RADAR TULUNGAGUNG — Dunia hiburan Tanah Air kembali berduka. Aktor senior Epy Kusnandar dikabarkan meninggal dunia pada Rabu, 3 Desember 2025.
Kabar duka meninggalnya Epy Kusnandar ini pertama kali disampaikan oleh sang istri melalui unggahan di media sosial.
Menurut unggahan tersebut, Epy Kusnandar menghembuskan napas terakhir sekitar pukul 14.24 WIB.
Jenazah Epy Kusnandar disemayamkan di kediaman, yaitu Harmony Residence 88, Jalan Pasir Jagakarsa, Jakarta Selatan.
Rencananya, prosesi pemakaman akan digelar pada Kamis, 4 Desember 2025 pagi hari di TPU Jeruk Purut.
Hingga berita ini ditulis, penyebab meninggalnya Epy Kusnandar belum diumumkan resmi oleh keluarga.
Jejak Karier dan Popularitas “Kang Mus”
Nama Epy Kusnandar sudah dikenal luas setelah perannya sebagai “Kang Mus” di serial hit Preman Pensiun.
Sosoknya menjadi ikon karakter kuat dan lekat di ingatan publik, terutama penggemar sinetron generasi lama.
Namun perjalanan karier Epy jauh lebih panjang. Ia dikenal sebagai aktor serba bisa: dari teater, film, hingga sinetron, memperlihatkan fleksibilitas akting dari drama hingga komedi.
Meskipun kesuksesan melekat di peran “Kang Mus”, Epy sempat menyatakan refleksi kehidupan dalam berbagai kesempatan: bahwa kehidupan seolah tak bisa ditebak, dan kematian bisa datang kapan saja.
Pada 2025, dalam wawancara publik, Epy bahkan sempat menceritakan bahwa ia dulu pernah divonis dokter hidupnya hanya tersisa empat bulan akibat tumor otak pada 2010.
Namun berkat izin Tuhan, ia berhasil sembuh, dan hal ini membuatnya lebih menghargai setiap detik kehidupan.
Dalam film terbaru tahun ini, Selepas Tahlil, Epy kembali tampil di layar lebar, menunjukkan bahwa ia masih aktif di dunia seni hingga detik-detik terakhir.
Sekaligus membuktikan dedikasinya kepada profesi sebagai aktor, sebuah catatan penting bagi karier panjangnya.
Reaksi Publik dan Duka Cita
Kabar kepergian Epy Kusnandar langsung menyebar luas dan mendapat respons haru dari publik, rekan sesama aktor, dan penggemar.
Banyak yang menyebut kepergiannya sebagai kehilangan besar bagi industri hiburan tanah air.
Beberapa kolega dan sahabat almarhum terlihat datang ke rumah duka untuk memberikan penghormatan terakhir.
Suasana turut dipenuhi duka, kenangan, dan rasa hormat dari mereka yang mengenal sosok Epy sebagai aktor yang profesional, penuh dedikasi, dan hangat di balik layar.
Selain itu, banyak penggemar yang mengenang bagaimana karakter “Kang Mus” bagian dari masa kecil atau remaja mereka, sebuah nostalgia sekaligus penghormatan bagi Epy.
Warisan Epy Kusnandar: Lebih dari Sekadar Aktor
Kepergian Epy Kusnandar mengingatkan banyak pihak bahwa di balik kesuksesan, ada kehidupan manusia sejati, dengan ketidakpastian, perjuangan, dan harapan.
Epy sempat melewati masa-masa sulit, termasuk penyakit serius dan vonis dokter yang membuatnya harus menghitung hari.
Namun ia selamat, kembali berkarier, dan memberi warna bagi dunia hiburan.
Kini, karya-karyanya: sinetron, film, hingga cerita tentang kehidupan, menjadi bagian dari warisannya.
Untuk generasi sekarang maupun yang akan datang, Epy tetap menjadi bukti bahwa aktor sejati tidak hanya dilihat dari popularitas, tapi juga dari semangat berjuang, profesionalisme, dan ketulusan hati.
Semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya, dan keluarga diberi ketabahan. Dunia hiburan kehilangan satu sosok terbaik, tapi kenangan dan warisannya tetap hidup.***
Editor : Vidya Sajar Fitri