Radar Tulungagung- Nama Giorgio Antonio kembali menjadi perbincangan hangat di media sosial setelah kedekatannya dengan Sarwendah semakin sering terlihat melalui siaran langsung TikTok. Di balik popularitas tersebut, muncul berbagai tudingan dari netizen yang menyebut dirinya sebagai "CEO gadungan", bahkan hingga disebut hanya menumpang popularitas mantan istri Ruben Onsu itu.
Isu tersebut semakin ramai setelah sejumlah potongan video live streaming Giorgio bersama Sarwendah viral di berbagai platform. Dalam video yang beredar, keduanya sempat membuat konten mengenai saldo dompet digital yang habis dipakai Giorgio. Potongan video itu langsung memancing komentar pedas dari netizen yang mempertanyakan kondisi finansial pria tersebut.
Namun, Giorgio Antonio akhirnya memberikan klarifikasi secara terbuka. Ia menegaskan bahwa dirinya memang memiliki sejumlah perusahaan yang terdaftar secara resmi dan dapat dicek melalui data administrasi perusahaan.
"Saya punya beberapa PT atas nama saya. Silakan dicek sendiri. Baru saja saya juga mengurus perpajakan perusahaan," ujar Giorgio saat melakukan siaran langsung.
Pernyataan tersebut sekaligus menjadi jawaban atas tudingan yang menyebut dirinya hanya mengaku-ngaku sebagai seorang CEO.
Profil Giorgio Antonio Jadi Perbincangan
Nama Giorgio Antonio sebenarnya bukan sosok baru di dunia bisnis maupun media sosial. Ia diketahui memiliki latar belakang keluarga pebisnis dengan darah keturunan Tionghoa, Belanda, dan Indonesia.
Baca Juga: Hasil Belanda vs Maroko: Sempat Unggul Lewat Cody Gakpo, Oranje Tersingkir Dramatis di Adu Penalti
Selain aktif membangun bisnis di bidang fashion, kebugaran, hingga investasi, Giorgio juga dikenal sebagai atlet bodybuilding. Ia pernah meraih prestasi dalam ajang kompetisi fisik tingkat Asia yang digelar di Singapura.
Di media sosial, Giorgio juga cukup aktif membagikan konten seputar bisnis, motivasi, gaya hidup, hingga aktivitas live shopping. Menurutnya, aktivitas live bukan karena membutuhkan penghasilan tambahan semata, melainkan sebagai strategi pemasaran berbagai merek yang dikelolanya.
Ia menjelaskan bahwa banyak perusahaan saat ini memanfaatkan live streaming untuk memperkuat branding sekaligus meningkatkan penjualan produk.
Konten Viral Justru Memicu Salah Paham
Salah satu penyebab tudingan "CEO gadungan" muncul adalah video promosi bersama Sarwendah yang menampilkan cerita seolah-olah Giorgio menghabiskan saldo milik Sarwendah.
Potongan video tersebut dianggap sebagai bukti bahwa Giorgio bergantung secara finansial kepada Sarwendah. Padahal, belakangan diketahui video tersebut hanyalah bagian dari materi promosi sebuah layanan pembayaran digital.
Sayangnya, banyak netizen yang hanya melihat cuplikan singkat tanpa menyaksikan video lengkap sehingga memunculkan berbagai asumsi negatif.
Konten tersebut kemudian semakin memperbesar persepsi bahwa Giorgio hanya membangun citra sebagai pengusaha sukses.
Tantang Netizen Datang Langsung ke Kantornya
Merasa terus menjadi sasaran komentar negatif, Giorgio akhirnya memberikan tantangan terbuka kepada pihak-pihak yang meragukan pekerjaannya.
Ia mempersilakan siapa pun datang langsung ke kantornya untuk melihat aktivitas bisnis yang dijalankannya.
Menurut Giorgio, kritik merupakan hal yang wajar, tetapi ia berharap masyarakat tidak mudah menyimpulkan sesuatu hanya berdasarkan potongan video di media sosial.
Ia juga mengaku tidak ingin terus menerus membuka seluruh aset maupun aktivitas bisnisnya hanya untuk membuktikan kepada publik bahwa dirinya benar-benar seorang pengusaha.
Isu Kekayaan Ikut Dibandingkan dengan Ruben Onsu
Perdebatan di media sosial semakin memanas ketika sejumlah akun mulai membandingkan kekayaan Giorgio Antonio dengan Ruben Onsu.
Bahkan muncul berbagai pemberitaan yang membahas bisnis, aset hingga gaya hidup Giorgio setelah kedekatannya dengan Sarwendah menjadi konsumsi publik.
Meski demikian, Giorgio memilih tidak terlalu banyak menanggapi perbandingan tersebut. Ia menegaskan hubungannya dengan Sarwendah saat ini masih sebatas hubungan profesional dalam kegiatan bisnis dan promosi produk.
Publik Terbelah Menyikapi Sosok Giorgio
Kontroversi mengenai Giorgio Antonio akhirnya memunculkan dua kubu di media sosial. Sebagian netizen tetap meragukan statusnya sebagai CEO karena dinilai terlalu aktif melakukan live streaming dan tampil di depan publik.
Di sisi lain, tidak sedikit yang menilai tudingan tersebut tidak memiliki dasar kuat karena berbagai informasi mengenai perusahaan dan aktivitas bisnis Giorgio memang dapat ditelusuri melalui berbagai sumber.
Terlepas dari pro dan kontra yang berkembang, sosok Giorgio Antonio dipastikan masih akan terus menjadi perhatian publik, terlebih selama kedekatannya dengan Sarwendah masih menjadi topik hangat di dunia hiburan Indonesia.
Editor : Maylanni Diana Fitri