JAKARTA – Pernikahan selebriti kerap dianggap sebagai gambaran sempurna kebahagiaan rumah tangga.
Namun anggapan itu mulai dipertanyakan publik setelah Salshabilla Adriani secara terbuka membongkar sejumlah sikap suaminya, Ibrahim Risyad alias Ohim, yang belakangan ramai dicap sebagai red flag oleh netizen.
Melalui sebuah tayangan YouTube CumiCumi bertajuk CUMI TOP FIVE, Salshabilla mengungkap dinamika rumah tangganya yang jauh dari kesan ideal.
Pengakuan-pengakuan tersebut langsung memicu diskusi panjang di media sosial, terutama soal peran suami istri, empati dalam hubungan, hingga cara menyelesaikan konflik.
Menuntut Istri Tetap Bekerja Usai Menikah
Salah satu pengakuan yang paling menyita perhatian publik adalah sikap Ibrahim Risyad yang tidak setuju jika Salshabilla hanya berperan sebagai ibu rumah tangga.
Ia menuntut sang istri tetap produktif dan memiliki penghasilan sendiri setelah menikah.
Menurut Ohim, kesepakatan tersebut sudah ada sejak awal hubungan mereka.
Ia menilai pernikahan ideal adalah ketika suami dan istri sama-sama produktif, baik melalui pekerjaan profesional maupun usaha lain.
Namun pernyataan itu justru memunculkan kritik tajam dari netizen yang menilai sikap tersebut sebagai red flag, karena dianggap menekan istri dan tidak mencerminkan tanggung jawab penuh seorang kepala keluarga.
Baca Juga: Pernyataan Ibrahim Risyad soal Istri Picu Polemik, Deretan Suami Artis Ini Justru Tuai Pujian
Pesan Makanan Sendiri, Dianggap Kurang Empati
Tabiat lain yang menjadi sorotan adalah kebiasaan Ibrahim Risyad memesan makanan hanya untuk dirinya sendiri tanpa menawari sang istri.
Salshabilla mengaku sempat merasa tidak dianggap keberadaannya, terutama saat pulang kerja dalam kondisi lapar.
Bagi netizen, persoalan ini bukan sekadar urusan makanan, melainkan bentuk kurangnya empati dan kepedulian dalam kehidupan pernikahan.
Banyak warganet menilai hal-hal kecil seperti itu justru mencerminkan kualitas komunikasi dan perhatian dalam rumah tangga.
Silent Treatment Saat Bertengkar
Masalah lain yang diungkap Salshabilla adalah kecenderungan sang suami menerapkan silent treatment ketika terjadi konflik.
Alih-alih langsung berdiskusi untuk mencari solusi, Ibrahim Risyad memilih diam dan menarik diri secara emosional.
Salshabilla menyebut sikap tersebut kerap membuat situasi semakin rumit.
Sementara dirinya lebih memilih menyelesaikan masalah melalui komunikasi terbuka, Ohim justru membutuhkan waktu dengan cara mendiamkan pasangannya.
Pola ini kembali dianggap netizen sebagai tanda red flag, karena dinilai tidak sehat dalam hubungan jangka panjang.
Baca Juga: Pemain Timnas dan Artis Resah Tren Edit Foto AI Berlebihan, Sejauh Mana Perlawanan Mereka?
Jarang Memberi Hadiah atau Kejutan
Dalam bahasa cinta, memberi hadiah sering dianggap sebagai bentuk perhatian.
Namun hal ini diakui Salshabilla hampir tidak ia rasakan dalam pernikahannya.
Ia menyebut Ibrahim Risyad jarang memberikan kejutan atau hadiah, bahkan untuk hal-hal sederhana.
Salshabilla mengaku kerap membeli sendiri barang yang diinginkan karena sang suami dinilai terlalu cuek dan minim inisiatif.
Pengakuan ini memantik empati publik, terutama dari kalangan perempuan, yang menilai sikap tersebut sebagai bentuk kurangnya usaha memuliakan pasangan.
Perhitungan Soal Anggaran Pernikahan
Pengakuan terakhir yang tak kalah mengejutkan adalah soal persiapan pernikahan.
Salshabilla membongkar bahwa proses tersebut sempat diwarnai perdebatan sengit terkait anggaran.
Ibrahim Risyad disebut beberapa kali meminta pemangkasan biaya, termasuk pada detail yang dianggap penting oleh Salshabilla, seperti kembang api dalam resepsi.
Meski akhirnya tetap terwujud, proses tarik-ulur anggaran tersebut meninggalkan kesan mendalam bagi Salshabilla.
Netizen pun kembali melabeli sikap tersebut sebagai red flag, karena dinilai terlalu perhitungan untuk momen sakral.
Beragam pengakuan ini membuat publik semakin kritis menilai dinamika rumah tangga selebriti.
Kasus Salshabilla Adriani dan Ibrahim Risyad menjadi contoh bahwa di balik kemewahan pernikahan artis, tetap ada persoalan mendasar yang relevan dengan kehidupan banyak pasangan.
Editor : Friesta Cahya Ramadhani