RADAR TULUNGAGUNG – Hotman Paris tantang Georgio Antonio membuktikan klaim kekayaannya setelah kekasih Sarwendah itu menjadi sorotan publik. Polemik yang semula hanya berkutat pada sengketa rumah tangga Ruben Onsu dan Sarwendah kini melebar hingga menyeret nama Georgio Antonio atau Gio.
Perhatian publik terhadap Hotman Paris tantang Georgio Antonio bermula dari video yang viral di media sosial. Dalam video tersebut, Gio mengaku memiliki jaringan bisnis dengan sekitar 2.000 toko yang tersebar di Indonesia hingga sejumlah negara seperti Singapura, Brunei Darussalam, dan Malaysia.
Di sisi lain, konflik antara Ruben Onsu dan Sarwendah juga masih bergulir. Kuasa hukum Ruben menegaskan bahwa pertemuan singkat kliennya dengan kedua anaknya di Bandara Soekarno-Hatta belum dapat dianggap sebagai pemenuhan hak pengasuhan sebagaimana telah disepakati sebelumnya.
Hotman Paris Pertanyakan Klaim 2.000 Toko
Melalui unggahan video di media sosial, Hotman Paris mempertanyakan kebenaran klaim Georgio Antonio yang menyebut memiliki sekitar 2.000 toko.
Pengacara kondang itu mengaku belum pernah melihat secara jelas keberadaan jaringan toko tersebut, terutama di sejumlah pusat perbelanjaan besar.
Hotman juga mempertanyakan apakah Gio benar merupakan pemilik seluruh jaringan usaha tersebut atau hanya memiliki posisi tertentu di perusahaan yang dimaksud.
Tantang Tunjukkan Deposito Rp500 Miliar
Tak berhenti sampai di situ, Hotman Paris memberikan tantangan terbuka kepada Gio.
Menurutnya, apabila benar memiliki ribuan toko, seharusnya tidak sulit untuk menunjukkan deposito atau tabungan senilai Rp500 miliar sebagai bukti kemampuan finansialnya.
Selain itu, Hotman juga menyinggung pentingnya kepatuhan terhadap kewajiban perpajakan apabila memang memiliki aset dan bisnis dalam skala besar.
Hingga kini belum ada tanggapan resmi dari Georgio Antonio mengenai tantangan tersebut.
Pertemuan Ruben dan Anak Dinilai Belum Memenuhi Kesepakatan
Sementara itu, kuasa hukum Ruben Onsu, Minola Sebayang, mengaku bersyukur karena kliennya akhirnya dapat bertemu dengan kedua putrinya sebelum berangkat menunaikan ibadah umrah.
Meski demikian, ia menegaskan bahwa pertemuan singkat di bandara bukanlah bentuk penyelesaian atas persoalan yang selama ini diperjuangkan Ruben.
Menurut Minola, kesepakatan yang tertuang dalam Akta Nomor 39 menyebut Ruben memiliki hak bertemu dan berkumpul bersama anak-anaknya selama dua hingga tiga hari setiap pekan.
Karena itu, momen singkat di bandara tidak dapat dianggap sebagai pelaksanaan penuh dari kesepakatan tersebut.
Baca Juga: Lima Jemaah Haji Tulungagung Wafat di Tanah Suci pada Pelaksanaan Haji 1447 H
Perjuangan di KPAI Tetap Berlanjut
Minola memastikan seluruh proses hukum yang telah ditempuh Ruben masih akan terus berjalan.
Ia menjelaskan bahwa pengaduan ke Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) tidak hanya berkaitan dengan hak pertemuan ayah dan anak.
Pihaknya juga mengajukan persoalan mengenai dugaan lingkungan yang dinilai kurang aman bagi anak serta dugaan eksploitasi anak yang masih menunggu proses lebih lanjut.
Menurut Minola, hingga Ruben berangkat umrah tidak ada instruksi untuk menghentikan ataupun menunda seluruh upaya hukum yang sedang berlangsung.
Sarwendah Cari Solusi Lewat Komnas Perempuan
Di sisi lain, Sarwendah bersama kuasa hukumnya mendatangi Komnas Perempuan untuk berkonsultasi mengenai persoalan yang dihadapinya.
Kuasa hukum Sarwendah menjelaskan bahwa kedatangan tersebut bertujuan mencari solusi terbaik sekaligus menyampaikan kronologi rumah tangga sejak awal pernikahan hingga munculnya sengketa pasca perceraian.
Pihak Sarwendah juga mengungkapkan telah lebih dahulu mengirimkan surat pengaduan kepada KPAI sebelum agenda audiensi Ruben berlangsung.
Menurut mereka, seluruh langkah hukum yang ditempuh bertujuan menjaga kepentingan terbaik bagi anak-anak serta menghindari penyelesaian melalui perdebatan di media sosial.
Hingga kini, sengketa antara Ruben Onsu dan Sarwendah masih terus bergulir. Sementara itu, nama Georgio Antonio tetap menjadi perhatian publik setelah pernyataannya mengenai jaringan bisnis dan tanggapan Hotman Paris ramai diperbincangkan di berbagai platform media sosial.
Editor : Fadhilah Salsa Bella