RADAR TULUNGAGUNG – Konflik antara Ruben Onsu dan mantan istrinya Sarwendah kembali memanas. Kali ini, polemik berpusat pada dugaan keterlibatan anak-anak dalam aktivitas live streaming yang dilakukan Sarwendah di rumah yang masih menjadi bagian dari sengketa pasca perceraian.
Isu tersebut semakin menjadi perhatian publik setelah kubu Ruben Onsu dikabarkan tengah menyiapkan langkah hukum dengan membawa persoalan ini ke Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI). Langkah itu disebut sebagai upaya untuk memperjuangkan hak Ruben sebagai ayah sekaligus memastikan kondisi lingkungan tumbuh kembang anak-anaknya tetap aman.
Konflik Ruben Onsu dan Sarwendah yang sebelumnya berkutat pada persoalan hak bertemu anak kini berkembang menjadi perdebatan mengenai dugaan eksploitasi anak dalam kegiatan promosi dan siaran langsung di media sosial.
Menurut kuasa hukum Sarwendah, keberadaan anak-anak dalam rumah tersebut bukanlah bentuk eksploitasi. Mereka menegaskan rumah yang ditempati saat ini merupakan tempat tinggal anak-anak sehingga mereka bebas datang dan berinteraksi dengan ibunya kapan saja.
Sarwendah Bantah Tudingan Eksploitasi Anak
Pihak Sarwendah menilai tudingan eksploitasi anak yang berkembang di media sosial tidak tepat. Mereka menyebut aktivitas bekerja dari rumah justru dilakukan agar Sarwendah tetap bisa mengawasi dan dekat dengan anak-anaknya.
Menurut kuasa hukum Sarwendah, anak-anak memiliki akses penuh untuk datang ke lokasi tempat ibunya bekerja tanpa harus dibawa ke studio atau tempat lain.
"Anak itu memang tinggal di rumah tersebut sehingga bisa sewaktu-waktu datang dan bertemu ibunya. Itu bukan eksploitasi anak," ujar pihak Sarwendah.
Penjelasan tersebut muncul setelah salah satu brand mi instan yang sempat dikaitkan dengan polemik tersebut mengeluarkan klarifikasi resmi. Dalam pernyataannya, pihak brand menegaskan bahwa mereka tidak pernah meminta ataupun mensyaratkan keterlibatan anak-anak Sarwendah dalam kegiatan promosi.
Brand tersebut juga menegaskan kerja sama yang dilakukan hanyalah berupa live streaming titip jual melalui akun talent dan bukan kerja sama sebagai brand ambassador.
Ruben Onsu Siapkan Langkah ke KPAI
Di sisi lain, Ruben Onsu dikabarkan semakin serius memperjuangkan haknya sebagai ayah. Melalui kuasa hukumnya, Minola Sebayang, Ruben disebut akan melakukan langkah hukum baru dalam waktu dekat.
Pihak Ruben menyatakan terdapat sejumlah fakta dan bukti yang akan digunakan untuk memperkuat gugatan terkait hak bertemu anak serta kondisi lingkungan tempat anak-anak berada saat ini.
Mereka menegaskan langkah tersebut bertujuan memastikan anak-anak tumbuh dalam lingkungan yang aman dan mendukung perkembangan psikologis mereka.
Selain persoalan dugaan eksploitasi anak, Ruben juga masih memperjuangkan hak untuk bertemu kedua putrinya sesuai kesepakatan pasca perceraian.
Ruben sebelumnya mengaku sudah hampir enam bulan tidak dapat bertemu secara leluasa dengan anak-anaknya. Ia berharap kesepakatan yang telah dibuat dapat dijalankan sebagaimana mestinya.
Sarwendah Buka Pintu Perdamaian
Di tengah memanasnya konflik, kubu Sarwendah justru mengambil langkah berbeda. Mereka mengaku telah mengirimkan surat resmi kepada Ruben Onsu untuk menggelar pertemuan dan membahas seluruh persoalan yang masih menjadi sengketa.
Pertemuan tersebut dijadwalkan berlangsung pada 11 Juli mendatang. Dalam agenda itu, kedua pihak diharapkan dapat membahas berbagai persoalan, mulai dari pelaksanaan kesepakatan pasca perceraian, hak bertemu anak, hingga persoalan finansial yang masih menjadi perdebatan.
Pihak Sarwendah menilai komunikasi langsung merupakan jalan terbaik untuk menghindari kesalahpahaman yang selama ini berkembang di ruang publik.
Sementara itu, kubu Ruben mengaku siap menghadiri pertemuan tersebut. Namun mereka menegaskan tetap akan melanjutkan upaya hukum apabila diperlukan demi memperjuangkan hak-hak kliennya.
Dengan situasi yang terus memanas, publik kini menantikan apakah pertemuan pada 11 Juli nanti mampu menjadi titik temu bagi Ruben Onsu dan Sarwendah atau justru membuka babak baru konflik yang semakin panjang.
Editor : Fadhilah Salsa Bella