Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Veda Ega Pratama Menuju MotoGP, Kisah Pembalap Indonesia yang Ukir Sejarah di Eropa dan Kini Bersaing di Moto3

Muhammad Rusdian Nuzula • Selasa, 26 Mei 2026 | 20:12 WIB
Veda Ega Pratama sukses mengukir sejarah di Eropa dan kini bersaing di Moto3 2026. Simak perjalanan lengkap calon bintang MotoGP Indonesia. (PINTEREST)
Veda Ega Pratama sukses mengukir sejarah di Eropa dan kini bersaing di Moto3 2026. Simak perjalanan lengkap calon bintang MotoGP Indonesia. (PINTEREST)

RADAR TULUNGAGUNG - Veda Ega Pratama menjadi simbol kebangkitan balap motor Indonesia setelah berhasil menorehkan sejarah di Eropa dan mengamankan tempat di Moto3 musim 2026. Prestasi yang diraih pembalap muda asal Gunungkidul itu membuat namanya masuk dalam daftar talenta paling menjanjikan menuju MotoGP.

Perjalanan Veda Ega Pratama tidak dibangun dalam waktu singkat.

Ia melewati proses panjang sejak usia dini hingga akhirnya mampu bersaing dengan para pembalap terbaik dunia di berbagai ajang internasional.

Kini, publik Indonesia menaruh harapan besar kepadanya untuk menjadi wakil Merah Putih berikutnya yang mampu mencapai MotoGP.

Baca Juga: Review Mendalam Omoway Omo-X: Motor Listrik Futuristik dengan Suspensi Double Wishbone dan Harga Rp 35 Jutaan, Akselerasi Bikin Nagih!

Dari Anak Gunungkidul Menjadi Talenta Balap Internasional

Lahir di Wonosari, Gunungkidul, Veda tumbuh dalam lingkungan yang dekat dengan dunia balap motor.

Ayahnya yang merupakan mantan pembalap nasional menjadi sosok penting dalam perjalanan kariernya sejak kecil.

Kecintaan terhadap balapan muncul ketika ia sering menyaksikan aktivitas latihan dan kompetisi yang diikuti sang ayah.

Pada usia lima tahun, Veda mulai mengenal motor Mini GP yang kemudian menjadi sarana awal mengasah kemampuannya.

Tidak lama kemudian, ia mulai mengikuti berbagai perlombaan dan menunjukkan bakat yang menonjol dibandingkan pembalap seusianya.

Fokus, disiplin, serta kemampuan memahami karakter motor membuat perkembangan Veda berlangsung sangat cepat.

Juara Asia Talent Cup dan Tembus Red Bull Rookies Cup

Langkah besar dalam karier Veda terjadi ketika bergabung dengan program pembinaan Astra Honda.

Program tersebut memberikan akses menuju berbagai kompetisi internasional yang menjadi jalur pengembangan pembalap muda Indonesia.

Nama Veda mulai mendapat perhatian luas saat tampil di Asia Talent Cup.

Dalam kompetisi tersebut, ia mampu bersaing dengan para pembalap terbaik Asia dan akhirnya keluar sebagai juara.

Keberhasilan tersebut menjadi tonggak penting yang membuka jalan menuju Eropa.

Veda kemudian dipercaya tampil di Red Bull MotoGP Rookies Cup, ajang yang dikenal sebagai tempat lahirnya banyak pembalap MotoGP ternama.

Meski menghadapi tantangan adaptasi yang berat, ia mampu berkembang secara konsisten sepanjang musim.

Kemampuannya mengatur strategi balap menjadi salah satu keunggulan yang paling sering mendapat pujian.

Runner-Up Red Bull Rookies Cup dan Debut Menjanjikan di Moto3

Baca Juga: Review Mendalam Omoway Omo-X: Motor Listrik Futuristik dengan Suspensi Double Wishbone dan Harga Rp 35 Jutaan, Akselerasi Bikin Nagih!

Musim 2025 menjadi periode yang sangat berkesan bagi Veda Ega Pratama.

Pada balapan di Mugello, Italia, ia mencatat sejarah sebagai pembalap Indonesia pertama yang memenangkan Red Bull Rookies Cup.

Tidak hanya sekali, Veda berhasil meraih dua kemenangan beruntun dalam satu akhir pekan balapan.

Prestasi tersebut menjadi bukti bahwa pembalap Indonesia mampu bersaing di level tertinggi pembinaan balap motor dunia.

Sepanjang musim 2025, Veda mengoleksi tiga kemenangan dan menutup klasemen sebagai runner-up dengan raihan 181 poin.

Hasil itu sekaligus menjadi pencapaian terbaik Indonesia sepanjang sejarah keikutsertaan di Red Bull Rookies Cup.

Kesuksesan tersebut membawanya memperoleh kursi penuh di Moto3 musim 2026.

Pada musim perdananya, Veda langsung memperlihatkan potensi besar.

Salah satu momen paling mengesankan terjadi saat Moto3 Prancis 2026 ketika ia bangkit dari posisi belakang dan berhasil finis keempat.

Penampilan tersebut mendapat banyak pujian karena menunjukkan kombinasi kecepatan, ketenangan, dan mental bertarung yang kuat.

Veda Ega Pratama kini menjadi salah satu aset terbesar balap motor Indonesia. Dengan usia yang masih sangat muda dan pengalaman internasional yang terus bertambah, peluangnya untuk melangkah menuju Moto2 dan MotoGP masih terbuka lebar.

 

Editor : Muhammad Rusdian Nuzula
#Veda Ega Pratama Moto3 2026 #profil Veda Ega Pratama #Veda Ega Pratama MotoGP #Pembalap Indonesia di Moto3 #Red Bull Rookies Cup 2025