Radar Tulungagung – Lucinta Luna kembali menjadi perbincangan hangat di media sosial. Kali ini bukan karena kontroversi atau sensasi yang selama ini melekat pada namanya, melainkan karena pengakuannya yang ingin kembali ke kodrat. Pernyataan tersebut disampaikan Lucinta melalui unggahan di media sosial dan langsung memancing beragam reaksi dari publik.
Keinginan Lucinta Luna kembali ke kodrat mulai menjadi sorotan sejak momen Lebaran 2026. Pada perayaan Idulfitri tersebut, sosok yang selama ini identik dengan penampilan feminin itu tampil berbeda dengan mengenakan busana muslim pria lengkap berupa baju koko, sarung, dan peci. Penampilannya yang tak biasa itu sontak membuat banyak warganet terkejut.
Tak hanya mengubah cara berpakaian, Lucinta Luna juga mengaku tengah menjalani proses untuk kembali menemukan identitas dirinya. Ia meminta masyarakat tidak terburu-buru menghakimi karena perubahan tersebut membutuhkan waktu dan tidak bisa dilakukan secara instan.
Penampilan Baru Lucinta Luna Jadi Sorotan
Perubahan penampilan Lucinta Luna mulai terlihat sejak beberapa bulan terakhir. Selain mengenakan pakaian muslim pria saat Lebaran, ia juga memangkas rambutnya menjadi lebih pendek dengan gaya maskulin yang terinspirasi potongan rambut pria Korea Selatan.
Menurut Lucinta, perubahan tersebut merupakan bagian dari proses panjang yang sedang ia jalani. Ia mengakui masih beradaptasi dengan penampilan barunya dan bahkan masih menggunakan wig berbahan rambut asli dalam beberapa kesempatan.
Namun, langkah tersebut rupanya tidak sepenuhnya mendapat sambutan positif. Di media sosial, Lucinta mengaku menerima banyak komentar negatif yang meragukan keseriusannya untuk berubah.
Jawab Hujatan dengan Santai
Menanggapi berbagai komentar miring, Lucinta Luna memilih memberikan respons dengan gaya khasnya yang santai namun tegas.
Ia mengatakan perubahan besar dalam hidup tidak mungkin terjadi hanya dalam waktu singkat. Menurutnya, semua membutuhkan proses yang harus dijalani secara perlahan.
Lucinta mengungkapkan bahwa dirinya baru memulai perjalanan tersebut. Karena itu, ia berharap masyarakat dapat memberikan kesempatan tanpa terus-menerus melontarkan hujatan.
Baginya, dukungan moral jauh lebih berarti dibanding komentar yang merendahkan atau menganggap perubahan yang dilakukannya hanya sekadar pencitraan.
Minta Dukungan, Bukan Cibiran
Lucinta Luna mengaku tidak mengharapkan pujian berlebihan. Ia hanya ingin diberi ruang untuk menikmati proses perubahan yang sedang dijalani.
Menurutnya, proses tersebut menjadi pembelajaran penting agar dirinya benar-benar merasa nyaman dengan pilihan yang sedang ditempuh.
Ia bahkan mengatakan hal sederhana seperti dukungan terhadap penampilan barunya sudah cukup membuatnya lebih percaya diri menjalani perubahan tersebut.
Lucinta berharap publik dapat melihat usahanya secara objektif tanpa langsung memberikan penilaian negatif.
Bandingkan Respons di Korea Selatan dan Indonesia
Dalam pengakuannya, Lucinta Luna juga membandingkan pengalaman yang dirasakan saat berada di Korea Selatan dengan respons yang diterimanya di Indonesia.
Ia mengaku merasa lebih nyaman selama berada di Korea. Selama menetap di sana selama sekitar satu bulan, Lucinta mengatakan tidak menerima komentar negatif terkait perubahan penampilannya.
Sebaliknya, ia justru merasa lebih banyak mendapat kritik dari warganet di tanah air.
Pengalaman tersebut membuat Lucinta merasa sedih. Meski demikian, ia memilih tetap fokus menjalani proses yang telah diyakininya tanpa terpengaruh komentar negatif.
Sebut Lebaran 2026 Jadi Titik Balik
Bagi Lucinta Luna, Lebaran 2026 memiliki makna yang sangat istimewa. Ia mengaku untuk pertama kalinya setelah lebih dari satu dekade akhirnya kembali berani mengenakan busana muslim pria saat beribadah.
Momen tersebut disebut sebagai langkah awal dalam perjalanan spiritual yang sedang dijalaninya. Ia merasa keberanian mengenakan baju koko, sarung, peci, dan membawa sajadah merupakan sesuatu yang selama ini sulit dilakukan.
Lucinta juga menyampaikan bahwa seluruh proses tersebut tidak lepas dari keyakinannya kepada Tuhan. Ia percaya keberanian yang dimilikinya saat ini merupakan bentuk pertolongan dan petunjuk dari Allah SWT.
Di akhir pesannya, Lucinta Luna menyampaikan doa agar seluruh dosa-dosanya mendapat ampunan. Ungkapan tersebut langsung menjadi perhatian publik karena dinilai menunjukkan sisi lain dari perjalanan hidupnya.
Terlepas dari berbagai pro dan kontra yang muncul, pengakuan Lucinta Luna tentang keinginannya kembali ke kodrat menjadi salah satu topik yang ramai diperbincangkan di media sosial. Banyak yang memilih memberikan dukungan, sementara sebagian lainnya masih menunggu konsistensi dari perubahan yang sedang dijalaninya.
Editor : Maylanni Diana Fitri