Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Veda Ega Pratama Bikin Dunia Balap Geger, Dari Gunungkidul ke Moto3, Kini Digadang-Gadang Jadi Pembalap Indonesia Pertama Juara MotoGP

Muhammad Rusdian Nuzula • Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:08 WIB
Veda Ega Pratama cetak sejarah di Moto3 dan Red Bull Rookies Cup. Simak perjalanan menuju impian MotoGP. (PINTEREST)
Veda Ega Pratama cetak sejarah di Moto3 dan Red Bull Rookies Cup. Simak perjalanan menuju impian MotoGP. (PINTEREST)

TRENGGALEK NJENGGELEK - Nama Veda Ega Pratama terus menjadi perbincangan hangat di dunia balap motor internasional. Pembalap muda asal Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, tersebut berhasil mencatatkan sederet prestasi yang membuat Indonesia kembali diperhitungkan dalam jalur pembinaan menuju MotoGP. Di usianya yang masih belia, Veda Ega Pratama telah menunjukkan kemampuan luar biasa dengan menembus berbagai kompetisi bergengsi dunia.

Perjalanan Veda Ega Pratama menjadi sorotan karena tidak banyak pembalap Indonesia yang mampu menembus level internasional secara konsisten. Berbekal bakat, kerja keras, serta dukungan keluarga, ia berhasil menorehkan sejarah yang menginspirasi generasi muda Indonesia.

Karier Veda Ega Pratama juga dianggap sebagai bukti bahwa pembinaan pembalap muda di Indonesia mulai menunjukkan hasil positif. Berbagai pencapaiannya membuat harapan masyarakat terhadap hadirnya pembalap Indonesia di MotoGP semakin besar.

Baca Juga: Wisata Kota Batu 2026 Makin Hits, Ini 11 Destinasi Terbaru dan Populer yang Wajib Masuk Daftar Liburan Keluarga

Awal Perjalanan dari Gunungkidul

Veda lahir di Wonosari, Gunungkidul, pada 23 November 2008. Dunia balap bukanlah hal asing baginya karena sang ayah, Sudarmono, merupakan mantan pembalap nasional. Sejak usia lima tahun, Veda sudah mulai mengenal dan berlatih mengendarai motor secara serius.

Meski berasal dari daerah, Veda tidak pernah menjadikan keterbatasan sebagai hambatan. Ia mengembangkan kemampuannya melalui berbagai ajang lokal hingga perlahan menunjukkan potensi besar sebagai pembalap masa depan Indonesia.

Bakatnya mulai terlihat ketika berhasil menjuarai Kejuaraan Nasional Club Underbone Indonesia pada 2019. Prestasi tersebut menjadi titik awal perjalanan panjang menuju panggung internasional.

Bersinar di Asia Talent Cup

Karier Veda semakin berkembang setelah bergabung dalam program pembinaan yang didukung Astra Honda Motor. Kesempatan itu membawanya tampil di berbagai ajang internasional usia muda.

Pada 2021, Veda tampil sebagai wildcard di Asia Talent Cup yang digelar di Mandalika. Penampilannya menarik perhatian karena mampu bersaing dengan pembalap yang lebih berpengalaman.

Musim 2022 menjadi momentum penting ketika ia tampil penuh di Idemitsu Asia Talent Cup. Konsistensi yang ditunjukkan membuatnya mengakhiri musim di posisi ketiga klasemen akhir.

Namun pencapaian terbesar datang pada 2023. Veda tampil dominan dengan memenangi sembilan dari 12 balapan sepanjang musim. Hasil luar biasa itu mengantarkannya menjadi Juara Asia Talent Cup 2023 sekaligus mencatat sejarah sebagai pembalap Indonesia pertama yang meraih gelar tersebut.

Menaklukkan Rookies Cup dan ARRC

Keberhasilan di Asia Talent Cup membuka jalan menuju kompetisi yang lebih tinggi. Veda kemudian berlaga di Asia Road Racing Championship (ARRC) dan berhasil mengoleksi sejumlah podium serta kemenangan.

Tak berhenti di situ, Veda juga mendapatkan kesempatan tampil di Red Bull MotoGP Rookies Cup, salah satu ajang pembinaan paling bergengsi menuju Moto3 dan MotoGP.

Pada musim debutnya, pembalap muda Indonesia tersebut menunjukkan perkembangan positif dengan beberapa kali finis di posisi sepuluh besar. Pengalaman tersebut menjadi bekal berharga untuk menghadapi persaingan yang lebih ketat.

Cetak Sejarah di Eropa dan Moto3

Musim 2025 menjadi salah satu periode paling bersejarah dalam karier Veda. Ia sukses meraih kemenangan pertamanya di Red Bull Rookies Cup saat balapan di Sirkuit Mugello, Italia.

Tak hanya sekali, Veda bahkan berhasil mencatatkan double winner yang membuat namanya menjadi perhatian media internasional. Prestasi itu membuktikan bahwa pembalap Indonesia mampu bersaing dan menang di level pembinaan dunia.

Pencapaian tersebut membuka jalan menuju Moto3 bersama Honda Team Asia pada musim 2026. Kesempatan ini menjadi langkah besar dalam kariernya menuju level tertinggi balap motor dunia.

Hebatnya lagi, pada musim debut di Moto3, Veda langsung menciptakan sejarah dengan meraih podium ketiga di Grand Prix Brasil. Hasil tersebut menjadikannya pembalap Indonesia pertama yang berhasil naik podium di kelas Grand Prix.

Harapan Baru Indonesia

Baca Juga: Wisata Kota Batu 2026 Makin Hits, Ini 11 Destinasi Terbaru dan Populer yang Wajib Masuk Daftar Liburan Keluarga

Keberhasilan Veda Ega Pratama memberikan optimisme baru bagi dunia balap nasional. Selama ini Indonesia dikenal memiliki jutaan penggemar MotoGP, namun belum banyak pembalap yang mampu bersaing di kejuaraan dunia.

Dengan usia yang masih sangat muda, peluang Veda untuk berkembang masih terbuka lebar. Mentalitas kuat, disiplin tinggi, serta pengalaman internasional yang terus bertambah menjadi modal penting untuk menghadapi tantangan di masa depan.

Jika mampu menjaga konsistensi dan mendapatkan dukungan yang tepat, bukan tidak mungkin Veda Ega Pratama akan menjadi pembalap Indonesia pertama yang bersaing memperebutkan gelar juara dunia MotoGP dan mengharumkan Merah Putih di panggung balap internasional.

 

Editor : Muhammad Rusdian Nuzula
#Veda Ega Pratama #Honda Team Asia #Red Bull Rookies Cup #Asia Talent Cup #Moto3