikapnya yang tetap ramah dan kuat membuat suasana semakin mengharukan.
Banyak Pelayat Hadir Berikan Penghormatan Terakhir
Sejumlah pelayat dari kalangan selebritas dan masyarakat umum mulai berdatangan sejak siang.
Mereka memenuhi area pemakaman untuk memberikan doa serta penghormatan terakhir kepada aktor yang dikenal ramah itu.
Kepergian Gary mengejutkan banyak pihak. Pasalnya, sehari sebelumnya ia masih terlihat aktif mengunggah aktivitasnya di media sosial.
Prosesi pemakaman berlangsung sederhana namun khidmat. Setelah doa bersama dibacakan, keluarga menabur bunga di atas makam.
Richa menjadi orang terakhir yang menaburkan bunga sambil kembali meneteskan air mata.
Kronologi Kecelakaan Maut Gary Iskak
Aktor Gary Iskak meninggal dunia akibat kecelakaan tunggal pada Sabtu (29/11) dini hari, sekitar pukul 00.30 WIB.
Insiden itu terjadi di depan tempat cuci mobil Rainbow Pine Protection di Jalan Kesehatan Raya, Pesanggrahan, Jakarta Selatan.
Menurut keterangan Angga Fitriana (28), karyawan Rainbow Pine Protection yang menjadi saksi mata, suara benturan keras terdengar saat ia sedang nongkrong di tempat kerja.
“Tiba-tiba kedengaran suara benturan,” kata Angga.
Setelah mengecek sumber suara, Angga melihat seorang pria tergeletak dan tak lama kemudian dikenali oleh beberapa orang sebagai Gary Iskak, setelah videonya beredar di grup motor.
Menurut Angga, Gary mengendarai sepeda motor RX King tanpa helm saat kecelakaan terjadi.
Benturan keras membuat Gary mengalami luka serius di bagian kepala.
Hidungnya sempat mengeluarkan darah cukup banyak, dan kondisinya dinilai kritis sejak pertama kali ditemukan.
Meski sempat dibawa ke fasilitas kesehatan, nyawanya tidak tertolong.
Duka Mendalam dan Warisan di Dunia Hiburan
Gary Iskak dikenal sebagai aktor yang banyak bermain di sinetron dan film televisi.
Sosoknya dikenal ramah, humoris, dan mudah bergaul di kalangan industri hiburan.
Kepergiannya menyisakan duka mendalam bagi keluarga, rekan kerja, dan para penggemarnya.
Richa Novishaya sendiri adalah pemain sinetron yang cukup dikenal publik.
Keberadaannya di sisi suami sejak awal prosesi pemulangan jenazah menunjukkan kekuatan dan keteguhan seorang istri di tengah kehilangan besar.
Pemakaman Geri Iskak menjadi penanda akhir perjalanan hidup seorang aktor yang telah memberi warna tersendiri bagi dunia hiburan Tanah Air.
Doa-doa terus mengalir agar almarhum mendapat tempat terbaik dan keluarga diberi ketabahan.***
Editor : Vidya Sajar Fitri