RADAR TULUNGAGUNG - Inara Rusli laporkan Insanul Fahmi atas dugaan penipuan ke Polda Metro Jaya.
Langkah hukum itu diambil setelah Inara mengaku menjadi korban tipu muslihat terkait status pernikahan Insan.
Kasus Inara Rusli laporkan Insanul Fahmi ini langsung menyedot perhatian publik karena menyeret banyak nama, termasuk mantan suaminya, Virgon.
Melalui tim kuasa hukumnya, Inara menyebut ada dugaan penipuan sebagaimana diatur dalam Pasal 378 KUHP.
Kuasa hukum menjelaskan bahwa kliennya merasa dibohongi terkait status Insan yang disebut telah menalak istri sahnya, Mawa.
Karena keyakinan itu, Inara bersedia menjalani pernikahan siri dengan Insan.
Namun belakangan, fakta berbeda terungkap.
Dugaan Tipu Muslihat dalam Pernikahan Siri
Dalam konferensi pers, kuasa hukum Inara menyampaikan bahwa pihaknya telah melampirkan sejumlah bukti ke penyidik.
Bukti tersebut menjadi dasar laporan dugaan penipuan terhadap Insanul Fahmi.
Inara mengaku baru mengetahui status sebenarnya Insan setelah hubungan mereka berjalan.
Merasa dirugikan, ia pun memilih mundur dan memutuskan hubungan tersebut.
Tak hanya permintaan maaf kepada publik, Inara juga mengambil langkah tegas dengan membawa kasus ini ke ranah hukum.
Menurutnya, keputusan tersebut penting untuk memberikan kejelasan serta membuktikan bahwa dirinya juga korban.
Meski begitu, netizen tampak belum sepenuhnya percaya dengan pengakuan tersebut.
Nama Inara dan Insan tetap menjadi sorotan tajam di media sosial.
Insan Hadapi Dua Laporan Sekaligus
Situasi kian pelik karena Insan kini harus menghadapi dua laporan sekaligus.
Selain laporan dugaan penipuan dari Inara Rusli, ia juga dilaporkan oleh istri sahnya, Mawa, atas dugaan perzinahan.
Artinya, Insan berada di posisi sulit dengan dua perkara hukum berjalan bersamaan.
Pernikahan siri yang sempat berjalan sekitar empat bulan kini berujung pada konflik hukum.
Publik menilai kasus ini sebagai drama rumah tangga yang semakin melebar.
Inara sendiri memilih berserah diri atas situasi yang menimpanya.
Ia menyatakan akan menjalani proses hukum yang ada.
Virgon Ikut Terseret dan Balas dengan Sindiran
Nama Virgon tak luput dari pusaran kasus ini.
Sebelumnya, Inara juga melaporkan mantan suaminya tersebut ke Bareskrim Mabes Polri atas dugaan ilegal akses CCTV rumah.
Inara menuding Virgon membocorkan rekaman CCTV yang memperlihatkan momen kebersamaannya dengan Insan kepada Mawa.
Laporan tersebut didaftarkan pada 26 November 2025.
Kuasa hukum Inara menegaskan bahwa laporan ilegal akses dibuat karena kliennya merasa privasinya dilanggar.
Di sisi lain, Virgon justru merespons dengan unggahan bernada sindiran.
Ia menulis pesan tentang pentingnya mendidik anak agar tidak mudah menyalahkan orang lain ketika menghadapi masalah.
Sindiran itu diduga ditujukan kepada Inara yang menyalahkan Insan atas badai yang terjadi.
Tak hanya itu, Virgon juga mengambil langkah tegas dalam urusan anak.
Untuk sementara waktu, ia tidak mengizinkan Inara bertemu dengan ketiga anak mereka sampai persoalan hukum selesai.
Sejak mengetahui rekaman CCTV tersebut, Virgon memang mengambil alih pengasuhan anak-anaknya.
Polemik Belum Berakhir
Kasus Inara Rusli laporkan Insanul Fahmi ini menambah panjang daftar konflik yang melibatkan figur publik tersebut.
Mulai dari dugaan perselingkuhan, pernikahan siri, laporan penipuan, hingga ilegal akses CCTV.
Semua terhubung dalam satu rangkaian polemik yang belum menemukan titik akhir.
Di tengah proses hukum berjalan, Inara justru terlihat bepergian ke luar negeri untuk healing.
Unggahan di media sosialnya menunjukkan aktivitas tersebut, memicu beragam reaksi warganet.
Sebagian menilai langkah itu sebagai bentuk pelarian dari tekanan.
Sebagian lainnya menganggapnya sebagai cara menenangkan diri.
Kini publik menunggu bagaimana kelanjutan laporan dugaan penipuan di Polda Metro Jaya.
Apakah Insan terbukti melakukan tipu muslihat atau tidak.
Yang jelas, konflik ini tak hanya berdampak pada reputasi, tetapi juga menyentuh ranah hukum yang serius.
Kasus ini sekaligus menjadi pengingat bahwa pernikahan siri dan status hukum yang tidak jelas bisa berujung panjang.
Proses hukum akan menjadi penentu akhir dari kisah yang menghebohkan ini.
Editor : Ingge Nayla Ayu Karina