Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Dari Gunungkidul ke Eropa, Veda Ega Pratama Buktikan Pembalap Indonesia Bisa Bersaing di Jalur Menuju MotoGP

Muhammad Rusdian Nuzula • Selasa, 26 Mei 2026 | 20:03 WIB
Veda Ega Pratama mencetak sejarah di Asia Talent Cup dan Rookies Cup, membuka peluang besar menuju Moto3 dan MotoGP. (PINTEREST)
Veda Ega Pratama mencetak sejarah di Asia Talent Cup dan Rookies Cup, membuka peluang besar menuju Moto3 dan MotoGP. (PINTEREST)

RADAR TULUNGAGUNG - Veda Ega Pratama berhasil menarik perhatian dunia balap internasional setelah menorehkan sejumlah prestasi penting di Asia Talent Cup dan Red Bull MotoGP Rookies Cup. Kiprah Veda Ega Pratama menjadi bukti bahwa pembalap muda Indonesia mampu menembus kompetisi elite yang selama ini didominasi talenta dari Eropa.

Veda Ega Pratama merupakan pembalap asal Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, yang lahir pada 23 November 2008. Meski masih berusia muda, namanya telah masuk dalam radar berbagai pihak sebagai salah satu prospek terbaik Asia.

Perjalanan kariernya menjadi inspirasi karena dibangun melalui proses panjang sejak masa kanak-kanak hingga mampu berdiri sejajar dengan pembalap muda terbaik dunia.

Baca Juga: Omoway Omo-X: Motor Listrik Futuristik dengan Performa Gahar dan Jarak Tempuh 260 Km, Harga Pre-Order Cuma Rp35 Jutaan!

Tempat Latihan Sederhana yang Membentuk Karakter Juara

Kesuksesan Veda Ega Pratama tidak lahir dari fasilitas mewah. Kemampuan balapnya justru diasah dari area parkir Pasar Hewan Siyono Harjo di Gunungkidul.

Di lokasi tersebut, sang ayah yang merupakan mantan pembalap nasional membimbing Veda berlatih secara rutin sejak usia dini.

Kedekatan dengan dunia balap membuat Veda mengenal motor lebih cepat dibandingkan anak-anak seusianya. Sejak kecil ia sudah menunjukkan minat besar terhadap olahraga otomotif.

Karier kompetitifnya dimulai dari ajang motocross saat berusia sekitar enam tahun. Beberapa tahun kemudian, ia memutuskan fokus ke balap aspal yang membuka peluang lebih besar menuju level profesional.

Hasilnya mulai terlihat ketika Veda mampu meraih gelar juara nasional kelas pemula dan menjadi salah satu pembalap muda yang paling diperhitungkan di Indonesia.

Menjadi Juara Asia Talent Cup dan Menembus Rookies Cup

Momentum besar datang saat Veda mendapatkan kesempatan masuk program pembinaan balap internasional yang didukung Astra Honda.

Program tersebut mempertemukannya dengan persaingan yang lebih tinggi sekaligus memberikan pengalaman penting untuk menghadapi pembalap dari berbagai negara.

Di Asia Talent Cup, Veda menunjukkan perkembangan yang sangat pesat. Setelah beberapa musim tampil kompetitif, ia akhirnya berhasil menjadi juara pada tahun 2023.

Prestasi tersebut mencatat sejarah karena belum pernah ada pembalap Indonesia yang mampu menjuarai kompetisi pencarian bakat paling bergengsi di Asia itu.

Kesuksesan tersebut membuka jalan menuju Red Bull MotoGP Rookies Cup, kejuaraan yang selama bertahun-tahun menjadi jalur pembinaan menuju Moto3 dan MotoGP.

Keikutsertaan Veda dalam kompetisi tersebut menjadi tonggak penting bagi perkembangan kariernya di level internasional.

Kemenangan di Mugello dan Masa Depan Cerah Menuju Moto3

Baca Juga: Omoway Omo-X: Motor Listrik Futuristik dengan Performa Gahar dan Jarak Tempuh 260 Km, Harga Pre-Order Cuma Rp35 Jutaan!

Musim 2025 menjadi periode yang sangat penting dalam perjalanan Veda Ega Pratama.

Di Sirkuit Mugello, Italia, ia berhasil mencatat kemenangan yang langsung menarik perhatian dunia balap motor internasional.

Mugello dikenal sebagai salah satu sirkuit paling menantang dan bergengsi. Karena itu, kemenangan di trek tersebut dianggap sebagai indikator kualitas seorang pembalap muda.

Tidak berhenti sampai di situ, Veda juga berhasil mencetak kemenangan beruntun dan beberapa podium sepanjang musim.

Walaupun sempat mengalami cedera yang mengganggu performanya, ia mampu bangkit dan tetap bersaing di papan atas klasemen.

Pada akhir musim, Veda menutup kompetisi Red Bull MotoGP Rookies Cup dengan status runner-up. Hasil itu menjadi salah satu pencapaian terbaik dalam sejarah balap motor Indonesia.

Selain tampil di Rookies Cup, Veda juga berkompetisi di JuniorGP yang dikenal sebagai jenjang penting sebelum memasuki Moto3.

Kombinasi kecepatan, konsistensi, kemampuan menyalip, serta mental bertanding yang kuat membuat banyak pengamat optimistis terhadap masa depannya.

Perjalanan Veda Ega Pratama menunjukkan bahwa pembinaan yang tepat dapat menghasilkan atlet kelas dunia. Dengan usia yang masih sangat muda dan perkembangan yang terus meningkat, peluang untuk melangkah ke Moto3 bahkan MotoGP tetap terbuka lebar.

Indonesia kini memiliki alasan kuat untuk menaruh harapan besar kepada pembalap muda asal Gunungkidul tersebut.

 

Editor : Muhammad Rusdian Nuzula
#Veda Ega Pratama MotoGP #profil pembalap Indonesia #juara Asia Talent Cup #Red Bull MotoGP Rookies Cup #pembalap muda Indonesia terbaik