Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Pernyataan Kontroversial Ibrahim Risyad soal Salshabilla Adriani Tidak Dibolehkan Jadi IRT Penuh: Red Flag dan Pro-Kontra di Publik

Vidya Sajar Fitri • Rabu, 7 Januari 2026 | 20:51 WIB
Ibrahim Risyad kembali mengundang perhatian publik setelah pernyataannya mengenai peran istri sebagai IRT viral di medsos.(instagram.com/ibrhmrsyd)
Ibrahim Risyad kembali mengundang perhatian publik setelah pernyataannya mengenai peran istri sebagai IRT viral di medsos.(instagram.com/ibrhmrsyd)

RADAR TULUNGAGUNG - Nama aktor Ibrahim Risyad kembali mengundang perhatian publik setelah pernyataannya mengenai peran istri sebagai ibu rumah tangga (IRT) menjadi viral di media sosial.

Kontroversi itu bermula dari cuplikan wawancara Ibrahim, yang akrab disapa Ohim, dalam sebuah podcast yang kemudian beredar luas dan memicu beragam reaksi netizen.

Dalam cuplikan video yang dibagikan ulang oleh akun gosip di Instagram, Ibrahim ditanya mengenai kemungkinan sang istri, Salshabilla Adriani, berhenti bekerja demi fokus sebagai IRT sepenuhnya.

Jawaban Ibrahim kemudian menjadi sorotan, karena dianggap menolak peran itu secara penuh tanpa syarat. 

Rekaman itu berasal dari episode Podcast Debi & Marco yang ditayangkan pada September 2025 namun kembali viral pada awal Januari 2026 setelah sejumlah akun gosip mempostingnya ulang.

Dalam percakapan tersebut, Ohim secara tegas mengaku tidak sanggup jika Salshabilla hanya bergantung padanya secara finansial bila memutuskan jadi IRT. 

Pernyataan yang Memicu Kontroversi

Saat ditanya tentang kemungkinan Salshabilla menjadi IRT, Ibrahim menjawab dengan lugas bahwa ia “tidak bisa” membiayai sang istri secara penuh.

Ia beralasan bahwa pekerjaan rumah tangga jika sepenuhnya dilakukan tanpa pendapatan, ia menilai tidak sebanding dengan tanggung jawab finansial sebagai suami.

Ibrahim bahkan menyatakan bahwa tugas rumah tangga bisa dialihkan ke asisten rumah tangga (ART) jika diperlukan, serta menekankan pentingnya kedua belah pihak aktif dan produktif secara ekonomi. 

“Menurut gue nggak makе sense aja,” kata Ibrahim, menjelaskan bahwa sebagai suami ia merasa tidak nyaman jika hanya diminta memenuhi kebutuhan dan keinginan sepihak dari istri tanpa adanya timbal balik finansial atau usaha dari pasangan. 

Selain itu, ia menambahkan pandangannya bahwa peran suami istri sebaiknya seimbang, dan masing-masing pihak tetap berusaha aktif secara produktif.

“Kalau misalkan dia mau sesuatu, dia juga harus usahain untuk dapetin itu, bukan cuma nyuruh-nyuruh gue doang,” ujarnya dalam cuplikan yang menjadi viral. 

Reaksi Netizen: Red Flag dan Pro-Kontra

Komentar publik terhadap pernyataan tersebut sangat beragam.

Banyak netizen menilai sikap Ibrahim sebagai red flag dalam hubungan suami-istri, karena dianggap kurang menghargai pilihan perempuan untuk fokus pada rumah tangga.

Tagar dan komentar serupa pun memenuhi kolom diskusi di platform media sosial. 

Namun, ada juga sebagian pihak yang mendukung perspektif Ibrahim sebagai pandangan realistis mengenai pembagian peran dalam rumah tangga modern.

Mereka berpendapat bahwa peran IRT bukan sesuatu yang mudah dan membutuhkan dukungan ekonomi yang kuat, sehingga pasangan sebaiknya berdiskusi secara terbuka mengenai pembagian tanggung jawab tersebut sebelum menikah.

Konteks Hubungan dan Kesepakatan Sebelumnya

Sebelum kontroversi ini mencuat, hubungan antara Ibrahim dan Salshabilla telah menjadi sorotan publik sejak mereka menikah pada 7 Juli 2024.

Pasangan ini dinilai sebagai salah satu pasangan selebritas yang cukup harmonis, meskipun kehidupan pribadi mereka acap menjadi konsumsi publik. 

Dalam beberapa kesempatan sebelumnya, baik Ibrahim maupun Salshabilla membicarakan pentingnya produktivitas dan kesepakatan dalam menjalankan rumah tangga.

Hal ini membuat sebagian pihak menilai bahwa pernyataan tersebut bukan semata-mata bentuk dominasi, namun refleksi dari pemikiran kolektif mereka tentang pembagian peran dalam rumah tangga modern.

Dampak Terhadap Persepsi Publik

Kontroversi ini menimbulkan diskusi lebih luas tentang peran perempuan dalam keluarga dan ekspektasi terhadap pasangan dalam sebuah pernikahan.

Isu ibu rumah tangga versus perempuan bekerja kerap menjadi topik sensitif, terutama di kalangan generasi muda yang semakin mengedepankan kesetaraan gender dan penghargaan terhadap pilihan hidup masing-masing individu.

Wacana ini juga membuka diskusi mengenai peran media sosial dalam menyebarkan pernyataan personal selebritas yang kemudian menjadi konsumsi publik global.

Beberapa pakar komunikasi menilai bahwa konteks pernyataan sering kali terpotong dan disalahpahami, sehingga penting bagi publik untuk melihat pernyataan tersebut secara utuh dan dalam konteks percakapan yang lebih besar.***

Editor : Vidya Sajar Fitri
#Kontroversi Selebriti #red flag #Ibrahim Risyad #salshabilla adriani #ibu rumah tangga