Radar Tulungagung– Hotman Paris kembali menjadi sorotan setelah melontarkan sindiran keras kepada dua pengacara, yakni Elida Netti dan Firdaus, menyusul penahanan Razman Arif Nasution. Video berisi kritik pedas tersebut ramai beredar di media sosial dan memancing beragam komentar dari warganet.
Dalam pernyataannya, Hotman Paris menilai kedua pengacara itu sebelumnya sangat vokal membela Razman Arif Nasution. Namun, setelah Razman resmi menjalani penahanan usai putusan berkekuatan hukum tetap, menurut Hotman, keduanya justru tidak lagi terdengar memberikan pembelaan seperti sebelumnya.
Nama Hotman Paris pun kembali menjadi perbincangan. Pengacara kondang itu menyampaikan kritiknya dengan gaya khas yang lugas, sekaligus menyinggung perjalanan kariernya sebagai advokat yang telah puluhan tahun menangani perkara besar di Indonesia maupun internasional.
Soroti Sikap Dua Pengacara
Dalam video yang beredar, Hotman Paris mempertanyakan sikap Elida Netti dan Firdaus yang dinilainya berubah setelah Razman ditahan.
Baca Juga: Cara Mengaktifkan Dana Instan dengan Aman Tanpa Harus Takut Terjerat Pinjol Ilegal
Menurut Hotman, sebelum proses hukum mencapai putusan akhir, keduanya kerap menyampaikan pernyataan yang meyakinkan publik bahwa Razman tidak akan ditahan.
Namun, setelah putusan berkekuatan hukum tetap dijalankan, Hotman menyebut keduanya justru memilih diam.
Ia pun mempertanyakan mengapa pembelaan yang sebelumnya lantang disampaikan tidak lagi terdengar setelah proses hukum memasuki tahap eksekusi.
Singgung Aturan Penahanan
Hotman Paris juga menjelaskan pandangannya mengenai mekanisme penahanan dalam perkara pidana.
Menurutnya, terdakwa yang dihadapkan pada ancaman pidana tertentu memang belum tentu langsung ditahan selama proses persidangan.
Namun, ketika putusan telah berkekuatan hukum tetap atau inkrah, pelaksanaan eksekusi menjadi bagian dari proses hukum yang harus dijalankan sesuai ketentuan.
Karena itu, ia menganggap penahanan Razman setelah putusan final merupakan konsekuensi dari proses peradilan yang telah selesai.
Bandingkan Rekam Jejak Profesional
Tak hanya membahas perkara Razman, Hotman Paris juga menyinggung perjalanan kariernya sebagai advokat.
Ia menyatakan telah menangani banyak perkara bisnis berskala besar sejak puluhan tahun lalu. Bahkan, ia mengklaim namanya pernah diberitakan oleh berbagai media internasional karena menangani sejumlah kasus penting.
Menurut Hotman, pengalaman panjang tersebut menjadi pembeda antara dirinya dengan sejumlah pengacara yang lebih sering tampil di media sosial dibanding ruang persidangan.
Ia juga mengaku selama bertahun-tahun aktif memberikan bantuan hukum kepada masyarakat, termasuk dalam sejumlah perkara secara cuma-cuma.
Video Viral Tuai Beragam Respons
Pernyataan Hotman Paris dengan cepat menyebar di berbagai platform media sosial.
Sebagian warganet menilai kritik tersebut merupakan bentuk sindiran terhadap pihak yang sebelumnya lantang memberikan pembelaan kepada Razman.
Namun, ada pula yang berpendapat bahwa setiap pengacara memiliki strategi dan pendekatan berbeda dalam mendampingi kliennya sehingga tidak dapat dinilai hanya dari pernyataan di ruang publik.
Terlepas dari pro dan kontra yang muncul, polemik ini kembali menunjukkan tingginya perhatian publik terhadap perkembangan perkara yang melibatkan Razman Arif Nasution. Di sisi lain, perdebatan di media sosial juga memperlihatkan bagaimana persaingan pendapat di antara sejumlah tokoh hukum terus menjadi konsumsi publik dan memancing diskusi luas mengenai profesi advokat di Indonesia.
Editor : Maylanni Diana Fitri