TULUNGAGUNG - Sarwendah keguguran dua kali sebelum menjalani perjuangan panjang saat hamil Thalia Putri Onsu. Pengalaman pahit tersebut ternyata meninggalkan trauma mendalam hingga membuat Sarwendah sempat enggan menambah momongan ketika masih bersama Ruben Onsu.
Pengakuan Sarwendah keguguran dua kali itu kembali menjadi perhatian publik setelah pernyataannya dalam sebuah siaran langsung beredar di media sosial. Mantan istri Ruben Onsu tersebut mengungkap pengalaman tersebut ketika membahas perjalanan kehamilan dan program bayi tabung yang pernah dijalaninya.
Bagi Sarwendah keguguran bukan sekadar pengalaman masa lalu. Ia menyebut dua kali kehilangan calon buah hati membuat dirinya mengalami trauma. Kondisi itu pula yang menjadi salah satu alasan dirinya merasa sudah cukup memiliki anak dan tidak ingin terburu-buru menambah momongan.
Baca Juga: Konflik Ruben Onsu dan Sarwendah Memanas: Pengacara Buka Suara Soal Akta 39 dan Tiket Konser
Dua Kali Keguguran Tinggalkan Trauma
Sarwendah mengaku pernah mengalami keguguran sebanyak dua kali. Pengalaman tersebut terjadi sebelum dirinya menjalani kehamilan Thalia Putri Onsu.
Menurut Sarwendah, dua keguguran yang dialaminya memberikan dampak emosional cukup besar. Ia merasa pengalaman tersebut tidak mudah dilupakan, terlebih perjalanan ketika mengandung Thalia juga berlangsung dengan penuh perjuangan.
Pengakuan itu sekaligus menjelaskan alasan Sarwendah pernah mengatakan dirinya sudah cukup memiliki anak. Saat itu, ia merasa tidak perlu lagi memikirkan keinginan memiliki lima anak karena pengalaman kehamilan sebelumnya membuatnya lebih berhati-hati.
Sarwendah juga menyinggung bahwa Ruben Onsu mungkin akan memahami keputusannya jika mengetahui pengalaman keguguran yang pernah dialaminya. Trauma tersebut membuat kehamilan berikutnya memiliki makna dan tantangan tersendiri bagi Sarwendah.
Sarwendah Bantah Rahim Bermasalah
Dalam kesempatan yang sama, Sarwendah juga meluruskan anggapan mengenai kondisi kesehatannya. Ia dengan tegas menyatakan bahwa rahimnya dalam keadaan sehat dan tidak mengalami masalah medis.
Sarwendah mengatakan dirinya telah menjalani pemeriksaan kesehatan. Hasilnya, ia menyebut tidak ada persoalan dengan kondisi tubuh maupun kandungannya.
Pernyataan tersebut menjadi penting karena sebelumnya muncul anggapan bahwa program bayi tabung yang dijalani Sarwendah disebabkan masalah pada rahim. Ia membantah anggapan tersebut dan menegaskan kondisi kesehatannya baik.
Sarwendah justru menyebut program bayi tabung dilakukan karena adanya permintaan tertentu. Namun, ia tidak menjelaskan secara detail siapa yang mengajukan permintaan tersebut maupun alasan spesifik di baliknya.
Pernyataan itu kemudian memunculkan berbagai respons dari netizen. Sebagian menilai pengakuan Sarwendah dapat dikaitkan dengan Ruben Onsu sebagai mantan suaminya. Sementara sebagian lainnya menilai persoalan rumah tangga masa lalu sebaiknya tidak kembali dibicarakan.
Video Lama Ruben Ingin Punya Anak Lagi Viral
Di tengah ramainya pengakuan tersebut, video lama Sarwendah dan Ruben Onsu kembali beredar. Dalam video itu, Ruben terlihat memiliki keinginan untuk menambah anggota keluarga.
Betran Peto, anak angkat Ruben dan Sarwendah, bahkan sempat memberikan respons mengenai keinginan tersebut. Ia menyatakan tidak keberatan jika sang ayah ingin memiliki anak lagi, selama kondisi Bunda dan ayah tetap sehat.
Namun, Sarwendah kala itu ternyata memiliki pandangan berbeda. Ia mengaku belum siap menambah anak karena masih menyimpan trauma akibat pengalaman keguguran.
Sarwendah juga mengungkap bahwa perjuangan saat mengandung Thalia cukup sulit. Pengalaman ketika mengandung Tania pun disebut memiliki kejadian yang membuatnya kembali teringat pada berbagai tantangan dalam perjalanan menjadi seorang ibu.
Kisah Sarwendah keguguran dua kali tersebut akhirnya kembali mengundang simpati sekaligus perdebatan. Sebagian netizen memahami keputusan Sarwendah untuk tidak terburu-buru memiliki anak lagi.
Pengalaman tersebut menjadi bagian dari perjalanan Sarwendah sebagai ibu. Setelah berpisah dari Ruben Onsu, kisah kehidupan keluarga mereka masih kerap menjadi perhatian publik, termasuk perjalanan kehamilan, perjuangan memiliki anak, dan cara keduanya menjalani kehidupan masing-masing.
Editor : Muhammad Tafrihatu Zaidan Al AkhbariSumber : Selebrita Indonesia