RADAR TULUNGAGUNG - Polemik pascaperceraian Ruben Onsu dan Sarwendah kembali memanas. Kali ini, perhatian publik tertuju pada sosok Giorgio Antonio atau Gio, yang disebut sebagai kekasih baru Sarwendah. Nama Gio menjadi sorotan setelah Ruben Onsu sindir Gio melalui unggahan di media sosial yang langsung memicu perdebatan di kalangan netizen.
Unggahan tersebut menampilkan Gio yang sedang membuat konten promosi produk dari rumah mewah yang saat ini ditempati Sarwendah. Rumah tersebut diketahui merupakan aset yang dibangun saat Ruben dan Sarwendah masih berstatus suami istri dan hingga kini masih berkaitan dengan proses penyelesaian harta gono-gini.
Kasus Ruben Onsu sindir Gio pun menjadi perbincangan hangat di media sosial. Banyak netizen mempertanyakan tindakan Gio yang dinilai terlalu sering memanfaatkan lokasi tersebut untuk membuat konten maupun siaran langsung.
Ruben Unggah Video Gio, Netizen Langsung Bereaksi
Dalam unggahannya, Ruben membagikan video yang memperlihatkan Gio sedang melakukan konten endorsement produk makanan ringan. Video itu memperlihatkan Gio keluar dari rumah yang selama ini menjadi tempat tinggal Sarwendah bersama anak-anaknya.
Ruben kemudian menambahkan keterangan singkat yang dianggap sebagai sindiran terbuka.
"Sekarang kita makan kacang ya di rumah dan ikuti undiannya. Semoga beruntung ya," tulis Ruben.
Unggahan tersebut langsung menjadi perhatian publik. Kolom komentar dipenuhi beragam tanggapan dari netizen yang sebagian besar memberikan dukungan kepada Ruben.
Banyak warganet menilai seorang pria yang disebut sebagai pengusaha dan CEO seharusnya tidak perlu menggunakan aset yang masih berkaitan dengan mantan suami kekasihnya untuk kepentingan konten komersial.
Minola Sebayang Sebut Unggahan Ruben Bukan Sindiran
Kuasa hukum Ruben Onsu, Minola Sebayang, menilai unggahan tersebut tidak sepenuhnya bisa disebut sebagai sindiran.
Menurutnya, Ruben hanya ingin menyampaikan pesan moral agar pihak lain tidak menggunakan aset yang status hukumnya masih dalam proses penyelesaian harta gono-gini untuk kepentingan pribadi.
Minola menjelaskan bahwa meskipun telah ada pembagian harta, proses penguasaan aset secara penuh oleh masing-masing pihak belum sepenuhnya selesai. Karena itu, penggunaan rumah tersebut untuk aktivitas komersial dinilai kurang tepat.
Ia juga menegaskan bahwa jika seseorang ingin menunjukkan kemandirian atau kesuksesan, seharusnya menggunakan fasilitas yang benar-benar dimiliki sendiri, bukan fasilitas yang masih memiliki keterkaitan dengan pihak lain.
Konflik Hak Bertemu Anak Kembali Mencuat
Selain persoalan rumah, konflik antara Ruben dan Sarwendah juga kembali mengarah pada isu hak bertemu anak.
Minola mengungkapkan bahwa pihak Sarwendah telah mengirimkan surat ajakan pertemuan untuk membahas berbagai persoalan yang sedang terjadi. Namun, menurutnya, undangan tersebut belum mencantumkan waktu dan tempat secara jelas sehingga perlu dilakukan penyesuaian jadwal.
Pertemuan tersebut rencananya baru dapat dilakukan pada awal Juli karena kesibukan Ruben dan tim kuasa hukumnya.
Meski demikian, Minola menegaskan bahwa urusan pertemuan anak dengan ayah kandung seharusnya tidak perlu melalui proses yang berbelit-belit.
Menurutnya, anak-anak seharusnya tetap diberikan kesempatan untuk bertemu ayahnya tanpa harus menunggu berbagai proses administratif atau perundingan yang panjang.
Hotman Paris Ikut Soroti Polemik
Sorotan terhadap kasus ini semakin besar setelah pengacara kondang Hotman Paris Hutapea turut memberikan komentar.
Dalam unggahannya di media sosial, Hotman menegaskan bahwa kepentingan anak harus menjadi prioritas utama dalam setiap konflik perceraian. Ia menilai anak tidak boleh kehilangan hak untuk bertemu dengan ayah kandungnya.
Selain itu, Hotman juga menyinggung soal etika seseorang yang berada di rumah yang status kepemilikannya masih menjadi bagian dari proses hukum.
Pernyataan tersebut langsung mendapat respons luas dari netizen. Banyak pengguna media sosial yang kemudian menandai akun Sarwendah dan Gio di kolom komentar unggahan Hotman.
Ruben Pilih Fokus pada Anak
Di tengah berbagai polemik yang berkembang, Ruben Onsu menegaskan dirinya tidak ingin gegabah mengambil keputusan berdasarkan rumor atau potongan informasi yang beredar di media sosial.
Ruben mengaku lebih memilih melakukan komunikasi langsung dengan anak-anaknya untuk mengetahui situasi yang sebenarnya. Ia juga menyerahkan seluruh proses hukum kepada kuasa hukumnya.
Bagi Ruben, persoalan utama saat ini bukanlah menang atau kalah dalam proses hukum. Yang paling penting adalah memastikan dirinya tetap dapat bertemu dan menjaga hubungan dengan ketiga anaknya.
Ruben berharap konflik yang terjadi segera menemukan jalan keluar agar kondisi psikologis anak-anak tetap terjaga dan kehidupan keluarga dapat kembali berjalan dengan baik meski hubungan rumah tangga telah berakhir.
Editor : Fadhilah Salsa Bella