BALI - Juru taktik Timnas Indonesia memberikan pandangan jujur dan realistis mengenai peta persaingan dalam turnamen regional yang akan datang. Di tengah jalannya pemusatan latihan (training camp) yang dipusatkan di Bali, sang pelatih secara terbuka menyebut Timnas Vietnam sebagai kompetitor paling berat dan tangguh yang bakal dihadapi oleh pasukannya di ajang Piala AFF.
Penilaian tersebut didasarkan pada kesiapan matang yang telah ditunjukkan oleh armada The Golden Star. Menurutnya, Vietnam sudah memulai roda persiapan sejak akhir Juni lalu, memiliki kestabilan skuad yang dihuni oleh kelompok pemain inti yang lama bermain bersama, serta mendapatkan suntikan kekuatan baru dari kehadiran beberapa pemain diaspora berkualitas. Kendati menyadari besarnya tantangan tersebut, kubu Garuda mengaku sangat antusias menjadikan laga kontra Vietnam sebagai ujian berharga untuk mengukur level kekuatan tim.
Selain menyoroti kekuatan Vietnam, pelatih berkebangsaan asing ini juga melontarkan ketertarikannya untuk bersua dengan rival abadi lainnya, yakni Malaysia. Ia berharap anak asuhnya bisa mendapatkan kesempatan untuk berduel dengan skuad Harimau Malaya di babak gugur turnamen Piala AFF mendatang, mengingat laga bertajuk derbi Melayu selalu menyuguhkan tensi tinggi yang dinantikan oleh publik sepak bola tanah air.
Baca Juga: Kontrak Berakhir Oktober 2026, Bagaimana Nasib PPPK Paruh Waktu Makassar? Ini Bocoran Resmi BKPSDMD!
Bantah Anggapan Persiapan Skuad Garuda Terlambat
Menanggapi kekhawatiran publik dan pengamat sepak bola yang menilai waktu pemusatan latihan Indonesia terlalu mepet jika dibandingkan dengan negara kompetitor, sang pelatih langsung memberikan pembelaan. Ia menegaskan bahwa setiap keputusan dalam menyusun program latihan memiliki plus dan minus tersendiri secara metodologi.
Menurut pandangannya, memulai pemusatan latihan terlalu dini justru berisiko tinggi membuat kondisi psikologis dan kognitif para pemain mengalami kejenuhan serta kelelahan hebat (fatigue) saat turnamen sesungguhnya dimulai. Sebaliknya, waktu persiapan yang dipilih saat ini dinilai berada dalam momentum yang sangat pas dan seimbang bagi kondisi fisik seluruh penggawa skuad Garuda jelang turnamen Piala AFF.
Jaga Kebugaran Finis Juara demi Fresh di Lapangan
Alasan utama di balik jadwal pemusatan latihan yang dinilai kasep ini adalah demi memberikan waktu pemulihan (recovery) yang cukup bagi para pemain. Pelatih sangat memahami bahwa anak asuhnya baru saja melewati kompetisi liga domestik yang berjalan sangat panjang dan menguras energi, terutama bagi pilar-pilar asal klub Persib Bandung yang harus berjuang habis-habisan sampai mengamankan takhta juara.
Baca Juga: Motor Listrik Jarak Tempuh Jauh Makin Diburu, Ini Pilihan Terbaik untuk Mobilitas Harian
Tim pelatih dengan sengaja memberikan kelonggaran waktu agar para pemain bisa berkumpul dengan keluarga dan sahabat untuk menyegarkan pikiran mereka. Hasil dari pendekatan humanis tersebut terbukti positif di lapangan. Saat ini, seluruh pemain yang berkumpul di Bali berada dalam kondisi yang sangat bugar, memiliki motivasi yang segar, dan berkomitmen penuh mengerahkan 100 persen kemampuan mereka demi membawa pulang trofi juara untuk Indonesia.
Editor : Natasha Eka Safrina