Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Pratama Arhan Kembali ke Kampung Halaman Tiga Pekan Sebelum Ayahnya Meninggal, Asnawi Unggah Pesan Haru

Vidya Sajar Fitri • Senin, 8 Desember 2025 | 03:19 WIB
Sutrisno, ayah Pratama Arhan, meninggal dunia.(instagram.com/pratamaarhan)
Sutrisno, ayah Pratama Arhan, meninggal dunia.(instagram.com/pratamaarhan)

RADAR TULUNGAGUNG – Kabar duka menyelimuti keluarga pesepak bola Timnas Indonesia, Pratama Arhan.

Tiga pekan setelah Arhan kembali ke kampung halaman, ayahnya, Sutrisno, dikabarkan meninggal dunia pada Minggu, 7 Desember 2025.

Informasi tersebut pertama kali mencuat melalui unggahan rekan dekatnya, Asnawi Mangkualam Bahar, yang menyampaikan bela sungkawa melalui Instagram.

Momen ketika Arhan kembali ke kampung halaman kini kembali menjadi sorotan karena dianggap sebagai firasat sebelum kepergian ayahnya.

Dalam unggahan yang viral itu, Asnawi memperlihatkan foto lawas yang menampilkan Arhan bersama kedua orang tuanya.

Foto tersebut menunjukkan kehangatan keluarga ketika Arhan kembali ke kampung halaman, di mana ia tampak merangkul ayah dan ibunya.

Dalam caption singkatnya, Asnawi menulis ucapan belasungkawa dan meminta Arhan tetap kuat menghadapi kehilangan besar tersebut.

Hingga saat ini, Pratama Arhan belum mengeluarkan pernyataan resmi mengenai kondisi keluarganya.

Namun unggahan Asnawi yang mengumumkan meninggalnya Sutrisno sudah cukup membuat publik heboh.

Para penggemar Arhan langsung membanjiri kolom komentar dengan doa dan ucapan duka.

Momen Arhan Pulang Kampung yang Kini Dianggap Firasat

Sekitar tiga pekan sebelum kabar duka itu muncul, Pratama Arhan membagikan momen ketika ia pulang ke rumahnya di Blora, Jawa Tengah.

Dalam unggahan tersebut, ia tampak duduk bersama ayah, ibu, dan neneknya.

Tanpa kata apa pun, Arhan hanya membubuhkan satu emoji hati putih.

Saat itu, warganet menganggap unggahan itu sebagai bentuk kasih sayang sederhana.

Namun setelah kepergian sang ayah, unggahan itu ditafsirkan sebagai pertanda.

Emoji hati putih memang punya makna mendalam.

Dalam budaya digital, emoji tersebut melambangkan cinta murni, kesetiaan, ketulusan, ketenangan, hingga doa-doa yang tidak diucapkan.

Karena itu, momen Arhan kembali ke kampung halaman dianggap sebagai waktu terakhirnya menghabiskan kebersamaan dengan ayah tercinta sebelum takdir berkata lain.

Beberapa warganet juga menyoroti bagaimana Arhan selama ini dikenal sebagai sosok yang sangat dekat dengan keluarganya.

Meski karier sepak bolanya membuat ia sering bepergian, ia tak pernah melewatkan kesempatan untuk pulang jika jadwal memungkinkan.

Ucapan Duka Mengalir dari Dari Rekan dan Penggemar

Berita meninggalnya Sutrisno tidak hanya mengejutkan penggemar, tetapi juga para pemain sepak bola nasional.

Rekan sesama pemain, Asnawi Mangkualam, menjadi sosok pertama yang mengunggah kabar itu.

Ia membagikan foto Arhan bersama keluarganya disertai doa dan pesan agar sahabatnya tetap kuat.

Unggahan Asnawi langsung banjir komentar.

Banyak pemain Liga 1, mantan pemain Timnas, hingga figur publik lain menyampaikan belasungkawa.

Di platform X (Twitter), nama Pratama Arhan sempat menjadi trending topic nasional hanya beberapa jam setelah unggahan tersebut beredar.

Warganet banyak yang menyoroti bagaimana momen Arhan kembali ke kampung halaman terasa begitu emosional setelah kabar duka ini datang.

Mereka berharap Arhan diberi ketabahan dan kekuatan menghadapi masa sulit ini, mengingat kedekatannya dengan sang ayah sudah sering ia ceritakan di berbagai wawancara.

Kenangan Arhan dengan Ayahnya

Dalam beberapa wawancara lama, Arhan pernah menyebut bahwa ayahnya adalah sosok yang paling berjasa dalam mendorong karier sepak bolanya.

Sutrisno dikenal sebagai sosok yang disiplin dan selalu mengajarkan Arhan untuk menjaga fokus serta berlatih keras sejak kecil.

Kepergian sang ayah tentu menjadi kehilangan besar bagi pemain yang kini menjadi salah satu bek kiri terbaik Indonesia itu.

Bagi keluarga, momen Arhan kembali ke kampung halaman tiga pekan lalu menjadi kenangan terakhir yang terekam indah.

Banyak warganet merasa tersentuh ketika melihat ulang unggahan Arhan tersebut, mengingat kini foto itu menjadi salah satu potret keluarga terakhir yang ia bagikan secara publik.***

 

Editor : Vidya Sajar Fitri
#asnawi mangku alam #Timnas Indonesia #ayah arhan meninggal #Pratama Arhan